TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Nola Be3 Lakukan Vaksinasi Covid-19 saat Hamil, Amankah?

Nola Be3 sedang hamil anak keempat saat melakukan vaksinasi Covid-19

Instagram.com/@riafinola

Walaupun vaksinasi adalah langkah penting dalam pengendalian Covid-19, namun tidak semua orang dinyatakan aman melakukannya. Meski WHO sudah merekomendasikan vaksin Covid-19 untuk ibu hamil. Nyatanya, masih banyak ibu hamil yang enggan melakukannya. Tetapi, hal ini rupanya tidak berlaku untuk Nola Be3.

Pengalaman Nola B3 vaksinasi Covid-19 saat hamil dibagikan dalam unggahannya di media sosial. Tindakan ini memang menuai pro dan kontra, namun istri Baldy Mulya Putra ini mengaku tidak melakukannya secara ngawur. Bagaimana penjelasan Nola? Berikut rangkuman Popmama.com.

1. Sudah mendapat izin dari dokter

Instagram.com/riafinola

Nola Be3 tak hanya menunjukkan rangkaian momen di mana dia sedang menjalani vaksin. Dia juga memaparkan alasan dirinya melakukan vaksinasi Covid-19. Mengingat saat ini pandemi sudah semakin tak terkendali, maka dia merasa perlu membentengi diri. Dan lagi, Nola sudah melalukan konsultasi dengan dokter dan mendapat izin untuk melakukan vaksinasi.

“Sesuai dengan anjuran dokter Obgyn ku Dr @dokmus183 beliau memberikan surat rekomendasi bahwa saya sudah bisa mendapatkan vaksin Covid-19 ,tepatnya 2 hari lalu sebelum vaksin saya melakukan health screening dengan Dr @drnurulsmc di klinik SMC,” demikian caption yang ditulis Nola.

Meski demikian, Nola mengakui bahwa selama ini tidak banyak ibu hamil yang melakukan vaksinasi karena khawatir dengan efek samping yang akan ditimbulkan. Dengan referensi yang terbatas, Nola berhasil mendapatkan informasi yang cukup dan akhirnya berbulat tekad untuk melakukan vaksinasi, walaupun dirinya sedang mengandung anak keempat.

“Sebelumnya memang saya mencari tahu tentang vaksin untuk ibu hamil ini, karena kayaknya belum banyak yang melakukan vaksin,” lanjutnya.

2. Pro dan kontra vaksin saat hamil

Instagram.com/riafinola

Larangan melakukan vaksinasi bagi ibu hamil memang bukan tanpa alasan. Berdasarkan penelitian yang ada, perempuan memang lebih rentan saat sedang mengandung sehingga dikhawatirkan akan mengalami kondisi drop pasca melakukan vaksin. Meski demikian, sebagaimana diungkapkan Nola, vaksinasi Covid-19 bisa dilakukan jika sudah memasuki trimester kedua.

“Mengingat ibu hamil dapat mengalami keadaan yang lebih berat kalo terpapar Covid-19, vaksinasi saat kehamilan diharapkan bisa mencegah gejala berat. Vaksin (Covid-19) untuk ibu hamil ini sebaiknya di lakukan usia 12 - 36 minggu kehamilan (cmiiw),” lanjut Nola.

“Setelah saya konsultasi juga dengan sepupu yg seorang dokter (internist) semakin yakin bahwa bumil bisa vaksin. Bismillah menjadi ikhtiar kita untuk menjaga kesehatan kita dan bayi dalam kandungan,” lanjut sosok yang tenar sebagai salah satu personil Be3 tersebut.

3. Kondisi Nola Be3 setelah vaksinasi

Instagram.com/@riafinola

Setelah melakukan berbagai riset, Nola memang sudah mantap melakukan vaksinasi. Rupanya semua berjalan dengan lancar, dan Nola bersyukur kondisinya juga baik-baik saja pasca mendapatkan vaksin tersebut. Dia pun meminta para ibu yang lain untuk berbagi cerita tentang pengalaman vaksin dalam kondisi hamil.

“ALHAMDULILLLAAH.. setelah melakukan vaksin saya tidak merasakan keluhan apapun. Tetap seperti biasa, tidak ngantuk, mual, gatal maupun makan berlebihan. Adakah bunda yang sedang hamil di sini sudah melakukan vaksin seperti saya? Share yuk pengalaman dan ceritanya untuk aku dan bunda lainnya,” lanjut Nola.

Pendapat Ahli Kesehatan tentang Vaksin saat Hamil

Pexels/SHVETS production

Penelitian tentang Covid-19 dan vaksinasinya memang terus dilakukan di berbagai belahan dunia. Perkembangan informasi pun muncul setiap saat, termasuk soal boleh tidaknya ibu hamil menerima vaksin Covid-19. Faktanya, ahli kesehatan sebenarnya memang sudah memberikan sinyal hijau atas hal ini.

Perhimpunan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), pada 22 Juni 2021 lalu sudah memberikan pernyataan bahwa ibu hamil juga perlu mendapatkan vaksin, mengingat kondisinya cukup rentan sehingga mungkin akan menunjukkan gejala lebih parah jika terpapar. Hal ini berlaku untuk mereka yang memiliki kemungkinan besar untuk terpapar, misalnya tenaga kesehatan atau orang yang berada di kawasan berisiko tinggi.

Selain itu, di waktu yang hampir bersamaan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga mengumumkan pernyataan bahwa ibu hamil boleh saja mendapatkan vaksin Covid-19. Pasalnya bahan-bahan yang ada di dalam vaksin yang ada saat ini tidak diketahui berpotensi menimbulkan masalah untuk kesehatan. Ditambah lagi, imunisasi justru akan membantu penuntasan pandemi di Indonesia.

Demikian penjelasan singkat Popmama.com tentang pengalaman Nola Be3 vaksinasi Covid-19 saat hamil. Ternyata ibu hamil boleh kok melakukan vaksinasi selama kondisinya benar-benar dipastikan aman secara medis. Jangan lupa meminta surat rekomendasi dokter, ya Ma! Yuk vaksin!

Baca juga:

The Latest