Membahayakan Janin, 7 Makanan Ini Harus Dihindari Ibu Hamil 9 Bulan

Efeknya bisa berdampak negatif pada perkembangan janin, bahkan berujung pada keguguran

26 Juli 2021

Membahayakan Janin, 7 Makanan Ini Harus Dihindari Ibu Hamil 9 Bulan
Freepik/drobotdean

Memasuki usia 9 bulan kehamilan menjadi waktu yang tepat untuk Mama bersantai dan menikmati beberapa hari yang tersisa sebelum datangnya hari kelahiran anak tercinta.

Pada usia kehamilan ini, Mama akan menemukan banyak tantangan yang harus dihadapi. Mengingat ini merupakan bulan terakhir dari proses kehamilan, Mama akan merasa hari-hari terasa lebih berat daripada bulan-bulan sebelumnya.

Setelah melewati hari-hari yang berat, biasanya sebagian ibu hamil memilih untuk melampiaskannya lewat makanan atau camilan favorit demi meningkatkan mood.

Namun, tahukah Mama bahwa rerdapat beberapa jenis makanan yang perlu dihindari ibu hamil 9 bulan. Apabila dibiarkan begitu saja, maka bisa berakibat fatal karena dapat membahayakan janin.

Maka dari itu, Popmama.com telah menyiapkan ulasan mengenai beberapa jenis makanan yang perlu dihindari ibu hamil 9 bulan.

Yuk Ma, disimak demi kebaikan si Kecil!

1. Kafein meningkatkan gejala sembelit

1. Kafein meningkatkan gejala sembelit
Freepik/stockking

Kafein menjadi daftar yang perlu dihindari. Ternyata kafein cukup berbahaya bagi janin dalam kandungan. Kandungan kafein dapat meningkatkan gejala sembelit saat Mama masuk di bulan terakhir kehamilan.

Bagi Mama yang suka menyesap kopi, mulailah membiasakan diri untuk menghindarinya dari sekarang. Tak hanya kopi, ternyata cokelat juga memiliki kandungan kafein.

Secangkir cokelat panas (150 ml) mengandung sekitar 10 – 70 mg kafein sedangkan untuk cokelat bar (30 gr) bisa berkisar antara 20 – 60 mg kafein. Semua ini tergantung pada jenis cokelat yang digunakan.

Bila sulit menghidari jenis makanan ini karena sudah terbiasa, setidaknya batasi asupan kafein yang masuk ke dalam tubuh jangan sampai melebihi 200 mg perharinya. Usahakan untuk ganti minuman kopi atau cokelat panas pagi Mama dengan jus buah yang menyegarkan.

2. Alkohol dan makanan yang mengandung alkohol bisa meningkatkan risiko keguguran

2. Alkohol makanan mengandung alkohol bisa meningkatkan risiko keguguran
Pixabay/congerdesign

Seperti yang kita tahu bahwa makanan atau minuman beralkohol sangat berbahaya untuk kehamilan.

Perlu diingat bahwa kandungan tersebut dapat menyebabkan beberapa gangguan pada bayi, mencakup keterbelakangan mental, kelahiran prematur, bahkan memicu berbagai macam cacat lahir.

Tak hanya itu, ibu hamil yang mengonsumsi alkohol juga meningkatkan risiko keguguran. Itu sebabnya, penting bagi Mama menghindari sepenuhnya kecanduan jenis makanan yang mengandung alkohol. Ini harus dilakukan demi keberlangsungan kehamilan yang sehat

Editors' Picks

3. Makanan mengandung sakarin bisa menyebabkan bayi kelebihan berat badan

3. Makanan mengandung sakarin bisa menyebabkan bayi kelebihan berat badan
Freepik/wayhomestudio

Pemanis buatan seperti sakarin termasuk salah satu jenis pemanis yang harus dihilangkan dari daftar menu Mama selama hamil. Hal ini dikarenakan kadungan tersebut tidak direkomendasikan oleh para ahli.

Apabila sakarin masuk ke dalam tubuh, maka dapat melewati plasenta dan menumpuk di jaringan bayi serta tidak bisa hilang. Kondisi tersebut bisa menyebabkan bayi kelebihan berat badan atau obesitas.

