5 Jenis Susu Formula untuk Bayi Sembelit, Bantu Lancarkan BAB si Kecil

- Bayi bisa mengalami sembelit akibat susu formula, sehingga penting memilih jenis susu yang sesuai atau tetap mengutamakan ASI eksklusif untuk mencegah gangguan pencernaan.
- Terdapat beberapa pilihan susu alternatif seperti susu kedelai, bebas laktosa, almond, oat, dan rice milk yang dapat membantu melancarkan BAB bayi dengan kandungan serat dan nutrisi berbeda.
- Pemilihan susu harus disesuaikan dengan kondisi pencernaan dan kebutuhan nutrisi bayi, serta sebaiknya dikonsultasikan ke dokter jika sembelit tidak kunjung membaik.
Bayi sangat rentan mengalami gangguan pencernaan, salah satunya adalah sembelit. Kondisi ini dapat menyebabkan bayi buang air lebih jarang dari biasanya atau bahkan tidak sama sekali.
Pada dasarnya, bayi yang sembelit akibat susu formula bisa dicegah dengan mengutamakan pemberian ASI eksklusif. Namun, jika Mama tetap membutuhkan alernatif susu formula sebagai konsumsi harian si Kecil, maka harus diperhatikan jenis sufor yang diberikan.
Berikut Popmama.com siap membahas beberapa jenis susu formula untuk bayi sembelit.
1. Susu kedelai

Susu kedelai menjadi pilihan yang sangat populer sebagai susu alternatif bagi bayi alergi susu sapi. Jenis susu yang terbuat dari kacang kedelai ini mengandung kalori, protein, lemak, zat besi, kalium, dan kalsium.
Namun, perlu diketahui bahwa susu kedelai tidak boleh diberikan sembarangan kepada bayi di bawah enam bulan.
Pasalnya, susu kedelai memiliki kandungan fitoestrogen. Selain itu, sistem pencernaan bayi juga belum mampu menyerap nutrisinya susu kedelai dengan baik.
2. Susu bebas laktosa

Beberapa bayi mengalami kesulitan mencerna laktosa yang terdapat pada susu sapi. Kondisi ini bisa menyebabkan gangguan pencernaan seperti kembung, gas berlebih, hingga sembelit.
Untuk mengatasinya, susu rendah laktosa atau bebas laktosa sering menjadi pilihan. Meski kandungan laktosanya dihilangkan, nutrisi di dalam susu ini umumnya tetap lengkap sehingga kebutuhan gizi bayi tetap terpenuhi.
Rasanya juga cenderung sedikit lebih manis dibanding susu biasa. Namun, Mama tetap perlu memperhatikan reaksi tubuh si Kecil karena pada beberapa kasus, bayi dengan intoleransi berat atau alergi tertentu masih bisa mengalami keluhan meski sudah mengonsumsi susu bebas laktosa.
3. Susu almond

Susu almond juga cukup banyak dipilih sebagai alternatif susu untuk bayi yang mengalami sembelit. Susu ini dibuat dari almond yang dihaluskan hingga menjadi pasta, lalu dicampur air sehingga menghasilkan tekstur menyerupai susu.
Salah satu keunggulan susu almond adalah kandungan seratnya yang dapat membantu mendukung kesehatan pencernaan. Serat berperan penting dalam membantu melunakkan feses sehingga BAB bayi bisa lebih lancar.
Selain itu, susu almond juga mengandung beberapa nutrisi seperti protein, kalium, kalsium fortifikasi, dan kalori yang dibutuhkan tubuh.
4. Susu oat

Jika bayi tidak cocok dengan susu kedelai maupun susu almond, oat milk alias susu oat bisa menjadi alternatif lainnya. Susu ini dibuat dari oat yang diolah menjadi pasta, lalu dicampur dengan air hingga menghasilkan minuman bertekstur lembut.
Oat dikenal memiliki kandungan serat alami yang baik untuk menjaga kesehatan saluran cerna. Karena itu, oat milk sering dianggap membantu mengurangi risiko sembelit pada bayi.
Rasanya juga cenderung ringan dan creamy membuatnya lebih mudah diterima oleh beberapa anak yang sensitif terhadap susu tertentu.
5. Rice milk

Rice milk atau susu beras dibuat dari air rebusan nasi atau beras yang telah diolah. Jenis susu ini umumnya dipilih jika bayi tidak cocok dengan berbagai alternatif susu lainnya, seperti susu kedelai atau oat milk.
Teksturnya yang ringan membuat rice milk lebih mudah dicerna oleh sebagian bayi. Namun, kandungan proteinnya cenderung lebih rendah dibanding jenis susu alternatif lainnya.
Karena itu, penggunaannya perlu disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi si Kecil dan sebaiknya tetap didampingi anjuran dokter agar tumbuh kembang bayi tetap optimal.
Nah, itu dia beberapa jenis susu formula untuk bayi sembelit. Jika sembelit berlangsung terus-menerus atau bayi tampak tidak nyaman, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.
















