TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

7 Gerakan Senam Lantai yang Cocok untuk Anak, Coba Yuk Ma!

Siapkan matras dan olahraga di rumah bareng si Kecil yuk, Ma!

Pexels/Ketut Subiyanto

Di tengah pandemi seperti saat ini, seluruh aktivitas di luar rumah sangat dibatasi termasuk olahraga. Namun demikian, hal tersebut jangan sampai membuat Mama dan anak-anak tidak olahraga. Tetaplah melakukan olahraga. Sebab, banyak sekali alternatif olahraga yang dapat dilakukan di dalam rumah, salah satunya senam lantai. 

Seperti namanya, senam lantai, senam ini dilakukan di atas lantai yang dilapisi matras. Sangat simpel bukan, Ma? Yuk langsung lakukan senam lantai!

Berikut ini, Popmama.com telah merangkum beberapa gerakan senam lantai yang sederhana dan pastinya bisa dilakukan oleh anak-anak. Perlu diingat sebelum melakukan senam lantai, lakukan pemanasan terlebih dahulu ya, Ma. 

1. Forward roll (roll depan)

olahragapedia.com

Forward roll atau juga disebut roll depan adalah salah satu gerakan menggulingkan badan ke depan. Gerakan roll depan mengandalkan kekuatan tubuh bagian atas dan belakang yaitu tengkuk, punggung, pinggang, serta panggul bagian belakang.

Ada dua cara memulai langkah melakukan roll depan, berdiri dan jongkok.

Berikut ini langkah-langkah untuk melakukan roll depan dimulai dari berdiri:

  • Tubuh dalam posisi berdiri tegak dengan kedua tangan lurus di samping badan
  • Arahkan pandangan lurus ke depan melihat matras
  • Ulurkan kedua tangan lurus memegang matras sehingga membentuk tubuh membungkuk
  • Masukkan kepala di antara dua tangan hingga menyentuh dada
  • Bahu disentuhkan ke matras, lalu berguling
  • Setelah berguling, langsung kembali berdiri

Berikut ini langkah-langkah untuk melakukan roll depan dimulai dari jongkok:

  • Tubuh dalam posisi jongkok dan kedua kaki dalam posisi rapat
  • Letakkan kedua tangan di atas matras di depan kaki
  • Dekatkan dada pada kedua lutut
  • Tundukkan kepalahingga menyentuh dada. Lalu, mulailah berguling
  • Posisi tubuh sesudah berguling adalah jongkok.

2. Back roll (guling ke belakang)

penjaskes.co.id

Roll belakang adalah salah satu gerakan menggulingkan badan ke arah belakang. Gerakan senam lantai ni merupakan kebalikan dari roll depan. 

Untuk melakukan gerakan ini, Mama harus mengandalkan kekuatan tubuh bagian atas dan belakang, seperti tengkuk, punggung, pinggang dan panggul bagian belakang.

Berikut langkah-langkaah gerakan guling belakang: 

  • Tubuh dalam posisi jongkok, kedua kaki rapat dengan tumit agak sedikit diangkat
  • Kepala menunduk hingga posisi dagu menyentuh dada
  • Letakkan tangan di samping telinga kedua jari dibelakang kepala disatukan
  • Kaki ditolakkan pada lantai ke arah belakang, dijadikan pendorong untuk menggulingkan badan. Mulai gulingkan badan dengan menaruh punggung di matras
  • Kaki diangkat dan diayunkan melewati kepala. Pada saat yang bersamaan tangan digunakan sebagai tumpuan dan tolakan
  • Sesudah berguling posisikan tubuh kembali jongkok.

3. Kayang

Popsugar.com

Melansir dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), kayang merupakan gerakan senam yang dilakukan dengan berat badan bertumpu pada empat titik, yakni kedua tangan dan kaki.

Langkah-langkah mudah melakukan kayang:

  • Tidur terlentang di atas matras 
  • Posisikan kedua tangan dan kaki untuk menopang tubuh 
  • Angkat badan secara perlahan
  • Posisikan tangan yang menompang tubuh sejajar dengan telinga.

4. Loncat harimau

percepat.com

Loncat harimau adalah salah satu gerakan senam lantai yang menyerupai sikap harimau ketika sedang loncat dan berguling. 

