TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Metformin: Pengertian, Manfaat, dan Interaksi dengan Obat Lain

Cari tahu juga risiko yang dialami tubuh, jika konsumsi obat ini dihentikan

hexpharmjaya.com

Tahukah kamu, Metformin telah diresepkan untuk lebih dari 120 juta orang di seluruh dunia?

Metformin adalah obat yang bekerja dengan cara mengurangi kadar gula darah, dan membuat tubuh lebih peka terhadap insulin. Banyak dokter merekomendasikan metformin sebagai obat diabetes, karena efek sampingnya yang dinilai lebih minim dibandingkan dengankan dengan obat lainnya.

Selain manfaat dan efek sampingnya yang minim, apakah ada aturan khusus dalam mengonsumsinya? Yuk simak ulasan lengkap Popmama.com tentang metformin, obat untuk penderita diabetes. Cari tahu juga ya, risiko yang mungkin dialami tubuh jika kamu berhenti mengonsumsi metformin.

1. Apa itu obat Metformin?

Freepik/katemangostar

Metformin adalah obat antidiabetik oral yang sangat efektif untuk pengobatan diabetes. Obat ini termasuk dalam golongan obat keras, dan harus digunakan sesuai dengan resep dokter.

Dilansir dari website resmi Hexparm Jaya, produsen resmi metformin, obat ini bekerja dengan cara menurunkan kadar gula darah, namun tidak meningkatkan sekresi insulin. Sehingga cocok untuk terapi bagi penderita diabetes yang tidak ketergantungan insulin. Selain itu, obat ini juga bisa digunakan untuk terapi tambahan bagi mereka yang mengalami ketergantungan insulin dan memiliki gejala yang sulit dikontrol.

Tak hanya itu, bagi mereka yang memiliki risiko terhadap penyakit diabetes, metformin juga bisa digunakan untuk mencegahnya. Tentunya dalam mengonsumsi metformin, harus dibarengi dengan diet dan olahraga.

2. Manfaat Metformin untuk penderita diabetes

Pixabay/stevepb

Bagi penderita diabetes, metformin membatu mengoptimalkan kinerja tubuh, dalam memperbaiki kondisi kesehatan, khususnya pasien diabetes dengan cara:

  • Mengurangi penyerapan glukosa.
  • Mengurangi kadar glukosa yang diproduksi oleh hati (liver).
  • Meningkatkan dan mengoptimalkan kinerja insulin pada tubuh.

3. Dosis dan aturan pakai obat Metformin

Freepik/Racool_studio

Perlu ditekankan bahwa, obat ini harus dikonsumsi sesuai dengan resep dokter. Dokter mungkin saja mengubah dosis sesuai dengan kebutuhan kamu.

Dosis yang dianjurkan dalam mengonsumsi metformin:

  • Dosis awal:  dikonsumsi 1 tablet 500 mg sebanyak 2 kali sehari, atau kamu bisa mengonsumsinya dengan dosis maksimal 3000 mg per hari, dibagi menjadi tiga dosis.
  • Dosis perawatan:  dikonsumsi 2 kali sehari, 850 mg.

Aturan dalam mengonsumsi metformin:

  • Metformin tidak direkomendasikan pengunaanya pada anak-anak.
  • Hindari mengonsumsi metformin jika kamu sedang hamil atau menyusui.
  • Tidak dianjurkan bagi penderita yang baru sembuh dari infeksi serius atau trauma.
  • Lakukan konsultasi medis terlebih dahulu, jika kamu mengalami gangguan fungsi ginjal.
  • Metformin sebaiknya dikonsumsi bersamaan saat makan.

4. Efek samping yang dirasakan tubuh jika kamu mengonsumsi Metformin

Pixabay/nastya_gepp

Saat mengonsumsi metformin, beberapa efek samping mungkin saja muncul, namun selama ini sangat jarang terjadi.

  • Gangguan pencernaan
  • Diare
  • Perut kembung
  • Mual dan muntah
  • Kekurangan vitamin B12

Sekitar 30% orang yang mengonsumsi metformin dalam jangka panjang, mengalami kekurangan vitamin B12 dengan beberapa gejala, seperti lemah dan lesu, sesak napas serta kerusakan saraf.

Jika saat mengonsumsinya kamu merasakan reaksi alergi atau efek samping yang terlalu ekstrim, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan pertolongan medis lebih lanjut.

5. Berapa harga obat Metformin?

hexpharmjaya.com

Merek dagang obat metformin yang beredar di Indonesia diantaranya, Gludepatic, Diabit, Glucophage, Diabemin, Glumin, dan Gradiab.