Bila Mama sedang membutuhkan makanan manis, dibanding mengonsumsi jenis makanan bersakarin yang membahayakan, sebaiknya mengonsumsi buah-buahan manis atau permen buatan sendiri.  

4. Keju lembut menyebabkan infeksi pada bayi yang baru lahir

4. Keju lembut menyebabkan infeksi bayi baru lahir
Freepik/pch.vector

Siapa sangka bahwa terdapat jenis keju yang tidak direkomendasikan untuk dikonsumsi ibu hamil 9 bulan, salah satunya ialah soft cheese atau keju lembut.

Jenis keju ini biasanya tidak melewati proses pasteurisasi, sehingga mengandung sejumlah bakteri listeria. Apabila dikonsumsi, maka dapat berpotensi menyebabkan infeksi berbahaya bagi tubuh dan janin di dalam kandungan.

Awalnya, ibu hamil yang terinfeksi bakteri listeria hanya akan merasakan gejala seperti flu. Namun bila tidak mendapatkan penanganan medis, infeksi listeriosis pada ibu hamil dapat berujung pada terjadinya keguguran, kelahiran prematur, bahkan infeksi pada bayi yang baru lahir.

Jadi sebaik mungkin, jika Mama penggemar keju maka makanlah jenis keju yang keras. Pastikan juga soft cheese yang dikonsumsi sudah melewati proses pasteurisasi. 

5. Makanan laut mentah dapat berdampak pada penurunan imunitas tubuh

5. Makanan laut mentah dapat berdampak penurunan imunitas tubuh
Freepik/bearfotos

Bagi Mama pencinta sushi, perlu diingat agar hindari jenis makanan ini sebaik mungkin selama kehamilan. Mengingat sebagian besar sushi disajikan dengan ikan mentah sebagai bahan dasar utamanya.

Tidak hanya sushi, hidangan lainnya yang diolah dengan makanan laut mentah seperti tiram pun juga harus dihindari. Keracunan seafood mentah dapat membuat ibu hamil hilang nafsu makan, bahkan dapat berpengaruh pada penurunan imunitas tubuh. 

6. Ikan bermekuri tinggi berdampak buruk pada proses perkembangan otak bayi

6. Ikan bermekuri tinggi berdampak buruk proses perkembangan otak bayi
Freepik/dashu83

Selain ikan mentah, ikan yang memiliki kandungan merkuri tinggi juga masuk daftar makanan yang perlu dihindari selama kehamilan 9 bulan.

Ikan mengandung merkuri dalam jumlah tinggi yang berbahaya bagi janin dapat ditemui pada beberapa jenis ikan, seperti ikan hiu, ikan marlin serta ikan todak.

Ikan bermekuri tinggi jika dikonsumsi dalam jangka panjang dapat berisiko mengakibatkan gangguan pada proses perkembangan otak bayi. Selain itu, dapat memengaruhi perkembangan kemampuan bayi, seperti berjalan, berbicara serta dalam hal daya ingat.

7. Tembakau dapat berujung pada sindrom kematian bayi mendadak

7. Tembakau dapat berujung sindrom kematian bayi mendadak
Freepik/nensuria

Jika Mama seorang perokok atau suka mengunyah tembakau, penting untuk segera menghentikannya tidak hanya dalam masa kehamilan 9 bulan saja, tetapi selama proses kehamilan dari trimester awal hingga trimester akhir.

Mengonsumsi tembakau selama kehamilan dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan untuk perkembangan si Kecil, seperti kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, cacat lahir pada mulut dan bibir, bahkan hingga berujung terkena sindrom kematian bayi mendadak.

Tak hanya perokok aktif, Mama juga perlu menghindari menjadi perokok pasif.

Nah, jadi itulah beberapa jenis makanan yang perlu dihindari saat memasuki kehamilan 9 bulan.

Dibanding mengonsumi makanan di atas, masih banyak sekali berbagai makanan lain yang mempunyai beragam manfaat untuk Mama konsumsi. Pastikan untuk pandai memilih makanan sembari menunggu waktu persalinan yang tinggal menunggu hitungan minggu.

Yuk, hindari daftar makanan ini demi kesehatan janin di dalam kandungan!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.