TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Ini Penyebab Kram Perut saat Hamil Tua dan Cara Mengatasinya

Jika sakitnya tidak keterlaluan, kram perut saat hamil tua itu wajar kok.

pixabay/Tawny van Breda

Seiring dengan perkembangan janin di dalam perut perubahan pun semakin banyak terjadi. Perubahan pada tubuh pun semakin terasa, salah satunya adalah kram perut yang sering dialami oleh ibu hamil yang sudah memasuki hamil tua.

Banyak yang berpikir kram perut ini adalah gangguan kehamilan yang berujung pada keguguran. Tapi sebenarnya kram perut yang dialami Ibu hamil itu merupakan hal yang wajar.

Rasa kaku dari kram perut memang terasa cukup mengganggu, tapi ada cara-cara yang bisa Mama lakukan untuk menguranginya.

Berikut ini Popmama.com sudah merangkum penyebab kram perut saat hamil tua dan cara mengatasinya:

1. Perubahan ukuran rahim

pixabay/ contato1034

Seiring dengan tumbuhnya janin dalam rahim, jaringan ikat atau ligamen yang menghubungkan tulang panggul dan rahim akan meregang sehingga rahim terasa kencang.

Kram perut juga mungkin muncul saat Mama melakukan aktivitas sehari-hari seperti saat sedang berolahraga, berusaha bangun dari kursi atau tempat tidur, bersin, tertawa, batuk, dan beberapa aktivitas lain yang kerap membuat gerakan secara tiba-tiba. 

Pada saat hamil tua, kram perut karena hal sepele juga bisa saja terjadi.

2. Posisi rahim

pixabay/ Daniel Reche

Saat janin tumbuh semakin besar, rahim juga bergerak miring ke kanan atau ke kiri. Akibatnya rahim bisa menjadi kencang atau mengalami kontraksi. Hal inilah yang memungkinkan Mama merasakan kram perut lebih sering saat hamil tua.

3. Gas berlebihan di dalam perut

pixabay/ Free-Photos

Karena kehamilan, proses pencernaan akan menjadi lebih lambat dalam mencerna makanan. Saat makanan lebih lama berada di usus besar, makin banyak gas yang diproduksi.

Gas tersebut biasanya bukan hanya di dalam perut, tapi menjalar di bagian punggung dan dada.

Gas inilah yang membuat perut makin mengencang dan menyebabkan kram.

4. Setelah berhubungan seks

pixabay/redgular

Sebagai induksi alami, dokter biasanya menyarankan Mama dan Papa untuk berhubungan seks. Akan tetapi, orgasme dapat menyebabkan kram perut saat hamil yang kerap diikuti dengan sakit pinggang ringan.

Cara Mengatasi Kram Perut saat Hamil Tua

pixabay/Igor Link

Saat kram perut melanda, berbaringlah untuk meredakan nyeri. Jika nyeri di bagian kiri, berbaringlah ke arah kanan atau sebaliknya. Sebisa mungkin posisikan kaki lebih tinggi dari kepala dan gunakan bantal sebagai pengganjal. Sebaiknya Mama menghindari melakukan gerakan tiba-tiba saat kram perut melanda.

Itu tadi penyebab kram perut saat hamil tua dan cara mengatasinya. Jika rasa sakit yang ditimbulkan oleh kram sudah semakin kuat dan menandakan adanya kondisi berbahaya segera hubungi dokter ya, Ma.

Beberapa gejala yang sebaiknya diwaspadai seperti rasa sakit saat buang air kecil, keluar cairan, flek dari vagina, muntah, demam, serta menggigil. Meskipun terdengar sepele kram perut saat hamil tua cukup berbahaya jika disertai gejala tersebut. Sehat terus ya, Ma!

Baca juga: 

The Latest