TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Ratu Elizabeth II Meninggal, Semua Anak Cucu Menemani saat Terakhirnya

Semua anak dan cucu Ratu Elizabeth II setia menemani sebelum Ratu menghembuskan nafas terakhir

Cosmopolitan.com

Kerajaan Inggris tengah berduka, Ratu Elizabeth II, pemangku tahta terlama dalam sejarah Inggris dinyatakan telah meninggal dunia di Istana Balmoral, Skotlandia, setelah bertahta selama 70 tahun.

Kabar duka tersebut langsung disampaikan oleh Istana Buckingham melalui media sosial resmi di Twitter dan Instagram milik The Royal Family.

"Sang Ratu meninggal dengan tenang di Balmoral sore ini," begitu pernyataan Istana Buckingham dalam akun media sosial resmi The Royal Family.

Ratu Elizabeth II sendiri meninggal dalam usia 96 tahun. Sebelumnya, kondisi Ratu dikabarkan mengalami penurunan dan membuat seluruh anak serta cucunya datang mengunjungi Istana Balmoral untuk menemaninya.

Melansir dari berbagai sumber, berikut Popmama.com rangkumkan kabar duka atas meninggalnya Ratu Elizabeth II. Tahta Ratu dikabarkan akan digantikan oleh putranya, Pangeran Charles.

1. Semua anak cucu menemani di saat terakhir

Insider.com

Sebelum sang Ratu dinyatakan meninggal dunia, Ratu Elizabeth II tengah berada di bawah pengawasan medis di Istana Balmoral, Skotlandia. Pengawasan dilakukan dokter istana karena kekhwatirannya akan kesehatan Ratu yang menurun.

Mengetahui kondisi kesehatan Ratu, semua anak dan cucu Ratu Elizabeth II pun dikabarkan langsung berkumpul di Balmoral untuk menemani saat terakhir Mama dan juga Nenek mereka.

Melalui akun Twitter resmi milik ITV NEWS Royal Editor Chris Ship, ia membagikan kabar terkini terkait kedatangan satu persatu anak dan cucu Ratu ke Balmoral.

Dalam cuitannya sebelum kepergian Ratu, dikabarkan bahwa Pangeran Charles dan Camilla lebih dulu melakukan perjalanan ke Balmoral untuk menemani Ratu. 

Kemudian, disusul oleh Pangeran William yang juga bergegas menuju Balmoral setelah mendapat kabar terkait kesehatan Ratu. Anak-anak dari Ratu Elizabeth II lainnya pun turut melakukan perjalanan ke tempat Ratu berada. Termasuk dengan Putri Anne, Pangeran Andrew, dan Pangeran Edward.

Turut hadir pula Harry dan Meghan, Duke dan Duchess dari Sussex yang juga segera berangkat ke Balmoral. Diketahui, keduanya seharusnya melakukan acara amal di London malam tersebut, namun rela membatalkan demi menemani Ratu.

"Keempat anak Ratu sekarang bersamanya di Balmoral. Bersama cucunya, Duke of Cambridge.
Ini adalah situasi yang serius," sambung Chris dalam cuitannya di Twitter @chrisshipitv.

2. Kabar meninggalnya Ratu dibagikan langsung oleh Kerjaan Inggris

Twitter.com/RoyalFamily

Ratu Elizabeth II kemudian dinyatakan meninggal dunia pada, Kamis (8/9/2022) waktu setempat di Istana Balmoral, Skotlandia. Kabar tersebut dilaporkan langsung oleh Istana Buckingham melalui media sosial resmi The Royal Family.

"Sang Ratu meninggal dengan tenang di Balmoral sore ini," tulis akun @RoyalFamily pada Jumat (9/9/22) waktu Indonesia.

Melalui akun media sosial resminya, keluarga kerajaan menunjuk langsung Pangeran Charles sebagai Raja untuk menggantikan tahta dari Ratu Elizabeth II. Sementara sang istri yakni Camilla, ia akan menjadi Ratu Permaisuri yang mendampingi Raja.

"Raja dan Ratu Permaisuri akan tetap di Balmoral malam ini dan akan kembali ke London besok," sambung @RoyalFamily yang merujuk pada Raja Charles dan Ratu Permaisuri Camilla.

Dikutip dari Washington Examiner, Jumat (9/9/2022), rencana pemakaman Ratu diperkirakan akan berlangsung sekitar 10 hari setelah kematiannya. Hal ini berdasarkan yang disampaikan menurut British Heritage.

Jasad dari Ratu Elizabeth II akan disemayamkan di Westminster Hall untuk sementara, dan kemungkinan banyak masyarakat Inggris yang akan memberikan penghormatan terakhir kepadanya.

3. Ratu Elizabeth II akan digantikan oleh Pangeran Charles

Timesofmalta.com

Setelah kepergian Ratu Inggris yang sudah bertahta selama 70 tahun lamanya, Charles pun ditunjuk langsung untuk menjadi Raja Inggris yang akan menggantikan posisi Ratu Elizabeth II. Ada pun nama yang dipilih untuk dinobatkan kepadanya adalah Raja Charles III.

Melalui media sosial resmi The Royal Family, tahta dari Ratu langsung diserahkan tanpa upacara kepada pewarisnya yaitu Charles yang juga mantan Pangeran Wales.

Kendari nama untuk pengganti Ratu sudah ditunjuk oleh keluarga kerajaan, namun nantinya akan tetap ada tahapan tradisi yang harus dilakukan Raja Charles III untuk dinobatkan menjadi Raja Inggris.

Raja Charles III dikabarkan akan melakukan pidatonya di depan masyarakat Inggris pada Jumat (9/9/22) waktu setempat. Pidato tersebut akan menjadi pidato pertamanya setelah kematian sang mama, Ratu Elizabeth II.

4. Garis suksesi menurut hukum Inggris

Royal.uk

Masih mengutip dari Washington Examiner, berdasarkan dasar garis suksesi yang ditetapkan oleh hukum Inggris setelah dikodifikasikan dalam Bill of Rights pada tahun 1689 dan Act of Settlement pada tahun 1701.

Garis suksesi jika Ratu Elizabeth II meninggal dunia adalah akan digantikan langsung oleh pewarisnya yakni Pangeran Charles. Setelah itu, Pangeran William atau dikenal sebagai Duke of Cambridge akan berada di urutan ketiga, disusul oleh Pangeran George dari Cambridge, Putri Charlotte dari Cambridge dan diikuti oleh Pangeran Louis dari Cambridge.

Keenam dalam garis suksesi kerajaan Inggris ini adalah Pangeran Harry, Duke of Sussex, yang diikuti oleh Archie Mountbatten-Windsor dan Lilibet Mountbatten-Windsor. Setelah itu semua, garis suksesi akan diserahkan kepada Duke of York yang diikuti oleh Putri Beatrice.

Dengan adanya dasar garis suksesi yang sudah ditetapkan hukum Inggris, maka nama Pangeran Charles pun akan langsung memegang tahta Ratu Elizabeth II dengan nama yang dijuluki padanya yakni Raja Charles III.

Untuk upacara penobatannya sebagai Raja, dikabarkan upacara akan digelar beberapa bulan setelah prosesi pemakaman Ratu dilakukan. Kemudian, gelar Pangeran Wales juga nantinya akan berpindah kepada Pangeran William.

Baca juga:

The Latest