Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Berapa Takaran Protein Hewani untuk Mencegah Stunting? Ini Faktanya
Pexels/Rasul Yarichev
  • Protein hewani penting untuk mencegah stunting karena mengandung asam amino esensial lengkap dan mudah diserap tubuh, mendukung hormon pertumbuhan serta perkembangan otak bayi.
  • Riset Kemenkes menunjukkan pemberian satu butir telur per hari pada bayi 6–9 bulan menurunkan risiko stunting, terutama bila dikombinasikan dengan sumber protein hewani lain seperti ikan atau daging.
  • Bayi usia 6–24 bulan membutuhkan sekitar 10–12 gram protein harian; porsi disesuaikan usia dan tekstur MPASI, dengan memastikan semua bahan hewani dimasak matang sempurna.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bayi usia 6 bulan sudah bisa diberikan MPASI untuk melengkapi nutrisi tumbuh kembangnya. Salah satu yang penting untuk masa perkembangan dan pertumbuhan bayi adalah protein hewani. Protein hewani ini sangat efektif untuk mencegah stunting, yaitu kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis. 

Ini karena protein hewani mengandung asam amino esensial yang lebih lengkap dan lebih mudah diserap oleh tubuh bayi dibandingkan protein nabati, sehingga sangat penting untuk mendukung hormon pertumbuhan dan perkembangan otak.

Agar memudahkan orangtua, berikut Popmama.com rangkum takaran protein hewani untuk mencegah stunting!

Fakta Pentingnya Protein Hewani untuk Mencegah Stunting

Pexels/kaboompics

Riset yang dilakukan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut kalau pemberian satu butir telur setiap hari pada bayi usia 6-9 bulan selama enam bulan secara signifikan membantu pertumbuhan dan menurunkan risiko stunting.

Selain itu, anak yang mengonsumsi lebih dari satu jenis protein hewani (misalnya telur dikombinasikan dengan ikan atau daging) memiliki risiko stunting yang lebih rendah dibandingkan mereka yang hanya mengonsumsi satu jenis saja.

Fakta lainnya juga menyebut kalau bayi usia 6-24 bulan membutuhkan asupan protein sekitar 10-12 gram per hari.

1. Takaran protein hewani bayi 6-8 bulan

Unsplash/Rasa Kasparaviciene

Pada usia ini, bayi membutuhkan energi tambahan dari MPASI sebesar 200 kkal per hari, di mana 10-15% di antaranya harus berasal dari protein hewani.

Takaran harian yang disarankan meliputi salah satu dari pilihan berikut:

  • Daging Ayam: 30–45 gram (sekitar 1 potong sedang atau 3–4 sendok makan cincang halus)

  • Daging Sapi: 26–39 gram (sekitar 1 potong sedang atau 3 sendok makan cincang halus tanpa lemak)

  • Ikan: 30–45 gram (sekitar 1/3 potong sedang, pastikan bebas duri)

  • Hati Ayam: 20–30 gram (sekitar 1 potong sedang)

  • Telur Ayam: 1 butir per hari

  • Udang: 25–40 gram (sekitar 4–6 ekor ukuran sedang)

2. Takaran protein hewani bayi 9-12 bulan

Pexels.com/女子 正真

Kebutuhan energi dari MPASI meningkat menjadi 300 kkal per hari, sehingga porsi protein hewani juga bertambah. Takaran harian yang disarankan meliputi salah satu dari pilihan berikut:

  • Daging Ayam: 45-60 gram (sekitar 1 hingga 1,5 potong sedang)

  • Daging Sapi: 39-52 gram (sekitar 1 hingga 1,5 potong sedang)

  • Ikan: 45-60 gram (sekitar 3/4 potong sedang)

  • Hati Ayam: 35-50 gram (sekitar 1 hingga 1,5 potong sedang)

  • Telur Ayam: 1-1,5 butir per hari

  • Udang: 37,5-55 gram (sekitar 5-8 ekor ukuran sedang)

3. Prinsip pemberian protein hewani untuk mencegah stunting

Pexels/Stephen Andrews (mpasi)

Protein hewani harus ada dalam setiap porsi makan bayi, bukan hanya sesekali. Namun, untuk bayi yang masih masa MPASI bisa disesuaikan teksturnya sesuai tumbuh kembang si kecil. Misalnya, tekstur lumat/saring untuk usia 6 bulan dan meningkat menjadi cincang kasar pada usia 9-11 bulan.

Protein hewani memang bermanfaat tetapi tetap pastikan sumber protein hewani dimasak hingga matang sempurna untuk menghindari infeksi bakteri yang juga dapat memicu stunting.

Itulah tadi informasi mengenai berapa takaran protein hewani untuk mencegah stunting. Semoga membantu orangtua yang berusaha mencukupkan kebutuhan protein si Kecil.

Editorial Team

Related Article