Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI
Langkah pencegahan dari luar tentu harus diimbangi dengan pertahanan tubuh yang kuat dari dalam melalui asupan nutrisi harian yang optimal. Sistem kekebalan tubuh yang prima akan menjadi perisai alami. Tubuh pun siap melawan setiap bibit penyakit yang mencoba menginfeksi tubuh mama.
Perbanyak konsumsi sayuran hijau, buah-buahan kaya vitamin C, dan protein tanpa lemak untuk memastikan kebutuhan nutrisi terpenuhi dengan baik. Selain itu, pastikan Mama mendapatkan waktu istirahat yang cukup setiap malam agar tubuh memiliki kesempatan untuk memulihkan sel-sel kekebalan secara maksimal.
Itulah beberapa cara mencegah campak pada ibu hamil yang sangat penting untuk diterapkan sebagai bentuk perlindungan diri.
Dengan kewaspadaan tinggi dan pola hidup yang bersih, kesehatan mama dan janin akan tetap terjaga dengan aman hingga tiba waktu persalinan.
Apa bahaya campak bagi janin di dalam kandungan? | Infeksi virus campak selama kehamilan dapat meningkatkan risiko komplikasi serius seperti persalinan prematur, berat badan lahir rendah, hingga keguguran. |
Apakah ibu hamil yang terkena campak bisa sembuh? | Bisa, penanganan medis yang cepat dan tepat dari dokter kandungan akan sangat membantu meredakan gejala serta mencegah risiko komplikasi lebih lanjut. |
Bolehkah cek antibodi campak saat sedang hamil? | Sangat dianjurkan, terutama bagi mama yang ragu dengan riwayat vaksinasinya di masa kecil atau pernah melakukan kontak dekat dengan penderita. |