Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Studi Ungkap Anak yang Lahir di Bulan Juni Lebih Sehat, Ini Alasannya!
Pexels/Mayara Caroline Mombelli
  • Penelitian di jurnal Heliyon menunjukkan anak yang lahir pada bulan Juni cenderung memiliki kesehatan lebih baik karena paparan sinar matahari meningkatkan produksi vitamin D.
  • Riset dari University of Cambridge menemukan bayi yang lahir di bulan Juni umumnya memiliki berat badan ideal dan postur tubuh lebih tinggi saat dewasa.
  • Para ahli menegaskan bahwa faktor utama kesehatan anak tetap berasal dari gizi, pola asuh, aktivitas fisik, dan lingkungan, bukan semata bulan kelahiran.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Setiap orangtua tentu berharap anaknya tumbuh sehat dan memiliki kualitas hidup yang baik sejak lahir. Menariknya, sejumlah penelitian pernah menemukan bahwa bulan kelahiran ternyata dapat berkaitan dengan berbagai aspek kesehatan seseorang. 

Salah satu bulan yang cukup sering menjadi sorotan adalah Juni. Beberapa studi mengungkapkan bahwa anak yang lahir pada bulan Juni disebut-sebut memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh dengan kondisi kesehatan yang baik dibandingkan mereka yang lahir pada bulan-bulan tertentu lainnya. 

Lantas, benarkan anak yang lahir di bulan Juni lebih sehat? Simak pembahasan selengkapnya telah Popmama.com rangkum dari berbagai sumber. 

1. Studi ungkap anak yang lahir di bulan Juni lebih sehat

Pexels/RDNE Stock project

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Heliyon menemukan adanya kaitan antara bulan kelahiran dan kondisi kesehatan seseorang saat dewasa. 

Hasil penelitian yang melibatkan hampir setengah juta partisipan di Inggris tersebut menunjukkan bahwa individu yang lahir pada bulan Juni cenderung memiliki tingkat kesehatan lebih baik dibandingkan mereka yang lahir pada bulan-bulan lainnya. 

Para peneliti menilai hal ini dapat dipengaruhi oleh paparan sinar matahari yang lebih tinggi selama masa kehamilan dan awal kehidupan. Paparan tersebut membantu meningkatkan produksi vitamin D, yang berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh. 

Selain itu, vitamin D juga diketahui berkontribusi dalam mendukung kesehatan mental, termasuk membantu menurunkan risiko stres dan depresi anak. Menariknya, anak-anak yang lahir di bulan Juni juga sering dikaitkan dengan karakter yang ceria dan optimis.

2. Bayi yang lahir di bulan Juni cenderung memiliki berat badan lahir sehat dan postur tubuh lebih tinggi

Pexels/Danik Prihodko

Temuan lain dari penelitian yang dilakukan oleh tim dari Medical Research Council (MRC) Epidemiology Unit, University of Cambridge, menunjukkan bahwa orang yang lahir pada bulan Juni umumnya memiliki berat badan lahir yang ideal. 

Tak hanya itu, anak yang lahir di bulan Juni juga cenderung memiliki tinggi badan lebih baik saat memasuki usia dewasa. Tentu hal ini juga perlu didukung oleh nutrisi yang cukup, pola asuh baik, serta lingkungan sehat.

3. Kesehatan anak tetap ditentukan oleh berbagai faktor

Pexels/kenan zhang

Para ahli sepakat bahwa tumbuh kembang anak tidak ditentukan oleh bulan kelahirannya saja. Asupan gizi cukup, aktivitas fisik, kualitas tidur, stimulasi tepat, dan pola asuh yang baik tetap menjadi faktor utama yang memengaruhi kesehatan anak.

Oleh karena itu, orangtua tidak perlu terlalu fokus pada bulan kelahiran si Kecil saja. Yang lebih penting adalah memastikan kebutuhan fisik dan emosional anak terpenuhi agar mereka dapat tumbuh secara optimal.

Nah, itu dia pembahasan mengenai anak yang lahir di bulan Juni lebih sehat. Semoga bisa jadi ilmu baru untuk Mama dan Papa.

Editorial Team

Related Article