TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Jangan Sembarangan, Ini 8 Obat Pilek Tradisional untuk Bayi

Hindari penggunaan obat yang dijual bebas untuk mengatasi pilek pada bayi

Unsplash/Giovanni Gagliardi

Pilek merupakan salah satu jenis penyakit yang sering dialami oleh bayi dan anak-anak. Ini merupakan refleks tubuh untuk mengeluarkan benda asing yang berada di saluran pernapasan.

Umumnya, pilek akan sembuh dengan sendirinya setelah si Kecil beristirahat selama beberapa hari. Namun sebagai orangtua, wajar jika Mama merasa khawatir dan mencari tahu obat apa yang cocok untuk mengobatinya.

Pengobatan tradisional dan alami sering digunakan sebagai alternatif dari obat-obatan kimia. Di Indonesia, banyak tanaman obat keluarga yang dapat digunakan untuk mengatasi pilek.

Namun perlu diingat bahwa obat tradisional hanya boleh dikonsumsi oleh anak yang berusia diatas dua tahun. Ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan karena sistem pencernaannya belum sempurna.

Sedangkan penggunaan obat tradisional sebagai obat luar diberikan setelah bayi berusia di atas enam bulan.

Jika Mama ingin menggunakan obat pilek tradisional untuk bayi, Popmama.com merangkum daftarnya untuk Mama.

1. Bawang merah

Unsplash/K8

Bawang merah dimanfaatkan dengan cara menghirup uapnya. Uap bawang merah yang mengandung senyawa eteris diketahui berfungsi sebagai dekongestan yang bisa mengencerkan lendir dan ingus.

Bahan yang diperlukan adalah 2-3 siung bawang merah, 4 sendok teh minyak kelapa, 1 sendok makan garam dapur, dan 3 tetes minyak kayu putih.

Campur semua bahan menjadi satu dalam wadah yang bersih. Aduk rata, lalu oleskan pada bagian telapak kaki, punggung, dan dada.

2. Kunyit

Unsplash/Prachi Palwe

Kunyit banyak digunakan sebagai obat tradisional, baik yang dikonsumsi atau untuk obat luar. Kunyit dapat menurunkan 90 persen kemampuan virus influenza berduplikasi pada sel yang terinfeksi.

Campur sedikit kunyit dengan air hangat untuk membuat pasta yang halus. Oleskan pasta pada dada, dahi, dan telapak kaki bayi. Cuci bersih setelah beberapa saat.

Panas dari kunyit sebagai obat pilek tradisional untuk bayi akan membantu mengencerkan lendir dan membuatnya lebih mudah keluar.

3. Sedot lendir untuk membersihkan saluran pernapasan

Alibaba

Saat pilek, bayi biasanya mengalami kesulitan bernapas jika hidung tersumbat. Mama dapat mengatasinya dengan menyedot lendor dengan menggunakan alat khusus yang dijual di apotek.

Pastikan alat dan tangan sudah bersih serta gunakan alat tersebut dengan hati-hati sesuai aturan.

4. Mengatur kadar kelembapan ruangan

Unsplash/Intan Yuhanis

Kadar kelembaban ruangan akan membantu mengatasi pilek pada bayi, termasuk batuk dan hidung tersumbat.

Untuk melembapkan ruangan, Mama dapat menggunakan alat pelembap udara atau humidifier. Udara yang lembap dan tidak kering akan membantu melegakan pernapasan si Kecil dan membuatnya tidur lebih nyenyak.

5. ASI

Unsplash/Luiza Braun

Saat pilek, tubuh melawan kuman dan kehilangan cairan serta elektrolit penting. Karena itu Mama harus memastikan bayi tetap terhidrasi.

Jika Mama menyusui bayi, memberikan ASI secara rutin dapat meningkatkan kekebalan tubuhnya dan memberikan perlindungan ekstra dari kuman penyebab pilek. 

6. Istirahat yang cukup

Unsplash/hessam nabavi

Pastikan bayi tidur dengan cukup. Tidur yang cukup dapat membantu meningkatkan sistem imun bayi dalam melawan kuman penyebab pilek.

Selain itu, pastikan bayi mendapatkan tidur yang cukup sesuai dengan usianya ya, Ma.

7. Uap hangat untuk melancarkan pernapasan

Unsplash/Sergey Norkov

Salah satu cara mengatasi pilek pada bayi tanpa obat-obatan kimia adalah dengan memberikan uap hangat. Mama dapat menggunakan ember atau bak mandi si Kecil. Atau menyalakan shower pun dapat dilakukan untuk membuat uap hangat di kamar mandi.  

Diam di kamar mandi beruap selama 10-15 menit . Ini dapat membantu meredakan pilek pada bayi dengan mengeluarkan lendirnya.

8. Mengubah posisi tidur

Unsplash/Helena Lopes

Posisi tidur juga ternyata dapat membantu mengatasi pilek pada bayi, Ma. Buatlah posisi kepala bayi lebih tinggi daripada tubuhnya agar ia lebih nyaman saat bernapas. Posisi ini juga membuat lendir tidak menggumpal di hidung.

Hindari penggunaan obat pilek yang dijual bebas karena dikhawatirkan dapat memberikan efek samping yang serius pada bayi.

Jika kondisi bayi tidak juga membaik atau malah semakin memburuk, segera bawa ia ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Itulah beberapa obat pilek tradisional untuk bayi. Apa yang Mama lakukan untuk mengatasi pilek pada bayi?

Baca juga:

The Latest