TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Cara Menghangatkan MPASI Bayi agar Nutrisinya Tidak Hilang

Salah langkah dalam menghangatkan MPASI justru bisa membuat nutrisi panganan ini hilang, Ma

Pixabay/MapleHorizons

Tidak terasa si Kecil sudah memasuki usia enam bulan. Itu berarti sudah waktunya mama memberikan makanan pendamping ASI untuknya.

Nah, agar lebih praktis dan menghemat waktu dalam menyiapkan MPASI, biasanya sebagian Mama melakukan metode meal prep atau menyiapkan makanan dalam jumlah banyak untuk selanjutnya disimpan dalam lemari pendingin atau freezer.

Sebelum disajikan pada si Kecil, MPASI yang telah disimpan dan dibekukan harus dihangatkan terlebih dahulu ya, Ma. 

Nah, untuk itu Mama perlu mengetahui cara menghangatkan MPASI yang tepat. Tujuannya, agar nutrisi yang terkandung di dalamnya tetap terjaga dan si Kecil memperoleh nutrisi secara optimal.

Simak cara menghangatkan MPASI bayi agar nutrisinya tidak hilang dari Popmama.com berikut ini.

1. Cairkan di dalam lemari pendingin

Unsplash/Ello

MPASI yang disimpan di freezer tidak boleh langsung dihangatkan ya, Ma. Sebaiknya, letakkanlah MPASI di lemari pendingin terlebih dahulu.

Selain dalam lemari pendingin, mama bisa meletakkannya di dalam microwave dengan mode defrost kurang lebih selama 24 jam. 

Meski terlihat sepele, hal ini sangat penting dilakukan untuk mencegah pertumbuhan bakteri penyebab penyakit pada makanan yang akan dikonsumsi oleh si Kecil.

Perlu diingat ya, Ma, makanan yang telah dicairkan tidak boleh dibekukan kembali karena dapat merusak kandungan nutrisinya.

2. Panaskan di atas kompor

Pexels/AndreaPiacquadio

Setelah dicairkan, panaskan MPASI di atas kompor dengan api kecil sambil diaduk agar panasnya merata dan tidak hangus.

Penting untuk diingat untuk tidak meninggalkan makanan yang sedang dipanaskan ya, Ma. Alih-alih matang sempurna, makanan bayi bisa jadi gosong.

3. Panaskan dengan microwave

Freepik/Goffkein

Selain menggunakan kompor, Mama juga bisa memilih microwave untuk menghangatkan MPASI.

Selain dapat menghemat waktu, metode ini juga dinilai lebih praktis dibandingkan menggunakan kompor. Tetapi, pastikan wadah yang Mama gunakan adalah wadah yang aman berada dalam microwave seperti mangkuk kaca.

Untuk melakukannya, pertama-tama pindahkan MPASI beku ke dalam wadah tahan panas. Kemudian, nyalakan microwave pada suhu tinggi dan atur waktunya selama 15 detik. 

Jika MPASI belum panas secara merata, aduk makanan dan panaskan kembali sedikit lebih lama.

Namun, untuk MPASI yang mengandung lemak tinggi seperti daging dan telur sebaiknya hindari menghangatkannya dengan metode ini ya, Ma. Karena, hal ini dapat memicu overheating. Kedua jenis makanan ini lebih baik dipanaskan menggunakan kompor.

4. Tunggu sampai hangat

Pixabay/Windelprinz

Setelah MPASI dihangatkan dengan kompor atau microwave, jangan langsung menyajikan makanan tersebut pada si Kecil ya, Ma. Tunggulah beberapa saat hingga suhunya hangat.

Serta hindari meniup makanan yang masih panas karena dapat menyebabkan kontaminasi mikroorganisme penyebab penyakit yang ditularkan melalui mulut ke makanan.

Lalu, Bagaimana Mencairkan Puree Buah?

Freepik/ValeriaAksakova

Untuk MPASI jenis puree buah, Mama tidak perlu menerapkan cara menghangatkan MPASI seperti di atas.

Untuk MPASI jenis ini, Mama hanya perlu mencairkannya di lemari pendingin, kemudian bisa langsung disajikan pada si Kecil. Hal itu untuk memastikan kesegaran dari makanan ini.

Sekian informasi soal cara menghangatkan MPASI bayi agar nutrisinya tidak hilang. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Ma.

Baca Juga:

The Latest