Langkah-langkah melakukan loncat harimau:

  • Mulai dengan sikap permulaan jongkok, kedua kaki rapat 
  • Luruskan kedua tangan ke depan sejajar dengan bahu dengan telapak tangan menghadapke depan
  • Lonjakkan badan ke depan sembari menjaga kedua kaki dan badan lurus atau membusur
  • Letakkan kedua tangan pada matras kemudian masukkan kepala di antara kedua tangan sambil menekuk siku
  • Lakukan gerakan ini secara cepat.

5. Sikap lilinĀ 

Freepik/Yanalya

Gerakan lilin adalah sikap tidur terlentang yang kemudian kedua kaki diangkat ke atas dan rapat bersama-sama dengan pinggang ditopang oleh kedua tangan. Saat melakukan gerakan ini, pundak dan kepala tetap menempel di lantai. 

Gerakan ini akan melatih kekuatan otot perut dan kelenturan otot-otot lainnya seperti punggung dan leher. 

Langkah-langkah melakukan gerakan lilin:

  • Tidur terlentang di atas matras 
  • Angkat kedua kaki ke atas dan rapatkan
  • Taruh tangan di pinggang kemudian angkat pinggang secara perlahan
  • Kepala dan punggung tetap menempel di lantai.

6. Child pose

ekhartyoga.com

Gerakan ini dinamakan child pose karena terlihat seperti bayi yang meringkuk. Gerakan ini berfungsi untuk menenangkan tubuh secara keseluruhan, meregangkan punggung bagian bawah dan bahu, membuka pinggul, dan bahkan membantu meredakan insomnia.

Berikut ini langkah-langkah melakukan gerakan child pose:

  • Lipat kedua kaki dan duduk di atas tumit dengan pinggul bertumpu pada tumit
  • Tekuk tubuh ke depan dan turunkan dahi hingga menempel ke lantai
  • Jaga lenganmu di samping tubuh dengan menyentuh lantai dan telapak tangan menghadap ke atas
  • Tekan perlahan bagian dada ke paha
  • Angkat tumitmu dengan lembut dan rileks hingga telapak kaki menghadap ke atas.

7. Butterfly pose

Freepik

Butterfly pose atau pose kupu-kupu ini sangat mudah dilakukan. Anak-anak pasti dengan bisa melakukannya. Mama dan anak hanya cukup duduk dengan kaki melebar seperti sayap kupu-kupu.

Langkah-langkah gerakan kupu-kupu:

  • Tekuk lutut kaki kanan dan kiri hingga kedua telapak kaki bersentuhan
  • Letakkan tangan di bawah kaki
  • Tarik kedua ujung kaki sedekat mungkin dengan selangkangan
  • Tarik napas dalam-dalam dan tekan paha dan lutut ke lantai sambil menghembuskan napas
  • Mulailah mengepakkan kedua kaki secara perlahan seperti sayap kupu-kupu dan tingkatkan kecepatan secara bertahap.

8. Manfaat senam lantai

tokopedia.com/blog

Ada banyak sekali manfaat yang akan didapat jika melakukan gerakan senam lantai dengan benar, seperti:

  1. Meningkatkan Fleksibilitas. Melakukan gerakan senam lantai dapat melatih otot-otot dan sendi di tubuh untuk meningkatkan fleksibilitas dan melemaskan otot agar terhindar dari cedera serius.
  2. Menurunkan Risiko Penyakit. Sama seperti olahraga lainnya, senam lantai pun membuat tubuh menjadi lebih kuat sehingga menurunkan risiko penyakit. 
  3. Memperbaiki postur tubuh. Penelitian yang membandingkan beberapa atlet yang aktif pada bidang olahraga yang berbeda. Hasilnya, atlet senam dapat mengontrol dan mempertahankan postur tubuh secara lebih baik.
  4. Meningkatkan koordinasi dan keseimbangan. Memiliki koordinasi dan keseimbanan tubuh yang baik bisa meningkatkan kontrol dan stabilitas setiap anggota tubuh secara keseluruhan. Jika dilakukan sejak kecil, senam lantai dapat membantu meningkatkan keterampilan motorik dan kewaspadaan tubuh.

Banyak sekali manfaat yang bisa didapat dari melaksanakan olahraga senam lantai ini. Selain banyak manfaatnya, kegiatan ini juga bisa menjadi alternatif mengisi waktu liburan sekolah lho, Ma. Langsung coba bersama anak yuk, Ma!

Baca juga:

The Latest