Berikut kisaran harga metformin:

  • Harga metformin 500 mg, 1 strip isi 10 tablet, Rp 2.000 – Rp. 10.000
  • Harga metformin 850 mg, 1 strip isi 10 tablet, Rp. 3.500 – Rp. 17.000

Daftar tersebut merupakan kisaran harga metformin. Harga mungkin saja berbeda, tergantung dari toko obat atau apotek tempat kamu membelinya.

6. Interaksi yang ditimbulkan jika obat Metformin dikonsumsi dengan obat lainnya

Pexels/Anna Shvets

Jika kamu mengonsumsi metformin dengan obat lainnya, tentu akan menimbulkan reaksi pada tubuh. Biasanya reaksi ini akan mengurangi fungsi kerja obat atau bahkan menyebabkan efek samping yang serius.

Berikut ini beberapa jenis obat lain yang bisa menimbulkan interaksi jika digunakan secara bersamaan dengan metformin.

  • Obat tiroid. Mengonsumsi metformin bersamaan dengan obat tiroid dapat menyebabkan kerja obat menjadi kurang optimal, serta menurunkan kadar gula darah dalam tubuh.
  • Obat-obatan terkait hormon. Penggunaan obat-obatan yang berhubungan dengan hormon, membuat metformin kurang efektif dalam mengobati diabetes.
  • Obat glaukoma. Jika kamu mengonsumsi metformin bersamaan dengan obat glaukoma, hal ini bisa meningkatkan risiko terjadinya asidosis laktat, atau produksi asam laktat yang berlebihan dalam tubuh.
  • Obat pengontrol tekanan darah rendah. Mengonsumsi metformin bersama obat pengontrol tekanan darah yang umumnya bersifat diuretik, dapat berisiko menurunkan tekanan darah itu sendiri.
  • Obat-obatan insulin. Interaksi metformin dengan obat-obatan insulin dapat memengaruhi kadar gula darah dalam tubuh.
  • Obat-obatan terkait kolesterol. Kerja metformin dalam menurunkan kadar gula darah akan tergganggu jika kamu mengonsumsinya bersamaan dengan obat kolesterol.

7. Bolehkah penggunaan obat Metformin dihentikan?

Freepik

Menurut Journal of Diabetes, Obesity and Metabolism, efek samping metformin yang paling umum terjadi adalah diare dan perut kembung. Efek samping tersebut menyebabkan banyak orang menghentikan penggunaan metformin dan hanya mengonsumsinya selama satu atau dua minggu. Tapi tak sedikit orang yang tidak mengalami efek samping, juga menghindari penggunaan obat ini dalam jangka panjang.

Padahal, mengonsumsi metformin harus disertai dengan tingkat kedisiplinan yang tinggi. Kebanyakan dari mereka yang berhenti mengonsumsi metformin, menganggap bahwa mereka mampu mengelola penyakit diabetes hanya dengan merubah gaya hidup.

Jika kamu juga memiliki pemikiran yang sama, ketahuilah bahwa kamu tidak bisa berhenti mengonsumsi obat metformin tanpa berkonsultasi dengan dokter. Berhenti mengonsumsi metformin secara tiba-tiba, bisa membuat penyakit diabetes yang kamu derita semakin tidak terkendali.

8. Apa risikonya bagi tubuh, jika penggunaan Metformin dihentikan?

Freepik/cookie_studio

Apabila kamu berhenti mengonsumsi metformin atau obat antidiabetes lainnya, tentu akan ada risiko lainnya yang mungkin lebih buruk. Karena jika penggunaan obat di hentikan, kadar gula darah bisa saja meningkat dan menyebabkan terjadinya komplikasi seperti:

  • Gangguan pengelihatan atau retinopati diabetik
  • Masalah ginjal atau nefropati diabetik
  • Kerusakan saraf atau neuropati diabetik
  • Masalah jantung
  • Masalah kesehatan seksual

9. Alternatif lain yang bisa kamu lakukan, jika ingin berhenti mengonsumsi Metformin

Freepik/schantalao

Jika kamu memutuskan untuk berhenti mengonsumsi metformin. Kamu harus menghindari risiko tersebut dengan melakukan perubahan gaya hidup yang melibatkan diet, kontrol berat badan, dan olahraga secara teratur, meskipun hal ini tidaklah cukup untuk mengatasi penyakit diabetes yang kamu derita.

Nah, itulah tadi informasi mengenai metformin, obat yang umum digunakan untuk penderita diabetes.

Penggunaan obat ini biasanya disesuaikan dengan kondisi kesehatan kamu. Maka dari itu, sangat penting bagi untuk mengonsumsinya di bawah pengawasan medis, agar tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya.

Jangan lupa untuk mematuhi aturan dan dosis yang diberikan oleh dokter ya!

Baca juga:

The Latest