Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
7 Ide Seru Bicara dengan Bayi saat Ganti Popok, Bantu Otak Berkembang
Freepik

  • Mengajak bayi berbicara sejak dini, termasuk saat ganti popok, terbukti penting untuk perkembangan bahasa dan otaknya melalui interaksi timbal balik dan intonasi suara orangtua.
  • Rutinitas mengganti popok bisa jadi momen belajar dengan cara bernyanyi, kontak mata, serta sentuhan lembut yang menumbuhkan rasa aman dan memperkuat ikatan emosional bayi.
  • Orangtua disarankan berbicara dengan nada natural sambil merespons ocehan bayi atau menggunakan mainan sederhana agar stimulasi sensorik dan kognitifnya berkembang optimal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bayi mungkin belum mengerti apa yang orangtua bicarakan. Namun, penelitian justru menunjukkan bahwa mengajak bayi mengobrol sejak dini sangat penting untuk perkembangan bahasa dan otaknya, lho! Di momen ini dan usia tertentu, bayi sudah mulai menangkap suara dan intonasi sejak lahir.

Misalnya, percakapan bolak-balik (respons–balasan) membantu membangun area bahasa di otak bayi. Kemudian, dikutip dari The Bump, cara bicara seperti parentese (nada lembut, seperti bernyanyi) bisa meningkatkan kosakata bayi di kemudian hari.

Kapan momen mengobrol dengan bayi ini bisa dilaksanakan? Ternyata aktivitas harian seperti mengganti popok justru direkomendasikan sebagai waktu terbaik untuk berbicara dengan bayi. Orangtua disarankan menarasikan aktivitas, misalnya saat mengganti popok atau memakaikan baju

Saat rutinitas seperti ini, bayi belajar memahami kata dan konteks dari tindakan yang dilakukan.

Jika Mama dan Papa bingung agar bayi tertarik dengan obrolan saat ganti popok, ada beberapa hal yang bisa dilakukan, nih. 

Berikut Popmama.com rangkum informasi mengenai cara menghibur bayi saat ganti popok yang bermanfaat untuk otaknya!

1. Jadikan suasana ganti popok menyenangkan untuk bayi

Freepik

Bayi perlu dilatih untuk melakukan aktivitas rutin dengan menyenangkan. Tentunya hal itu diawali dari orangtua yang membangun suasana menyenangkan di momen tersebut. Mama dan Papa bisa berbicara dengan bayi dengan nada riang!

Cara ini akan bekerja dengan membangun mood bahagia untuk orangtua saat melakukan ganti popok. Tentunya juga akan berefek ke bayi. Mereka lebih fokus mengenali suara, intonasi, dan bunyi. Orangtua senang, bayi pun demikian!

2. Bernyanyi lagu sederhana

Freepik

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya kalau berbicara ke bayi dengan nada sederhana bisa membantu perkembangan otak terutama bahasanya. Ini bisa dilakukan saat mengganti popok, lho! Tentunya si Kecil juga jadi lebih tenang dan terhibur.

Irama dan repetisi dalam lagu juga membantu perkembangan memori dan kemampuan bahasa bayi. Nyanyian sederhana seperti, “Kepala, pundak, lutut, kaki..,” merupakan pilihan yang cocok untuk dinyanyikan bersama si Kecil.

3. Lakukan kontak mata dengan bayi saat mengganti popok

Freepik

Sama seperti mama dan papa saat bicara dengan orang dewasa lain, melihat si Kecil sedang mengganti popok juga perlu kontak mata. Mengapa ini penting? Alasannya karena kontak mata ini bayi akan merasa lebih diperhatikan. Meski ia belum mengerti sepenuhnya, orangtua bisa membangun kontak erat dengan bayi diawali dari ini. 

Bayi juga akan merasa dekat secara emosional karena mendapatkan tatapan penuh cinta dari orangtuanya.

4. Berikan sentuhan lembut

Freepik

Si Kecil bisa saja rewel bahkan sebelum mengganti popok. Selain bernyanyi agar suasana menyenangkan, Mama dan Papa juga dapat memberikan sentuhan lembut kepadanya. Sentuhan seperti mengelus kaki, perut, atau tangan bayi bisa memberikan rasa aman dan nyaman.

Stimulasi sentuhan ini penting untuk perkembangan sensorik dan emosional bayi. Selain itu, sensasi sentuhan ringan ini biasanya membuat bayi tertawa dan tersenyum sehingga suasana mengganti popok menjadi lebih menyenangkan.

5. Respons setiap suara bayi agar terjadi timbal balik

Freepik

Momen berganti popok bayi bisa diiringi dengan feedback atau ocehan dari si Kecil. Saat bayi mengeluarkan suara, coba balas seolah sedang “berbicara” dengannya. Meski kita dan bayi belum sama-sama mengerti, tapi feedback ini penting!

Interaksi ini membantu bayi belajar pola komunikasi, lho. Terutama dengan orang terdekatnya yang mampu meningkatkan kepercayaan diri, dan memperkuat koneksi emosional.

6. Bisa dibantu menggunakan mainan kesukaannya

Freepik

Berikan bayi mainan ringan atau benda berwarna cerah agar perhatiannya teralihkan. Selain menghibur, ini juga melatih koordinasi mata dan tangan serta fokus bayi.

Jika tidak dengan mainan, maka bisa melakukan kegiatan sederhana. Misalnya melakukan cilukba yang bisa membuat bayi tertawa dan merasa senang! Permainan ini membantu bayi memahami konsep keberadaan (object permanence) yang penting dalam perkembangan kognitif.

7. Bicara dengan nada natural orangtua, tidak perlu berlebihan

Freepik

Saat orang dewasa berbicara dengan anak kecil, nada suara biasanya berubah. Padahal cara terbaik ternyata menggunakan nada natural orangtua yang tidak berlebihan. Artinya, cukup ajak si Kecil berbicara seperti percakapan sehari-hari.

Walau bayi belum sepenuhnya memahami atau menirukan, kebiasaan ini tetap membantu memperkenalkan kosakata sejak dini. Bayi juga mulai belajar mengaitkan kata dengan tindakan maupun benda yang ada di sekitarnya.

Itulah tadi cara menghibur bayi saat ganti popok yang bermanfaat untuk otaknya. Semoga membantu untuk Mama dan Papa, bisa langsung dipraktikkan!

Editorial Team