TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Tersturktur, Berikut Alur Pelayanan Vaksin Covid-19 secara Lantatur

Proses vaksin Covid-19 gelombang dua dilakukan secara drive thru, khusus untuk masyarakat lansia

pexels/cottonbro

Peresmian pelayanan vaksinasi Covid-19 secara drive thru atau Lantatur (Layanan Tanpa Turun) mulai diberlakukan sejak hari ini, yaitu 3 Maret 2021 bertempat di Kemayoran Jakarta Pusat.

Vaksinasi periode tahap kedua ini dikhususkan untuk masyarakat Lansia yaitu masyarakat yang berusia 60 tahun ke atas dengan persyaratan memiliki KTP DKI Jakarta.

Pos pelayanan vaksin Covid-19 drive thru menyediakan jalur-jalur lantatur untuk kendaraan roda 4 maupun roda 2. Peserta yang akan melakukan vaksin wajib menggunakan kendaraan agar selama berlangsungnya vaksinasi peserta tetap menjaga jarak aman.

Demi efektifitas keberlangsungan vaksin Covid-19 secara drive thru masyarakat harus melalui beberapa proses. Berikut proses pelayanan vaksin Covid-19 secara drive thru yang sudah Popmama.com rangkum.

1. Membuat perjanjian melalui aplikasi

freepik

Untuk menghindari keramaian saat mendaftar vaksinasi, administrasi wajib dilakukan secara online yaitu melalui aplikasi Halodoc maupun Go-med.

Untuk periode Februari sampai Juni, dengan persyaratan masyarakat merupakan Lansia dan memiliki KTP DKI Jakarta.

Masyarakat tidak bisa datang secara langsung ke pos lantatur sebelum melakukan appointment melalui aplikasi.

2. Datang ke pos pelayanan vaksinasi lantatur

freepik/chaay_tee

Saat ini pos pelayanan vaksinasi baru ada di Kemayoran, Jakarta Pusat.

Setelah melakukan pendaftaran dan dikonfirmasi secara online, peserta dapat datang ke pos 1 pelayanan vaksinasi dengan membawa pendamping, pada jadwal yang sudah ditentukan.

Untuk jam operasional pos pelayanan vaksinasi dengan layanan tanpa turun yaitu mulai pukul 09.00 sampai 16.00.

3. Screening kesehatan

freepik

Setelah terkonfimasi di pos 1, peserta akan diarahkan ke pos 2. Di pos ini dilakukan screening kesehatan oleh tenaga kerja kesehatan.

Screening kesehatan terdiri dari pengcekan temperatur tubuh, pengecekan saturasi oksigen, dan pengecekan tekanan darah pada peserta vaksin.

Pengecekan ini dilakukan sebelum vaksinasi agar tenaga kerja kesehatan tahu apa peserta terindikasi Covid-19.

4. Tahap Vaksinasi

freepik

Setelah lulus screening kesehatan dan tenaga kerja kesehatan menyatakan peserta siap untuk divaksin, peserta diarahkan menuju pos 3.

Pos 3 merupakan pos vaksinasi dilakukan. Pos ini terdiri dari 6 jalur motor dan 2 jalur mobil.

5. Observasi paska imunisasi

freepik/wirestock

Setelah vaksin disuntikan kepada peserta, peserta diminta untuk menunggu selama 30 menit di tempat-tempat parkir yang disediakan untuk mengetahui apakah ada kejadian paska imunisasi.

Alasan peserta harus membawa pendamping adalah agar saat kemungkinan ada gejala, pendamping dapat langsung menghubungi tenaga kerja kesehatan.

Untuk menyiapkan berjaga-jaga adanya kejadian paska imunisasi pos vaksin Covid-19 secara drive thru sudah menyiapkan mini ICU dan ambulance. Jadi, tidak perlu khawatir, ya.

Setelag diketahui tidak ada kejadian paska imunisasi, peserta dinyatakan telah berhasil divaksin dan akan mendapatkan sertifikat secara online melalui aplikasi Halodoc atau Go-med.

Itulah proses pelayanan vaksin Covid-19 secara drive thru, yang di hari pertama terlihat jelas dan efektif, semoga dari informasi di atas masyarakat tidak lagi takut untuk melakukan vaksin Covid-19 dan tetap menjaga kesehatan demi menuntaskan pandemi Covid-19 di Indonesia.

Baca juga:

The Latest