TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

8 Jenis Olahraga untuk Ibu Hamil Trimester Pertama yang Aman Dilakukan

Pastikan Mama hanya melakukan olahraga yang aman bagi kondisi kehamilan

Freepik

Menjaga diri tetap sehat dan fit pada trimester pertama kehamilan adalah hal terbaik yang dapat Mama lakukan bagi calon buah hati.

Meskipun saat awal kehamilan, Mama akan merasakan beberapa ketidaknyamanan dan juga morning sickness tapi Mama harus tetap aktif bergerak agar badan terasa lebih segar dan fit.

Olahraga juga akan membantu Mama mengatur kenaikan berat badan dan membuat Mama lebih siap untuk melahirkan.

Selain itu cukup berolahraga juga baik untuk memperbaiki suasana hati dan kualitas tidur.

Olahraga pada trimester pertama penting dilakukan asalkan tidak berlebihan. Mama juga bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan mama.

Apa saja sih olahraga untuk ibu hamil trimester pertama yang aman dilakukan? Simak ulasan Popmama.com berikut ini:

1. Pilates bisa redakan nyeri punggung saat hamil

Pexels/Jessica Monte

Pilates dapat membantu Mama mengatasi dua masalah yang akan dirasakan pada awal kehamilan yaitu masalah keseimbangan dan nyeri punggung bagian bawah serta nyeri tulang ekor.

Pilates membantu memperbaiki otot melalui serangkaian gerakan dengan berbagai alat bantu.

Biasanya instruktur akan mengajarkan cara membangun kekuatan pada sesi pertama. Setelah itu baru Mama akan belajar keseimbangan.

Meski pilates diperbolehkan tetapi Mama harus menghindari gerakan berbaring disertai memutar tubuh bagian perut dan pinggang karena dapat menyebabkan diastasis recti. Cukup lakukan pilates satu kali dalam seminggu.

2. Yoga dapat membuat otot tetap luntur

Pexels/Burst

Yoga adalah salah satu jenis olahraga yang mudah dipelajari dan dapat Mama lakukan sendiri di rumah terutama selama masa kehamilan.

Yoga membangun kekuatan dan keseimbangan, menjaga otot agar tetap lentur, mengurangi tekanan darah, dan mengatur ritme pernapasan yang dapat membantu selama proses persalinan.

Meski yoga aman dilakukan tetapi Mama harus menghindari gerakan memutar perut, bertumpu pada kepala, maupun bikram karena berbahaya bagi janin yang dikandung. Lakukan minimal selama 30 menit per minggu.

3. Berlari bisa membakar kalori

Pexels/Pixabay

Berlari adalah olahraga yang paling murah dan mudah dilakukan. Olahraga ini tidak menghabiskan banyak biaya karena hanya bermodalkan sepatu lari yang tepat dan nyaman.

Berlari dapat meningkatkan kekuatan kaki dan tubuh bagian atas karena tangan ikut berayun selama lari. Selain itu olahraga ini juga dapat meningkatkan stamina yang dibutuhkan dalam menjalani kehamilan.

Kalau Mama belum terbiasa lari, cukup lakukan 10 menit setiap harinya selama tiga kali seminggu.

Jika sudah terbiasa maka dapat ditingkatkan durasinya menjadi 30 menit per sesi. Namun, pastikan Mama berkonsultasi dulu ke dokter untuk memastikan apakah kondisi kehamilan mama cukup baik untuk berolahraga lari.

4. Berenang untuk regangkan otot yang kaku

Pexels/Pixabay

Berenang dapat meregangkan otot-otot mama yang terasa kaku. Selain itu air di kolam juga membuat tubuh merasa tenang dan nyaman selama kehamilan.

Yang perlu diperhatikan adalah segera berhenti berenang saat sudah merasa lelah dan lakukan pemanasan sebelum berenang untuk mencegah kram kaki.

Mama bisa melakukan olahraga ini tiga kali seminggu dengan durasi sekitar 20 menit per sesi.

5. Bersepeda kuatkan kaki dan tangan

Pexels/Pixabay

Kalau Mama malas berolahraga saat hamil maka Mama perlu mencoba olahraga yang menyenangkan yaitu bersepeda.

Gerakan pada olahraga ini akan menguatkan otot kaki dan tangan.

Mama bisa menggunakan sepeda statis agar tidak perlu ke luar rumah. Kalaupun ingin bersepeda ke luar rumah pastikan Mama tidak pergi jauh dan selalu gunakan masker serta jaga jarak dengan orang lain.

6. Senam aerobik jadi olahraga yang menyenangkan bagi ibu hamil

Pexels/Bruce Mars

Senam aerobik baik dilakukan selama kehamilan karena dapat melancarkan peredaran darah, meningkatkan kadar oksigen dalam tubuh, melatih kekuatan otot kaki dan tangan, serta belajar pernapasan.

Aerobik juga bisa membakar kalori yang ada di tubuh. Tetap hindari gerakan menghentak atau melompat yang dapat membahayakan janin.

7. Stretching bisa menegah otot terasa kram

Pexels/Nathan Cowley

Stretching sangat cocok dilakukan sebagai alternatif olahraga ibu hamil saat trimester pertama. Mama bisa melakukan olahraga ini kapanpun, dimanapun, dan sesering yang Mama inginkan.

Gerakan stretching ini juga penting dilakukan sebelum Mama melakukan olahraga lainnya untuk mencegah kram.

8. Senam kegel bisa membantu proses melahirkan

Pexels/Bruce Mars

Senam kegel bertujuan melatih otot-otot yang bekerja saat proses melahirkan. Selain itu senam ini juga bermanfaat melancarkan peredaran darah pada ibu hamil.

Nah, itulah delapan jenis olahraga untuk ibu hamil di trimester pertama yang baik dilakukan saat Mama menjalani kehamilan.

Sesuaikan olahraga dengan kondisi tubuh mama dan konsultasikan juga pada dokter kandungan mama.

Baca juga:

The Latest