Rakhitis
Kenapa Bayi 8 Bulan Belum Tumbuh Gigi? Ini Penyebabnya

Bayi umumnya mulai tumbuh gigi di usia 6 bulan, tetapi proses pertumbuhan gigi kerap berbeda pada setiap bayi.
Penyebab utama keterlambatan tumbuh gigi, meliputi kekurangan nutrisi, faktor genetik, kelahiran prematur, gangguan endokrin, penyakit sistemik, serta penggunaan obat tertentu.
Mama disarankan rutin memeriksakan kondisi gigi bayi ke dokter dan memastikan asupan vitamin serta mineral tercukupi untuk mendukung pertumbuhan optimal.
Momen tumbuh gigi pertama merupakan salah satu tahap perkembangan bayi yang paling dinantikan oleh orangtua. Umumnya, gigi pertama bayi muncul saat ia berusia 6 bulan.
Meski begitu, setiap bayi memiliki proses tumbuh kembang yang berbeda sehingga waktu kemunculannya dapat terjadi lebih cepat atau lebih lambat.
Ada beberapa faktor yang memengaruhi keterlambatan pertumbuhan gigi pada bayi, termasuk saat si Kecil berusia 8 bulan. Lalu, kenapa bayi 8 bulan belum tumbuh gigi?
Berikut Popmama.com telah merangkum tujuh alasan penyebab bayi 8 bulan belum tumbuh gigi. Yuk, Ma, simak selengkapnya.
Table of Content
1. Faktor nutrisi

Asupan nutrisi merupakan faktor penting yang memengaruhi pertumbuhan si Kecil, termasuk terhadap pertumbuhan gigi.
Apabila si Kecil tidak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup, kondisi ini dapat menghambat proses pertumbuhan giginya, bahkan dapat menyebabkan keterlambatan sampai 1 hingga 4 bulan.
Beberapa nutrisi yang berperan penting dalam mendukung pertumbuhan gigi adalah vitamin dan mineral, seperti vitamin A, vitamin C, vitamin D, serta kalsium.
Asupan vitamin D membantu proses penyerapan kalsium dalam tubuh. Oleh karena itu, jika si Kecil kekurangan asupan vitamin D, proses penyerapan kalisum akan terganggu sehingga pertumbuhan gigi juga akan terhambat.
2. Faktor genetik

Jika keluarga memiliki riwayat pertumbuhan gigi yang terlambat, kemungkinan kondisi serupa juga akan terjadi pada si Kecil.
Pada kondisi ini, keterlambatan pertumbuhan gigi masih tergolong normal akibat dipengaruhi faktor genetik. Beberapa kondisi genetik lainnya, seperti displasia kleidokranial juga memicu keterlambatan pertumbuhan gigi pada si Kecil.
3. Kelahiran prematur

Kelahiran prematur merupakan sebuah kondisi kelahiran bayi yang lebih awal dari waktu kelahiran seharusnya. Kondisi ini membuat bayi memiliki risiko lebih tinggi dalam mengalami keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan diri, termasuk dalam proses pertumbuhan gigi.
Meski begitu, keterlambatan tumbuh gigi pada bayi prematur umumnya bersifat sementara dan gigi akan tetap tumbuh seiring waktu. Namun, bayi yang lahir prematur juga memiliki kadar nutrisi lebih rendah sehingga proses pertumbuhan giginya akan terhambat.
4. Pengenalan tekstur makanan yang terlambat

Jika Mama terlambat memperkenalkan tekstur makanan padat pada si Kecil saat masa MPASI, gusi serta bakal giginya mungkin tidak mendapatkan rangsangan yang cukup sehingga pertumbuhan giginya terlambat.
Padahal, aktivitas mengunyah dan menelan pada si Kecil membantu merangsang area tersebut sehingga mendukung proses pertumbuhan gigi.
5. Penyakit sistemik

Beberapa jenis penyakit sistemik menjadi faktor penundaan pertumbuhan gigi pada si Kecil karena kondisi kesehatan ini memengaruhi proses perkembangan jaringan dan tulang yang berperan dalam pembentukan gigi.
Berikut merupakan beberapa penyakit sistemik yang dapat menyebabkan penundaan pertumbuhan gigi pada si Kecil.
Rakhitis merupakan gangguan pada perkembangan tulang yang disebabkan oleh kurangnya asupan vitamin D dalam tubuh. Kondisi ini tentu memengaruhi proses pembentukan tulang dan gigi sehingga pertumbuhan gigi tidak berlangsung secara optimal.
Anemia
Anemia merupakan kondisi kurangnya asupan sel darah merah dalam tubuh sehingga suplai oksigen ke jaringan tubuh menjadi berkurang.
Kondisi ini tentu memengaruhi jaringan yang berperan dalam pertumbuhan gigi sehingga proses tumbuh gigi dapat mengalami keterlambatan.
6. Gangguan endokrin

Gangguan pada sistem endokrin dapat menunda pertumbuhan gigi si Kecil, salah satu kondisinya ialah hipotiroidisme atau kekurangan hormon pertumbuhan.
Kurangnya hormon pertumbuhan pada si Kecil tentu juga akan memengaruhi proses keterlambatan pertumbuhan giginya.
7. Penggunaan obat medis

Penggunaan obat-obatan tertentu dapat memengaruhi keterlambatan pertumbuhan gigi pada si Kecil. Beberapa jenis obat medis berdampak terhadap proses perkembangan tubuh si Kecil, termasuk perkembangan gigi.
Misalnya, penggunaan antibiotik atau obat-obatan steroid dalam jangka panjang dapat memengaruhi proses pertumbuhan alami tubuh serta respons sistem kekebalan. Kondisi ini secara tidak langsung menyebabkan proses tumbuh gigi menjadi lebih lambat.
Berikut merupakan tujuh alasan kenapa bayi 8 bulan belum tumbuh gigi. Umumnya, kondisi keterlambatan tumbuh gigi dapat membaik seiring waktu.
Namun, Mama dapat memeriksa kondisi pertumbuhan gigi si Kecil kepada dokter gigi secara rutin, bahkan sejak ia berada pada usia 6 bulan agar dokter dapat memberikan pendampingan yang tepat.
Selain itu, Mama juga perlu memastikan si Kecil mendapatkan asupan nutrisi yang cukup, terutama terhadap vitamin dan mineral untuk mendukung pertumbuhan gigi.
Semoga artikel ini bermanfaat dalam membantu Mama memahami kondisi keterlambatan tumbuh gigi pada si Kecil serta cara mengatasinya, ya, Ma.
















-DB5rOaIF9UfXQCjfuBHRVkmRF6D7khaN.png)

