11 Tips agar Mama Mantap Memutuskan Minta Bantuan untuk Mengasuh Bayi

Jika kondisi Mama sudah sangat kewalahan, meminta bantuan orang lain adalah wajar

3 Februari 2020

11 Tips agar Mama Mantap Memutuskan Minta Bantuan Mengasuh Bayi
Freepik/Maksymiv-yura

Mengasuh bayi sendiri lumayan merepotkan. Mungkin Mama saat ini merasa ingin meminta bantuan. Namun takut sehingga terasa seperti memaksa pada orang lain. 

Mengasuh bayi memang membutuhkan energi dan kesabaran yang luar biasa, jadi tidak apa-apa jika Mama dibantu orang lain. 

Berikut ini Popmama.com berikan 12 tips agar Mama tidak canggung meminta bantuan orang lain.

1. Tuliskan dan jelaskan ke dalam daftar atau jurnal apa yang ada di pikiran Mama

1. Tuliskan jelaskan ke dalam daftar atau jurnal apa ada pikiran Mama
Pixabay/stocksnap

Ditengah-tengah kesibukan dan tekanan sebagai orangtua, memang sulit untuk berpikir dengan jelas. Untuk mendapatkan bantuan, cobalah tuliskan hal-hal yang membuat Mama kewalahan. Catatan ini bisa memudahkan Mama untuk membicarakan jenis bantuan yang dibutuhkan.

Buatlah daftar segala sesuatu yang terasa berat hingga ringan untuk dilakukan. Kemudian pilah ke dalam kategori prioritas tertinggi hingga terendah. Daftar ini juga bisa memantapkan diri Mama sebelum mengambil keputusan untuk minta bantuan.

2. Simpan daftar tugas Mama agar lebih mudah saat memberikan arahan pada orang lain

2. Simpan daftar tugas Mama agar lebih mudah saat memberikan arahan orang lain
Freepik

Menyimpan daftar tugas memang tidak akan membantu Mama memilah-milah pikiran. Namun itu akan berguna saat memberikan arahan pada orang lain. 

Ketika ada keluarga, saudara, atau sahabat yang berkunjung. Mereka seringkali ingin membantu Mama mengasuh si Bayi. Jika ada tangan lain untuk si Bayi, Mama bisa melakukan hal lain di daftar Mama, misalnya mencuci pakaian atau menggosok toilet.

3. Jangan takut untuk menegur atau menindaklanjuti bantuan

3. Jangan takut menegur atau menindaklanjuti bantuan
Freepik

Bagaimana jika teman atau saudara yang berjanji memberikan bantuan kemudian ingkar?

Mama berhak lho, meminta ulang kepada mereka. Bicarakan baik-baik, mengingatkan atau menghimbau mereka menepati janji. Tapi, tetaplah berbesar hati, jika mereka memutuskan untuk tidak jadi membantu.

Mengecewakan jika memiliki kebutuhan yang diabaikan, apalagi saat Mama sibuk untuk merawat bayi. Teruslah berusaha memenuhi kebutuhan Mama, apa pun itu. Sebelum minta bantuan ke orang lain di luar rumah mama, sudah minta bantuan ke Papa belum nih?

4. Gunakan layanan online untuk pekerjaan yang bisa diserahkan ke orang lain

4. Gunakan layanan online pekerjaan bisa diserahkan ke orang lain
Freepik/pressfoto

Mengasuh bayi itu pasti lebih penting daripada menyikat kamar mandi. Tapi, membiarkan kamar mandi kotor, juga bukan hal yang bijaksana. Nah, untungnya, sekarang ini banyak layanan jasa untuk urusan mengurus rumah, membeli makanan, membeli obat, belanja kebutuhan sehari-hari, dan lainnya.

Jika Mama enggan minta bantuan dari teman dan saudara untuk urusan rumah, gunakan saja jasa ini. Toh, Mama bisa memantau pekerjaan mereka melalui aplikasi atau dengan cara melihat langsung. 

Memakai jasa yang dibayar, rasanya lebih mudah dan sudah pasti mereka adalah tenaga profesional untuk bidangnya masing-masing. 

Editors' Picks

5. Mencoba mencari bantuan dengan menggunakan platform online

5. Mencoba mencari bantuan menggunakan platform online
Pexels/Bruce Mars

Meskipun saat ini belum ada aplikasi atau situs web yang benar-benar dimaksudkan untuk meringankan beban orangtua baru, namun sudah ada cukup banyak aplikasi yang bisa membantu Mama.

Jika tidak ada waktu belanja, Mama bisa belanja online. Jika tidak punya tenaga membersihkan rumah, sudah ada tenaga membersihkan yang bisa dibooking secara online. Bahkan, jika akhirnya Mama perlu tenaga pengasuh, Mama bisa mencarinya di situs online. Sudah pasti, cari situs yang terpercaya dan direkomendasikan baik oleh orang-orang yang pernah memakai jasanya. 

6. Pilih seseorang yang benar-benar tepat dan rela membantu Mama

6. Pilih seseorang benar-benar tepat rela membantu Mama
Freepik

Ketika Mama merasa percaya diri untuk melakukan semuanya seorang diri. Bagaimana dengan mencari seseorang yang tidak ragu menuruti keinginan Mama?

