TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

5 Makanan Alami Ini Bisa Mengobati Demam saat Program Hamil

Beberapa perempuan mungkin alami demam setelah menerima prosedur transfer embrio.

Unsplash/Pablo Merchán Montes

Apakah Mama sedang menjalankan program IVF atau In Fertilisasi Vitro?

Prosedur transfer embrio sendiri memang tidak menyakitkan, namun sebagian besar dari mereka mungkin mengalami ketidaknyamanan.

Dikutip dari Fertilitysolutions, beberapa perempuan akan menjadi demam setelah menerima prosedur transfer embrio. Mereka harus segera menghubungi dokter jika terjadi demam.

Selain obat yang diberikan dokter, 5 makanan sehat ini bisa menurunkan demam saat program hamil. Simak daftarnya yang sudah dirangkum oleh Popmama.com, yuk!

1. Air kelapa membantu mengembalikan cairan tubuh

Unsplash/Xiaoyu Li

Saat demam membuat suhu tubuh Mama meningkat, maka akan mengeluarkan keringat lebih banyak dari biasanya.

Agar tidak terkena dehidrasi yang bisa memperparah kondisi Mama, sebaiknya meminum air kelapa. 

Diinformasikan dari WebMD, air kelapa yang kaya elektrolit dapat mengobati dan mencegah dehidrasi. 

Selain memiliki rasa manis alami, air kelapa juga mengandung glukosan dan elektrolit yang bisa membantu mengembalikan cairan tubuh.

2. Alpukat berperan untuk kekebalan tubuh

Unsplash/Thought Catalog

Selain air kelapa, alpukat bisa menjadi makanan penurun panas saat program hamil.

Bahkan vitamin esensial pada alpukat, ini dapat membantu mengurangi peradangan dan berperan dalam fungsi kekebalan tubuh.

Lebih dari itu, memakan alpukat juga melindungi dari banyak penyakit dan menjaga kesehatan Mama secara keseluruhan. 

Teksturnya yang lembut, alpukat pun mudah dicerna oleh tubuh yang sedang sakit demam.

3. Lemon dan madu bersifat antibakteri dan antimikroba

Unsplash/Francesca Hotchin

Bagi Mama yang sedang demam saat program hamil, maka dapat melakukan pengobatan rumahan dengan lemon dan madu.

Lemon dan madu memang terkenal untuk membantu meningkatkan kekebalan tubuh dan cukup efektif menurunkan demam.

Bahkan madu juga memiliki fungsi antibakteri dan sifat antimikroba yang sangat kuat.

Senyawa ini membuat lemon dan madu menjadi makanan penurun panas yang baik untuk dikonsumsi ketika sakit.

4. Salmon sumber protein terbaik yang mudah dicerna

Unsplash/Caroline Attwood

Ketika Mama mengalami demam, tubuh membutuhkan semua protein yang dapat diperoleh untuk segera pulih.

Salmon adalah sumber protein terbaik yang mudah dicerna sebagai penurun demam saat program hamil.

Dilansir dari Healthline, salmon sangat kaya akan asam lemak omega3 dan memiliki efek antiinflamasi kuat. Fungsinya dapat membantu sistem kekebalan tubuh yang bekerja lebih efektif. 

Selebihnya, salmon juga merupakan makakan yang baik dengan banyak kandungan vitamin dan mineral penting.

5. Yoghurt membantu tubuh sembuh secepat mungkin

Unsplash/Tiard Schulz

Ternyata, yoghurt termasuk salah satu makanan yang bisa menurunkan demam.

Ini karena probiotik merupakan bakteri baik yang dapat menjaga keseimbangan bakteri di usus. Bahkan juga menguatkan sistem kekebalan tubuh.

Diberitahu oleh Geelongmedicalgroup, dokter merekomendasikan konsumsi yoghurt untuk siapa saja yang mengalami demam. Yoghurt sendiri membantu dalam melawan mikroba yang menyebabkan infeksi. 

Dengan mengonsumsi yoghurt, ini juga sumber protein sangat baik yang membantu tubuh sembuh secepat mungkin.

Itulah 5 makanan penurun demam saat program hamil. Pastikan juga untuk beristirahat sebanyak mungkin, ya!

Baca juga:

The Latest