TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

7 Fakta Ending Layangan Putus versi Novel Mommy ASF, Menyayat Hati

Ada yang menarik dari ending novel Layangan Putus, perjuangan Mommy ASF tetap tegar

Instagram.com/ecaprasetya

Ending novel Layangan Putus  Mommy ASF dengan versi serial web di WeTV apakah ada perbedaan? Saat ini, serial Layangan Putus tengah naik daun karena ceritanya yang menarik. 

Dari cerita di serial Layangan Putus, kerap dibilang sangat dekat dengan cerita rumah tangga banyak orang di Indonesia.

Sebelum serial web ini diangkat oleh MD Pictures dan tayang di WeTV, sudah ada novel Layangan Putus. Novel tersebut sempat viral pada masanya karena mengangkat cerita sedih yang menyayat hati.

Lantas, bagaimana perbandingan ending serial dan versi novel Layangan Putus? Bagaimana akhir cerita serial yang viral ini?

Berikut Popmama.com rangkum fakta ending Layangan Putus versi novel Mommy ASF.

1. Berawal dari kisah rumah tangga dua orang saling mencintai

Instagram.com/ecaprasetya

Nama dari novel Layangan Putus menurut Mommy ASF atau Eca Prasetya merupakan kata spontan yang ia baca dari saat ia unggah cerita di Facebook. Pada saat itu, Mommy ASF mengaku kalau layangan putus merupakan kata yang tepat untuk mewakili keadaaan rumah tangganya.

"Layangan Putus itu kayak seorang perempuan yang sedang menjalani rumah tangga tapi gamang. Ia terombang-ambing kayak Layangan Putus. Diibaratkan seperti itu," tutur Eca di YouTube MD Entertaiment.

Dari segi cerita, fokus Layangan Putus menceritakan tentang hubungan rumah tangga dua orang yang harmonis. Namun, kisah romantis mereka justru harus berakhir karena adanya orang ketiga.

2. Novel Layangan Putus dibukukan dari cerita Mommy ASF di Facebook tahun 2019

Instagram.com/ecaprasetya

Cerita Mommy ASF kala itu memang viral di Facebook. Banyak yang meninggalkan komentar dan me-repost kembali ceritanya.

Saking viralnya, Mommy ASF sempat menghapus unggahan Layangan Putus di kanal Facebook pribadinya. Saat itu, ia pertama bercerita di tahun 2019.

Layangan Putus versi Mommy ASF menceritakan kisah sedih yang dialaminya. Eca Prasetya, seorang dokter hewan atau dikenal dengan Mommy ASF mengetahui fakta kalau suaminya menikah dengan perempuan lain tanpa sepengetahuan dirinya.

Kemudian cerita yang viral tersebut diangkat atau ditulis ulang oleh Mommy ASF menjadi novel dengan judul serupa pada tahun 2020.

3. Novel Layangan Putus dimulai penuh bahagia, berakhir dengan luka mendalam

Instagram.com/ecaprasetya

Cerita Layangan Putus dimulai dari kisah cinta yang indah dan romantis antara Mommy ASF dengan mantan suaminya. Saat menikah, kebahagiaan mereka lengkap dengan empat orang anak. 

Mommy ASF dan sang Suami saat itu sudah mengarungi berbagai ujian di bahtera rumah tangga mereka. Karena cobaan dan ujian itu, hubungan keduanya semula semakin dekat secara emosional.

Perjuangan mengangkat derajat rumah tangga mereka dimulai dari jualan pulsa. Pasangan ini juga menyewakan ponsel kepada turis di Bali hingga mereka memiliki ekonomi yang lumayan.

Sukse dari nol, banyak suami yang kadang terlena siapa yang sudah menemani dirinya dari bawah. Banyak laki-laki di luar sana yang lupa perjuangan dengan istrinya saat masa-masa susah itu.

4. Novel Layangan Putus menceritakan fakta bahwa sang Suami menikah dengan perempuan lain

Instagram.com/ecaprasetya

Dalam kisah tersebut, sang Suami dari Mommy ASF disebutkan sempat menghilang. Ia pun sempat mengira kalau suaminya saat itu pergi berjihad.

Namun, ia malah mengetahui fakta bahwa suaminya sudah menikah dengan perempuan lain. Tentu saja hati Mommy ASF hancur berantakan.

