Popmama.com/Marelda Ananda Kesuma Putri/AI
Pada kulit bayi yang baru lahir terkadang muncul ruam atau binti-bintik merah. Kondisi ini disebut erythema toxicum neonatorum (ETN), yaitu ruam kulit jinak dan bersifat sementara yang sangat umum terjadi pada bayi baru lahir.
Kondisi ini bisa memengaruhi 40-70% bayi baru lahir sehat, dan biasanya muncul dalam 24-72 jam pertama kehidupan. ETN ini bisa sembuh dengan sendirinya dalam 1–2 minggu.
Ruam ditandai dengan munculnya bercak merah (makula), yang terkadang disertai dengan benjolan putih atau kekuningan di bagian tengahnya (pustula). Kondisi ini umumnya tidak berbahaya, tidak menular, dan tidak menimbulkan rasa sakit.
ETN sering kali muncul pada bagian wajah, dada, pungggung, lengan, dan kaki bayi. Tapi, ETN tidak pernah muncul di telapak tangan maupun telapak kaki. Kondisi ini bisa muncul dan menghilang dalam waktu singkat, bahkan terkadang terlihat berpindah dari satu bagian tubuh ke bagian lainnya.
Hingga saat ini, penyebab pasti ETN belum diketahui. Tapi, banyak ahli menduga kalau kondisi ini berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh bayi yang baru lahir masih menyesuaikan diri dengan lingkungan di luar rahim.
Reaksi ini merupakan bagian normal dari proses perkembangan tubuh bayi dan bukan disebabkan oleh infeksi atau alergi makanan. Tapi, jika kondisi ini tak membaik setelah 2 minggu dan disertai dengan gejala lain, Mama sebaiknya segera memeriksakan kondisi si Kecil kepada dokter.