5 Informasi yang Perlu Dipahami Ibu Hamil saat USG di Trimester Ketiga

Perhatikan beberapa hal ini saat melakukan USG ya, Ma!

5 Juni 2021

5 Informasi Perlu Dipahami Ibu Hamil saat USG Trimester Ketiga
Frepik/serhii_bobyk

Kehamilan di trimester tiga merupakan masa-masa terakhir untuk ibu hamil ketika ingin melakukan pemeriksaan USG. Oleh karena itu, ada beberapa informasi penting yang perlu Mama ketahui sebagai persiapan menjelang proses persalinan.

USG saat trimester 3 kehamilan dapat membantu untuk memberikan berbagai informasi penting terkait pertumbuhan janin. Pemeriksaan tersebut tidak hanya untuk memeriksa kondisi tubuh Mama saja, melainkan juga untuk mengetahui kesehatan janin melalui pemeriksaan USG abdominal maupun transvaginal. 

Menurut rekomendasi WHO, setidaknya pemeriksaan USG dilakukan sebanyak delapan kali pada masa kehamilan. Ketentuannya adalah satu kali di trimester pertama, dua kali di trimester kedua serta lima kali saat trimester ketiga. Khusus untuk trimester ketiga, pemeriksaan akan dilakukan pada minggu ke 30, 34, 36, 38 dan 40 masa kehamilan.

Nah, informasi apa saja yang perlu Mama ketahui saat melakukan USG di trimester ketiga? Yuk, simak rangkuman Popmama.com berikut ini!

1. Memonitor pertumbuhan bayi

1. Memonitor pertumbuhan bayi
Freepik/Pressfoto

Salah satu alasan kenapa Mama melakukan USG di trimester tiga, yakni untuk memeriksa pertumbuhan bayi. Pada tahap ini janin yang dikandung oleh ibu hamil telah sampai pada tahap penyempurnaan dan akan terus bertambah besar sampai nanti saatnya dilahirkan.

Namun, yang lebih penting Mama harus mengetahui informasi apakah bayi menunjukkan gangguan pertumbuhan? Berat janin menjadi hal yang dicek saat pemeriksaan USG untuk mengetahui apakah ada gangguan pertumbuhan, sehingga dapat dicari penyebabnya dan segera ditangani.

Pengukuran lingkar kepala juga dilakukan untuk mengetahui bagaimana perkembangan otak bayi, apakah bayi sudah mencapai ukuran rata-rata atau tidak.

Selain itu, baik untuk mencari tahu sedini mungkin mengenai kemungkinan adanya kelainan. Contohnya saja ada kelainan pada anatomi tubuh janin.

Editors' Picks

2. Mengecek volume air ketuban

2. Mengecek volume air ketuban
bounty.com

Air ketuban menunjukkan kondisi kesehatan janin, maka dari itu penting untuk mengecek dan memperkirakan jumlah air ketuban saat melakukan USG di trimester tiga.

Jumlah air ketuban yang sedikit ataupun terlalu banyak memiliki risikonya masing-masing. Jika terlalu sedikit bisa mengganggu pertumbuhan janin di dalam kandungan.

Namun, jumlah air ketuban terlalu banyak juga bisa meningkatkan risiko kelahiran secara prematur dan lepasnya plasenta dari dinding rahim.

3. Mengetahui letak plasenta

3. Mengetahui letak plasenta
nydailynews.com

Pemeriksaan USG di trimester tiga juga dilakukan untuk mengetahui posisi plasenta. Mama bisa mengetahui apakah plasenta letaknya sudah normal. Jangan sampai ia menghalangi jalan lahir sebagian atau bahkan menutup jalan lahir secara penuh. Pada kondisi ini dibutuhkan USG transvaginal untuk melakukan pemeriksaan yang lebih detail.

Dengan mengetahui kelainan letak plasenta, maka Mama bisa mempertimbangkan apakah akan melakukan persalinan secara normal atau dengan operasi caesar. Dengan begitu Mama bisa mempersiapkan diri sedini mungkin terkait proses persalinan yang akan dilakukan nanti. 

4. Memeriksa kesehatan bayi kembar

4. Memeriksa kesehatan bayi kembar
Unsplash/Daiga Ellaby

Mama juga bisa melakukan USG untuk mengetahui kesehatan bayi kembar yang ada di dalam kandungan. 

Pada saat melakukan USG di trimester tiga, Mama bisa mencari tahu lebih banyak informasi terkait kesehatan kedua bayi Mama dan apakah mereka tumbuh secara normal atau adanya kemungkinan terjadi kelainan.

5. Mengetahui posisi janin saat sudah kehamilan tua

5. Mengetahui posisi janin saat sudah kehamilan tua
huggies.com.au

Bayi memang selalu berpindah-pindah posisi. Lewat USG di trimester tiga, Mama bisa mengetahui letak posisi si Kecil dalam kandungan. Posisi yang normal dan diharapkan menjelang hari perkiraan lahir adalah dengan kepala janin terletak di bawah.

Perlu diketahui, selain posisi normal terdapat beragam posisi janin seperti sungsang yang artinya kepala janin berada di atas atau melintang yakni saat janin posisinya cenderung horizontal.

Dengan melakukan USG di trimester tiga akan membantu setiap ibu hamil dan dokter untuk memutuskan proses persalinan yang aman.

Nah, itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan ibu hamil saat melakukan pemeriksaan USG di trimester tiga. Semoga Mama dan si Kecil bisa terus selalu sehat sampai proses persalinan.

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.