Penting, 5 Cara Ini Membantu Mengatasi Bau Mulut Saat Hamil!

Awas bau mulut membuat Mama tidak percaya diri lho

3 Desember 2018

Penting, 5 Cara Ini Membantu Mengatasi Bau Mulut Saat Hamil
Unsplash/Kyle Loftus

Memasuki usia kehamilan trimester ketiga, ada yang masih bermasalah terhadap bau mulut? 

Kondisi kehamilan yang tidak dapat diprediksi seringkali mengalami rasa mual atau muntah di sepanjang hari. Makanan yang keluar sudah bercampur dengan asam lambung, sehingga enzim pencernaan membuat kondisi bau mulut menjadi kurang sedap. 

Namun, kondisi Mama yang terlalu memikirkan kandungan membuat kebersihan mulut menjadi terabaikan. Padahal saat muntah, sebaiknya harus cepat berkumur dan menyikat gigi agar aroma mulut tetap terjaga. 

Untuk Mama yang masih bingung dalam mengatasi kondisi bau mulut ini. Berikut beberapa rangkuman dari Popmama.com yang bisa membantu dalam mengatasi permasalahan bau mulut selama menjalani masa kehamilan. 

Wajib dicoba nih, Ma!

1. Tetap melakukan perawatan gigi

1. Tetap melakukan perawatan gigi
Unsplash/Peter Kasprzyk

Perawatan gigi selama masa kehamilan itu sangat diperlukan dan tidak boleh ditinggalkan. Hal ini membantu dalam mengatasi bau mulut. 

Usahakan selalu rajin merawat gigi, setidaknya menyikat gigi dua kali dalam sehari. Sikat gigilah setiap pagi hari setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur. Selain itu, dianjurkan juga untuk melakukan pemeriksaan gigi secara berkala selama hamil. 

Pemeriksaan gigi ini bisa dilakukan setiap 6 bulan sekali. Saat datang ke dokter gigi, setidaknya dapat membantu dalam mengecek seberapa baik kondisi kesehatan gigi pada mulut Mama. Hal ini juga berguna agar gigi terhindar dari berbagai jenis bakteri dan kuman penyakit. 

Jangan sampai perawatan gigi tidak dilakukan karena dapat menyebabkan bau mulut serta memengaruhi kesehatan Mama dan si Kecil di dalam kandungan. 

Mama juga perlu mengatasi bau mulut dengan rutin mengganti sikat gigi di rumah, setidaknya tiga bulan sekali. 

Ingat, jangan sampai menunggu bulu sikat gigi rusak ya, Ma. 

Baca juga: Jangan Anggap Sepele Kebersihan Sikat Gigi!

2. Meningkatkan konsumsi kalsium selama hamil 

2. Meningkatkan konsumsi kalsium selama hamil 
Unsplash/Max Delsid

Bau mulut saat sedang hamil bisa dipicu karena terjadinya defisiensi kalsium. 

Bila kalsium di dalam tubuh tidak memenuhi kadar yang cukup, maka tubuh akan otomatis mengambil berbagai persediaan kalsium yang berada pada tulang dan juga gigi. Kondisi seperti inilah yang membuat bau mulut menjadi kurang sedap karena terjadinya kerusakan pada gigi. 

Mama tidak perlu khawatir dan bingung terhadap sumber makanan serta minuman yang kaya akan kalsium. Mama bisa mendapatkannya di dalam yoghurt, keju, susu, olahan kedelai seperti tahu dan tempe. 

Sayuran hijau juga bisa memberikan nutrisi kalsium yang baik untuk tubuh. Pilihlah sayuran hijau seperti brokoli, bayam, kale hingga katuk dalam mengatasi bau mulut selama kehamilan. 

Selain membantu mengatasi bau mulut akibat defisiensi kalsium. Tubuh yang mendapatkan asupan cukup dari kalsium dapat membantu pembentukan tulang dan otot menjadi lebih kuat. Detak jantung si Kecil juga terbantu menjadi lebih stabil dan sarafnya berfungsi sempurna.

Baca juga: Makanan dan Minuman Sumber Kalsium untuk Ibu Hamil

Baca juga: Ma, Ternyata Ada Banyak Manfaat Konsumsi Kalsium untuk Ibu Hamil

Editors' Picks

3. Rutin mengonsumsi air putih 

3. Rutin mengonsumsi air putih 
Unsplash/rawpixel

Penyebab lain dari bau mulut saat masa kehamilan bisa dikarenakan karena dehidrasi. 

Dehidrasi akibat kekurangan asupan air putih dapat menyebabkan mulut menjadi lebih kering atau sering disebut dengan xerostomia. Xerostomia bisa terjadi bila adanya penurunan jumlah air liur yang dapat menurunkan kemampuan rongga mulut sebagai pembersih alami dalam menghambat pertumbuhan bakteri. 

Mama dianjurkan untuk memperbanyak asupan air putih serta gizi sesuai kadar yang dibutuhkan oleh tubuh. Mineral juga bisa bisa didapatkan saat mengonsumsi buah dan sayuran. 

Jumlah air putih yang perlu diminum setidaknya minimal dua liter setiap hari agar terhindar dari dehidrasi. 

Baca juga: Selain Menghaluskan Kulit, Ini Manfaat Minum Air Putih

Baca juga: Ma, Cermati Tanda-Tanda Dehidrasi saat Hamil

4. Berkonsultasi dengan dokter 

4. Berkonsultasi dokter 
Freepik

Kebersihan mulut yang kurang terjaga ditambah tidak rajin menyikat gigi dapat menyebabkan sisa makanan membusuk, sehingga bau mulut menjadi kurang sedap. 

Perlu disadari kalau bau mulut bisa menjadi salah satu tanda bahwa Mama sedang mengalami masalah kesehatan. Beberapa gangguan kesehatan yang dapat diwaspadai seperti masalah pencernaan, terkena radang tenggorokan hingga mengalami diabetes kehamilan atau yang kerap dikenal sebagai diabetes gestasional. 

Untuk mengantisipasi segala penyakit yang bisa timbul akibat bau mulut, ada baiknya Mama mulai berkonsultasi dengan dokter secara rutin selama masa kehamilan. Hal ini dapat mencegah terjadinya komplikasi penyakit yang tidak diinginkan. 

Konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengosumsi obat-obatan dalam mengatasi bau mulut ya, Ma! Jangan sampai memilih cara yang salah dan dapat berdampak buruk pada kesehatan janin di dalam perut. 

Baca juga: Begini Cara Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Selama Hamil

Baca juga: Jangan Keliru, Begini 5 Cara Perawatan Gigi Saat Hamil

5. Tetap menjalani pola hidup sehat 

5. Tetap menjalani pola hidup sehat 
Unsplash/Isaiah McClean

Pola hidup yang kurang sehat juga dapat memengaruhi mulut berbau tidak sedap.  

Pola hidup sehat bisa didapatkan dari cara memerhatikan pola dan menu makanan setiap hari, berhenti merokok dan mengonsumsi alkohol. Kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol dapat meninggalkan zat di dalam mulut. 

Kurangi juga kebiasaan memakan makanan bercita rasa pedas, bawang putih, bawang merah hingga kopi berlebihan karena dapat menyebabkan bau mulut. 

Intinya mulai harus memerhatikan pola hidup yang sehat ya, Ma!

Baca juga: Pengaruh Antara Kesehatan Gigi dan Peluang Kehamilan

Topic: