TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Oksigen Gratis & Donor Darah, Solidaritas di Masa Pandemi Covid-19

Banyak gerakan solidaritas muncul saat pandemi

Pexels/Markus Spiske

Kasus Covid-19 di Indonesia semakin meningkat. Hal ini menimbulkan sejumlah masalah, salah satunya yang akhir-akhir ini banyak terjadi, yaitu menipisnya pasokan tabung oksigen untuk perawatan pasien Covid-19.

Di sisi lain, upaya menekan jumlah kasus kematian akibat infeksi Covid-19 semakin digencarkan seiring besarnya kebutuhan pasien Covid-19 yang sedang berjuang sembuh.

Kondisi-kondisi ini kemudian menggerakkan banyak solidaritas di tengah masyarakat. Diantaranya adalah Gerakan Solidaritas Tabung Oksigen Gratis dan Terapi Donor Plasma Konvalesen.

Ingin tahu informasi lebih selengkapnya? Berikut Popmama sajikan informasinya untuk Mama.

1. Gerakan solidaritas tabung oksigen gratis

Freepik/Jcomp Ilustrasi

Dilansir dari tayangan “Sapa Indonesia Malam” Kompas TV, Sabtu (3/7/2021), gerakan solidaritas tabung oksigen gratis dilaksanakan oleh Gerakan Solidaritas Sejuta Tes Antigen untuk Indonesia.

Dalam tayangan tersebut, salah satu inisiator Gerakan Solidaritas Sejuta Tes Antigen (GSSTA) untuk Indonesia, Erry Riyana Hardjapamekas, mengungkapkan bahwa di awal gerakan solidaritas ini didirikan sekitar enam bulan lalu, pihaknya memfokuskan gerakan sosial ini pada akses terhadap alat tes swab antigen yang murah dan menjangkau masyarakat lebih luas.

“Tapi akhir-akhir ini kami berdiskusi ternyata yang paling dibutuhkan sekarang adalah tabung oksigen. Maka kami segera beralih ke program tabung oksigen gratis untuk warga,” ungkap Erry yang juga salah satu komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2003-2007.

Program tabung oksigen gratis untuk warga ini diharapkan bisa menjadi solusi terhadap langkanya tabung oksigen khususnya di wilayah Jabodetabek. Program ini berlangsung pada 1-20 juli 2021.

Erry menjelaskan, dari total 101 tabung oksigen yang tersedia, dalam 3 hari sudah terdapat 70 lebih tabung oksigen yang didistribusikan kepada warga yang sebelumnya mendaftar secara online. Tabung oksigen yang tersedia nantinya akan diprioritaskan berdasarkan kondisi kesehatan pasien.

“Kami meminjamkan tabung oksigen gratis selama 5-7 hari. Setelah tabungnya dikembalikan kepada kami, lalu kami isi lagi tabungnya dan kami siapkan untuk warga lainnya yang membutuhkan,” ujar Erry.

Proses peminjaman tabung oksigen selama kurang lebih satu minggu ini tidak dipungut biaya alias gratis dan dapat diantarkan ke rumah warga yang membutuhkan. Diharapkan dengan adanya gerakan ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan oksigen dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya Covid-19.

Menurut Erry, gerakan ini sangat penting karena kebutuhan oksigen yang tinggi di tengah pandemi Covid-19.

“Kami melihat ada kebutuhan yang luar biasa dari masyarakat sehingga kami pun tergerak untuk segera mengalihkan ke tabung oksigen. Banyak orang yang tidak mampu atau hanya bisa meminjam atau mencari kemana-mana nggak ada. Nah, kami menyediakan tabung oksigen itu walaupun akhirnya kami tidak bisa memuaskan semuanya karena stoknya begitu cepat habis,” ucap Erry.

2. Donor plasma konvalesen

Website Satgas Covid-19 Nasional

Kasus Covid-19 di Indonesia semakin melonjak dan akhir-akhir ini penambahan angka kasus harian terus mencatatkan rekor tertinggi.

Pelopor Terapi Plasma Konvalesen Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha, Theresia Monica menambahkan, hal ini juga disertai peningkatan permintaan donor plasma konvalesen yang merupakan terapi untuk pasien Covid-19.

