7 Makanan untuk Menambah Berat Badan saat Hamil Tua

Menuju HPL, tetapi berat badan masih kurang dari yang diharuskan? Coba makanan berikut ini yuk, Ma!

26 Juli 2021

7 Makanan Menambah Berat Badan saat Hamil Tua
Pexels/Michaela Markovičová

Baik ibu hamil maupun janin yang dikandung, keduanya harus mendapat perhatian ekstra demi kesehatan dan pertumbuhan kehamilan yang optimal.

Namun nyatanya, tidak semua kehamilan berjalan sesuai yang diharapkan. Ada kalanya ketika ibu hamil sudah memasuki trimester ketiga dan tengah menantikan persalinan si Kecil, ditemukan berat badan janin yang masih kurang dari usia kandungan Mama.

Jika berdasarkan hasil pemeriksaan USG ditemukan berat badan janin masih kurang, maka sebagai calon Mama tentunya hal yang harus diperhatikan kembali yakni memantau pola makan sehari-hari.

Tetapi ingat ya, Ma. Menjaga pola makan demi berat badan janin ideal sampai HPL bukan berarti porsinya menjadi dua kali lipat atau lebih dari dari biasa. Melainkan utamakan kualitas dari nutrisi makanannya, bukan hanya kuantitas saja.

Nah, jika Mama mengalami hal seperti ini ketika hamil tua, berikut Popmama.com telah merangkum 7 makanan untuk menambah berat badan sebelum persalinan tiba.

    1. Kacang-kacangan

    1. Kacang-kacangan
    Freepik/8photo

    Kacang-kacangan menjadi makanan yang kaya akan zat besi dan protein. Ibu hamil yang mengonsumsi makanan ini akan mampu mencukupi serat, folat serta kalsium.

    Tak hanya itu saja, kacang-kacangan juga membantu memenuhi kebutuhan mineral bagi Mama yang tak bisa dapatkan dari asupan non-vegetarian seperti daging. Cocok untuk Mama yang vegetarian nih!

    Masih ada lagi manfaatnya lho, Ma. Kacang-kacangan selain membantu menambah berat badan janin di dalam kandungan, dipercaya mampu membantu mengurangi risiko persalinan yang sulit, bayi berat lahir rendah, bahkan potensi kelahiran prematur.

    2. Sayuran berwarna hijau

    2. Sayuran berwarna hijau
    Pexels/Buenosia Carol

    Untuk menambah berat badan janin di dalam kandungan, Mama juga perlu menambahkan asupan sayuran hijau berwarna gelap seperti bayam, kale, dan brokoli yang kaya akan zat besi. Terdapat juga banyak kandungan vitamin, mineral dan antioksidan untuk mencegah gangguan kesehatan selama hamil.

    Untuk mencukupi kalori tubuh selama kehamilan, Mama bisa mengonsumsi sayuran hijau tersebut setidaknya minimal tiga kali dalam seminggu ya, Ma. 

    Editors' Picks

    3. Kentang rebus

    3. Kentang rebus
    Freepik

    Jika Mama menjadi orang yang sulit makan nasi selama kehamilan, maka kentang bisa menjadi alternatif karena kaya akan sumber karbohidrat yang baik untuk tubuh. Perlu dikatahui bahwa kentang juga mengandung asam folat yang menjadi kebutuhan bagi ibu hamil.

    Agar tidak menghilangkan nutrisi yang terkandung, Mama bisa menikmati kentang dengan cara merebus maupun dipanggang. Dengan begitu kebutuhan karbohidrat harian selama kehamilan tetap terpenuhi dengan baik nih, Ma.

    4. Alpukat

    4. Alpukat
    Pexels/Ready Made

    Jika dokter meminta Mama untuk menambah berat badan si Kecil sebelum persalinan nanti, coba konsumsi alpukat yuk, Ma!

    Alpukat menjadi salah satu buah yang memiliki lemak baik untuk membantu memenuhi lemak harian selama kehamilan. Lemak baik pada alpukat juga bermanfaat untuk mengurangi risiko penyakit jantung dan membantu ibu hamil dalam menghasilkan kolesterol baik.

    Selain itu, alpukat juga menjadi buah dengan kandungan asam folat yang tinggi, serta dapat membantu menambah berat badan janin di dalam kandungan.

    5. Ubi jalar

    5. Ubi jalar
    Pixabay/Buntysmum

    Bukan hal baru jika ubi jalar disebut sebagai makanan yang tak hanya lezat, tetapi juga mampu menambah berat badan janin yang masih ada dalam kandungan.

    Hal ini karena kandungan pada ubi jalar yang termasuk ke dalam jenis karbohidrat kompleks dengan kandungan serat, kalium, vitamin C, vitamin B6, zat besi, tembaga serta beta-karoten. Berbagai kandungan tersebut mampu menjaga kesehatan ibu hamil hingga menjelang persalinan nanti.

    6. Susu rendah lemak

    6. Susu rendah lemak
    Freepik/Racool_studio

    Mengonsumsi susu pada ibu hamil memang menjadi hal yang banyak dilakukan sejak awal kehamilan. Namun untuk mendapat hasil yang maksimal, Mama bisa memilih susu dengan rendah lemak. Selain susu rendah lemak, olahan lainnya yang bisa dikonsumsi antaranya keju atau yogurt.

    Adapun manfaat lain dari yoghurt yang bisa dimanfaatkan ibu hamil dalam menjaga kebutuhan kalsium, sehingga mencegah mengalami persalinan prematur. 

    7. Telur

    7. Telur
    Pexels/Pixabay

    Seperti diketahui bersama bahwa telur menjadi sumber protein dan juga vitamin A dan D yang semuanya dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin.

    Sehingga telur dapat menjadi salah satu makanan bergizi yang baik dikonsumsi selama masa kehamilan. Selain itu, telur juga baik untuk membantu menambah berat badan janin yang dikandung, Ma.

    Asam folat dan zat besi pada telur juga mampu membantu memperkuat selaput ketuban dan mencegah cacat lahir, serta mampu menambat berat badan janin.

    Itulah beberapa jenis makanan yang bisa Mama konsumsi sebagai upaya menambah berat badan janin saat memasuki kehamilan tua atau trimester tiga. 

    Semoga bermanfaat dan selamat menantikan kehadiran si Kecil ya, Ma!

    Baca juga:

    Tanya Ahli

    Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

    Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.