Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
6 Tanda Bayi Terlalu Banyak Minum Susu, Mama Perlu Tahu
Magnific/Magnific
  • Overfeeding dapat terjadi pada bayi yang menyusu langsung maupun memakai botol, ketika asupan susu melebihi kemampuan tubuhnya menerima.
  • Tandanya meliputi gelisah, muntah atau gumoh, menolak susu, batuk atau tersedak saat minum, serta perut kencang dan kembung.
  • Kenaikan berat badan yang sangat cepat perlu diperhatikan; bila bayi terus muntah atau sangat tidak nyaman, konsultasikan ke dokter anak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Enam tanda bayi kemungkinan menerima susu berlebihan meliputi gelisah, muntah atau gumoh, menolak susu, batuk atau tersedak saat minum, perut kencang atau kembung, serta kenaikan berat badan sangat cepat.
  • Who?
    Bayi yang menyusu langsung maupun minum menggunakan botol dapat mengalami kondisi ini. Orangtua perlu memperhatikan isyarat kenyang dan ketidaknyamanan bayi setelah menyusu.
  • Where?
    Kondisi dapat muncul saat atau setelah bayi menyusu, baik melalui pemberian ASI langsung maupun susu dengan botol.
  • When?
    Tanda dapat terlihat ketika bayi minum susu terlalu cepat atau melebihi kemampuan lambungnya menampung susu, termasuk segera setelah sesi menyusu.
  • Why?
    Lambung bayi yang masih kecil dapat kesulitan menampung susu berlebihan. Aliran susu yang terlalu deras juga dapat membuat bayi kesulitan mengisap dan menelan.
  • How?
    Bayi dapat menunjukkan ketidaknyamanan, rewel, melepas puting atau menolak botol, muntah, batuk, tersedak, serta perut membuncit. Bila terus muntah atau sangat tidak nyaman setelah susu formula, konsultasikan dengan dokter anak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bayi bisa minum susu terlalu banyak. Perutnya jadi tidak enak dan ia rewel. Bayi bisa muntah, gumoh, menolak susu, batuk, atau tersedak. Perutnya juga bisa kembung dan kencang. Berat badannya mungkin naik cepat. Kalau bayi terus muntah atau sangat tidak nyaman, Mama perlu bertanya kepada dokter anak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Melihat bayi menyusu dengan lahap tentu bisa membuat Mama merasa lega karena kebutuhan nutrisinya terpenuhi dan menjadi momen berharga bagi orangtua.

Dalam kondisi tertentu, bayi juga bisa mengalami overfeeding, yaitu ketika si Kecil mendapat susu melebihi jumlah yang dapat diterima oleh tubuhnya.

Kondisi ini dapat terjadi baik pada bayi yang menyusu langsung maupun minum susu menggunakan botol.

Agar Mama tidak keliru membedakan bayi yang masih lapar dan sudah kenyang, berikut Popmama.com rangkum tanda bayi terlalu banyak minum susu yang perlu diperhatikan.

1. Menunjukkan ketidaknyamanan

Magnific/onlyyouqj

Melansir Baby Centre, bayi yang terlalu banyak minum susu dapat merasa tidak nyaman dan gelisah karena perutnya terlalu penuh.

Untuk membantu meredakannya, Mama bisa memandikan si Kecil dengan air hangat sambil menggerakkan kedua kakinya secara perlahan seperti gerakan mengayuh sepeda.

2. Muntah atau gumoh

Magnific/Magnific

Menurut The Bump, bayi yang minum susu terlalu banyak atau terlalu cepat dapat mengalami muntah atau gumoh.

Hal ini terjadi karena lambung si Kecil yang masih kecil belum mampu menampung susu dalam jumlah berlebihan. Akibatnya, susu bisa kembali keluar melalui mulut, bahkan hingga hidung.

3. Menolak susu lagi

Magnific/rawpixel.com

Samitivej Hospital menyebutkan, bayi yang sudah terlalu banyak minum susu dapat menunjukkan tanda kenyang dengan menolak susu berikutnya.

Si Kecil mungkin melepas puting, menolak botol, atau berhenti menyusu meski sebelumnya masih terlihat lahap. Saat bayi mulai menunjukkan tanda kenyang, Mama sebaiknya tidak memaksanya untuk kembali minum.

Cukup ikuti isyarat dari si Kecil dan berikan susu kembali ketika ia mulai menunjukkan tanda lapar.

4. Batuk atau tersedak saat minum susu

Magnific/onlyyouqj

Mengutip Baby Centre, batuk atau tersedak saat menyusu dapat terjadi ketika aliran susu terlalu deras sehingga bayi kesulitan mengatur proses mengisap dan menelan.

Kondisi ini juga bisa menjadi tanda bahwa si Kecil menerima susu lebih cepat atau lebih banyak dari yang mampu ditanganinya.

5. Perut terasa kencang dan terlihat kembung

Magnific/Magnific

Coba perhatikan kondisi perut si Kecil setelah menyusu. Jika perut terlihat lebih membuncit, terasa kencang, dan bayi menjadi rewel, bisa jadi ia merasa terlalu kenyang.

Samitivej Hospitals mencatat bahwa perut yang terasa kencang dan sangat kembung, terutama disertai tangisan setelah menyusu, termasuk tanda yang dapat muncul pada over breastfeeding.

6. Berat badan naik dengan cepat

Magnific/Magnific

Kenaikan berat badan memang menjadi salah satu tanda bahwa bayi mendapatkan nutrisi yang cukup. Namun, peningkatan berat badan yang berlangsung sangat cepat juga perlu diperhatikan.

Samitivej Hospitals menyebutkan bahwa kenaikan berat badan bayi yang lebih cepat dari normal dapat menjadi salah satu tanda over breastfeeding.

Meski begitu, berat badan sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya patokan karena setiap bayi memiliki pola tumbuh dan kebutuhan susu yang berbeda.

Jika bayi terus muntah atau tampak sangat tidak nyaman setelah minum susu formula, sebaiknya konsultasikan dengan dokter anak agar kondisi si Kecil dapat diperiksa lebih lanjut.

Curated For You

Editorial Team

Related Article