Meminta bantuan melalui teman baik atau anggota keluarga yang dapat diandalkan jika terjadi sesuatu. Sehingga Mama tidak perlu khawatir tentang memaksakan. 

Pasti semua memiliki satu anggota keluarga yang tidak akan ragu untuk membicarakan kebutuhan mama. 

7. Gunakan media sosial dengan bijak untuk mencari dukungan

7. Gunakan media sosial bijak mencari dukungan
Pixabay/Wokandapix

Seperti yang mungkin Mama pelajari dari sebelumnya, media sosial bisa menjadi berkah dan juga kutukan. Ini tidak sepenuhnya salah ketika datang perasaan terbantu dan didukung setelah kedatangan bayi.

Media sosial dapat menjadi tempat untuk mencari dukungan dari Mama baru lainnya dan benar-benar terhubung dengan kelompok orangtua dan sumber daya lainnya di komunitas. Mama bahkan menemukan tips bermanfaat dari orangtua baru lainnya.

Namun, untuk mencari bantuan dari teman dan keluarga, tidak menyarankan untuk menyiarkannya di media sosial. Memposting hal semacam itu di media sosial bisa terasa sangat rentan, dan justru takutnya akan disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

8. Bergabung ke dalam grup dukungan untuk orangtua

8. Bergabung ke dalam grup dukungan orangtua
Freepik/ Javi_indy

Bagi siapa pun yang memiliki hubungan kurang sempurna dengan keluarga, mungkin lebih mudah untuk berbagi beban dengan mereka yang berada di luar lingkaran langsung kita. Cobalah untuk masuk ke dalam grup dukungan orangtua.

Kelompok-kelompok ini dapat ditemukan untuk setiap masalah orangtua baru dari menyusui hingga pakaian bayi. Tidak ada salahnya menghabiskan waktu dengan orang-orang di yang memiliki permasalahan yang sama dengan Mama, kan?

Mama juga tidak pernah tahu pintu pertolongan apa yang bisa dibuka oleh kelompok pendukung. Dalam hal ini Mama juga mendapatkan relasi lebih luas lagi.

9. Menghubungi seorang profesional untuk membantu memecahkan permasalahan

9. Menghubungi seorang profesional membantu memecahkan permasalahan
Freepik/Tirachardz

Konsultan laktasi, dokter anak, dan terapis keluarga hadir karena suatu alasan. Dengan berbagai pekerjaan yang menumpuk, bantuan dari teman dan keluarga mungkin tidak dapat menemukan titik terangnya. Mungkin sudah waktunya untuk menghubungi seorang profesional.

Bahkan tidak perku takut atau malu saat melakukannya. Jika seorang Mama baru sedang berjuang untuk menemukan seorang terapis yang dapat membantu, hubungi Mama-Mama baru lainnya yang kemungkinan besar telah menggunakan bantuan juga. 

Untuk pertanyaan tentang perawatan bayi atau menyusui, jangan ragu untuk mengunjungi dokter anak. Dokter bisa memiliki rekomendasi tentang kemana Mama bisa mendapat bantuan tepat. 

10. Tidak perlu malu untuk meminta bantuan pada kebaikan orang asing

10. Tidak perlu malu meminta bantuan kebaikan orang asing
Freepik

Ada dimana waktu dan tempat, saat Mama dan si Kecil di luar rumah, dan butuh bantuan saat itu juga. Untuk itu, jangan segan meminta bantuan dari orang asing. Bagaimana caranya?  

Hal terbaik yang dapat dilakukan adalah menggunakan kontak mata dan permohonan singkat agar orang itu tahu Mama sedang mencari bantuan. Mama langsung dapat bertanya pada orang tersebut.

Jangan lupa selalu ucapkan terima kasih atas bantuan mereka karena orang-orang suka merasa dihargai atas tindakan kebaikan mereka.

Bantuan macam apa yang bisa Mama dapatkan di luar? Misalnya saat akan keluar gedung, Mama bisa minta bantuan untuk membukakan pintu atau membantu memegang stroller saat turun eskalator.

11. Mulailah melakukan komunikasi dan koordinasi yang lebih sering dengan Pak Suami

11. Mulailah melakukan komunikasi koordinasi lebih sering Pak Suami
Freepik

Pilih waktu yang tepat untuk membahas kebutuhan Mama dan Papa. Komunikasikan hal itu dengan suasana hati dan waktu yang santai. 

Hal terbaik yang dapat Mama dan Papa lakukan adalah bersikap terbuka terhadap fleksibilitas, mengetahui bahwa kadang-kadang Mama akan membutuhkan lebih banyak bantuan daripada yang lain.

Jika menjalani hidup dengan kemandirian, mungkin sulit untuk mengakui bahwa kita tidak bisa melakukan semuanya sendiri.  Tetapi menjadi orangtua baru adalah saat penyesuaian besar, dan tidak ada rasa malu dalam mengkomunikasikan kebutuhan Mama. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.