Suami yang sudah ia temani dari nol, meniti usaha dan ekonomi keluarga bersama mengkhianati dirinya. Hatinya hancur berantakan, kita tidak bisa munafik jika siapa pun perempuan di luar sana mungkin akan merasakan hal yang sama seperti dalam cerita novel Layangan Putus.

5. Akhir cerita novel Layangan Putus, Mommy ASF yang masih tegar dengan kenyataan pahit

Instagram.com/ecaprasetya

Di akhir cerita cintanya dengan mantan suami, Mommy ASF di novel Layangan Putus begitu menggugah. Ia menuliskan sesuatu penyemangat seperti 'jika bukan saatnya untuk tumbang'.

Meski memiliki judul Layangan Putus yang terkesan tak tentu arah, tokoh di dalam novel justru tak ingin menyerah. Ia menyebut jika ia masih banyak pekerjaan rumah (PR).

Ia percaya bahwa keempat anaknya masih memiliki masa depan yang indah. Mommy ASF juga percaya jika Allah SWT yang maha baik akan menjadi penopangnya.

"Permintaanku tak ada satupun yang ia sanggupi. Dari situ aku meneguhkan sikap untuk menyudahi rumah ini. Dalam sujud aku kerap menangis. Takut akan pilihanku yang membuat Allah murka. Namun, pernikahan ini tidak menuju langkah yang sama. Aku merasa kami berbeda visi. Apakah benar syariat poligami seperti ini?," kutipan di dalam novel Layangan Putus.

6. Dalam novel Layangan Putus memutuskan bercerai setelah setahun berumah tangga dalam poligami

Instagram.com/ecaprasetya

Dalam novel Layangan Putus sendiri, di bagian terakhir novel itu menceritakan bagaimana kehidupan rumah tangga poligami si tokoh. Mommy ASF sempat merasa bersalah terhadap dirinya sendiri.

"Mas Aris tak akan mundur dengan rumah tangga ini, walaupun peristiwa ini sangat menoreh luka bagiku."

Dalam beberapa bagian sebelum akhir novel, Mommy ASF masih berbakti kepada suaminya. Meskipun berulang kali ia mengungkapkan tak pernah merasa dilibatkan dalam setiap keputusan rumah tangga. Apalagi dengan kehadiran istri kedua Mas Aris.

"Aku terus merasa diremehkan. Kedudukanku tak dianggap. Dan aku marah akan hal tersebut. Aku tak lagi sanggup menjalani kewajibanku sebagai seorang istri. Aku tak mampu lagi mengenali siapa suamiku. Aku zalim terhadapnya."

Dari segela situasi yang dilalui Mommy ASF di novel, pada dasaranya ia ingin mendukung suaminya ber-ta'addud (lebih dari satu, poligami). Namun, poligami ini justru membuat Mommy ASF kehilangan dirinya. 

Ia tak merasakan kehadiran sang Suami untuk meyakinkan diri Mommy ASF mengenai sunnah itu. Diungkapkan Mommy ASF kalau tujuan suaminya ber-ta'addud dengan istri keduanya, mengapa dan bagaimana tak pernah mendapatkan penjelasan apapun.

"Mas Aris hanya mengkondisikan aku WAJIB menerima situasi ini. Syariatnya tidak salah. Pelakunya yang mungkin belum cukup ilmu untuk mempraktikkannya."

7. Ending Layangan Putus versi novel, Mommy ASF menyelamatkan dirinya dan berserah pada Allah SWT

Instagram.com/ecaprasetya

Di ending novel Layangan Putus, Mommy ASF memohon ampun kepada Allah SWT karena memilih untuk bercerai dengan sang Suami. Ia menyebutkan, 'aku memilih berhenti berbuat dzolim padanya'.

Dari sana Mommy ASF meminta bantuan Allah SWT untuk memantapkan langkahnya, menguatkannya bila memang perpisahan antara dirinya dan Mas Aris harus terjadi.

"Semoga Allah tidak murka atas apa yang sedang ku rencanakan."

Itulah tadi fakta ending Layangan Putus versi novel Mommy ASF yang menyayat hati. Serial Layangan Putus di WeTV akan segera berakhir, bagaimanakah kisah rumah tangga Kinan dan Mas Aris akan dikemas?

Kita tunggu saja ya, Ma!

Baca juga:

The Latest