“Saat ini kenaikan donor plasma konvalesen berbanding lurus dengan kenaikan jumlah kasus positif Covid-19,” ungkap Monica, dilansir dari tayangan “Sapa Indonesia Malam” Kompas TV, Sabtu (3/7/2021).

Plasma konvalesen diyakini dapat membantu pasien membentuk antibodi untuk melawan infeksi virus. Terapi plasma konvalesen adalah terapi dengan memberikan plasma atau bagian darah mengandung antibodi dari pasien Covid-19 yang telah sembuh (penyintas) kepada pasien yang sakit.

Terapi ini merujuk pada sebuah metode pengobatan penyakit karena virus yang telah digunakan selama beberapa tahun terakhir. Untuk melakukan terapi ini dibutuhkan plasma darah dari pasien yang telah sembuh dari Covid-19.

Mereka harus dua kali dinyatakan negatif dalam pemeriksaan swab hidung dan tenggorokan serta telah melakukan isolasi mandiri selama 14 hari di rumah. Metode pengambilan dan transfusi pun mirip dengan donor darah seperti biasa. Namun bedanya, kali ini sampel yang diambil hanyalah plasma darah. 

3. Cara mengakses tabung oksigen gratis

Twitter/@sejutates

Dilansir dari akun Instagram Gerakan Solidaritas Sejuta Tes Antigen untuk Indonesia (GSSTA), @sejutates, bagi warga yang ingin meminjam tabung gas oksigen wajib mengisi formulir online (https://bit.ly/pinjamoksi). Tersedia untuk warga Jakarta, Kota Bogor, Depok, Tangerang, Tangerang Selatan, dan Kota Bekasi.

Peminjaman ini hanya untuk pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri (isoman). Prioritas peminjaman tabung oksigen ditentukan berdasarkan situasi pasien. Tabung dapat diantarkan ke rumah pasien atau warga bisa ambil sendiri di kantor GSSTA, Gedung Komunitas Utan Kayu, Jalan Utan Kayu No. 68H, Jakarta Timur.

Warga yang sudah memenuhi syarat selanjutnya diminta untuk menandatangani surat pernyataan bermaterai Rp 10.000.

Pendaftaran peminjaman dibuka dan ditutup menyesuaikan ketersediaan tabung oksigen dan kapasitas tim relawan memproses peminjaman. Untuk mengecek ketersediaan tabung oksigen, warga bisa memantau di akun Instagram @sejutates dan Twitter @sejutates.

Bagi masyarakat yang juga ingin berdonasi memfasilitasi tabung oksigen untuk pasien Covid-19 bisa melalui rekening Perkumpulan Gerakan Indonesia Kita yang tertera pada laman website https://sejutates.id/ dan Instagram @sejutates.

4. Call center donor plasma konvaselen

Website Satgas Covid-19 Nasional

Pelopor Terapi Plasma Konvalesen Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha, Theresia Monica dalam tayangan “Sapa Indonesia Malam” Kompas TV, Sabtu (3/7/2021), mengatakan bahwa Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kini telah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan TelkomGroup menyediakan informasi terkait donor plasma konvalesen.

“Untuk mendaftar donor plasma konvalesen, calon pendonor dapat menghubungi call center plasma konvaselen di nomor 117 extension 5,” ujar Monica.

Begitupun jika ingin menanyakan ketersediaan stok plasma konvalesen, masyarakat dapat menghubungi call center plasma konvalesen tersebut.

Cara untuk mendapatkan plasma konvalesen cukup mudah, hanya saja tidak semua wilayah memiliki Unit Donor Darah (UDD) PMI yang merupakan tempat penyedia stok plasma konvalesen.

Adapun wilayah yang memiliki UDD PMI antara lain, Jakarta, Tangerang, Sumatra (Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Palembang), Lampung, Jawa Tengah (Semarang, Banyumas, Cilacap, Surakarta), Jawa Timur (Surabaya, Malang, Sidoarjo, Lumajang, Kab. Tuban, Kab. Jember), Jawa Barat (Bandung, Bekasi, Cirebon, Bogor). 

Itulah informasi mengenai tabung oksigen gratis dan donor plasma konvalesen. Semoga lebih banyak lagi gerakan solidaritas lainnya di masa pandemi ini, ya!

Baca juga:

The Latest