Tumbuh kembang si Kecil tentu menjadi perhatian Mama dan Papa, terutama saat bayi mulai memasuki tahap perkembangan motorik. Salah satu kemampuan awal perkembangan motorik kasar, ketika bayi mulai belajar untuk mencapai posisi tengkurap.
Tengkurap dilakukan saat bayi berada pada posisi perut di bawah dan tubuh menghadap ke lantai. Dalam posisi ini, bayi akan berusaha mengangkat kepala dan menopang tubuh dengan lengan. Gerakan tersebut membantu memperkuat otot leher, bahu, punggung, dan lengan.
Setelah otot tubuhnya semakin kuat, bayi akan lebih siap untuk belajar duduk, merangkak, hingga berdiri. Proses ini berlangsung secara bertahap dan saling berkaitan satu sama lain. Kemampuan tengkurap pada setiap bayi tidak selalu muncul di waktu yang sama.
Perbedaan ini wajar terjadi karena setiap bayi memiliki proses tumbuh kembang yang berbeda. Jika bayi belum menunjukkan kemampuan tengkurap setelah usia tertentu, kondisi ini perlu diperhatikan karena bisa menjadi tanda keterlambatan tumbuh kembangnya.
Untuk itu, berikut Popmama.com telah siapkan penjelasan mengenai pada umur berapa bayi bisa tengkurap. Yuk, kita cari tahu, Ma!
