Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Daftar Ikan Lokal yang Bisa Jadi Superfood untuk Bayi
Pexels/makafood

Orangtua mulai memperkenalkan makanan padat kepada bayi sekitar usia 6 bulan. ASI atau susu formula adalah sumber nutrisi utama untuk bayi di bawah 1 tahun, dan makanan padat apa pun yang ditawarkan kepada bayi dianggap sebagai makanan pendamping.

Bayi mendapatkan hampir semua nutrisi yang mereka butuhkan melalui ASI dan susu formula. Namun, vitamin D dan zat besi adalah dua nutrisi yang mungkin tidak cukup didapatkan oleh bayi yang disusui, sehingga bermanfaat jika makanan yang mereka makan mengandungnya.

Vitamin D sangat penting untuk kesehatan tulang dan perkembangan otak, dan zat besi adalah mineral penting yang penting untuk banyak fungsi tubuh, termasuk pengangkutan oksigen.

Ikan adalah makanan lain yang bagus untuk bayi, karena merupakan sumber zat besi. Selain itu, ikan merupakan sumber protein yang baik, nutrisi penting yang membangun dan memperbaiki jaringan dalam tubuh, sehingga memungkinkan pertumbuhan yang sehat pada bayi.

Ikan juga menawarkan sejumlah besar seng, mineral lain yang berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh yang sehat dan pertumbuhan sel. Khususnya pada bayi, asam lemak omega-3 penting untuk fungsi dan perkembangan otak, mata, dan sistem kekebalan tubuh yang sehat, Ma.

Vitamin B12 dan yodium adalah dua nutrisi lain yang ditemukan dalam ikan yang bermanfaat untuk perkembangan otak yang sehat dan sel darah merah pada bayi.

Punya segudang manfaat, Mama berencana untuk menambahkan ikan ke dalam menu MPASI si Kecil. Tapi ikan apa yang baik untuk bayi? Popmama sudah menyiapkan daftar ikan lokal yang bisa jadi superfood untuk bayi.

1. Ikan bandeng

Commons.wikimedia.org/Wiki Farazi

Ikan bandeng mengandung zat besi, lemak sehat, fosfor, kalium, kalsium, vitamin A, vitamin B1, dan vitamin B12. Semua nutrisi memberikan beberapa manfaat kesehatan bagi bayi, seperti:

  • mendukung perkembangan otak dan jantung bayi,

  • menjaga kesehatan tulang dan gigi,

  • merawat ginjal bayi,

  • meningkatkan daya tahan tubuh si Kecil.

Selain mudah diperoleh, harganya juga terjangkau, Ma.

2. Ikan gabus

Commons.wikimedia.org/Judgefloro

Ikan gabus memang lebih susah untuk ditemukan di pasar. Tapi, ikan ini digemari sebagian orang. Bukan hanya untuk orang dewasa, ikan gabus juga bermanfaat untuk bayi.

Di dalam 100 gram ikan gabus mengandung sebanyak 69 kalori, 25,2 gram protein, 1,7 gram lemak, 0,9 miligram zat besi, 62 miligram kalsium, 76 miligram fosfor, 150 miligram vitamin A, 0,04 miligram vitamin B, dan 69 miligram air. Semua kandungan tersebut sangat baik untuk dikonsumsi oleh bayi saat masa MPASI.

3. Ikan kembung

Pexels/Nadine Ginzel

Salah satu ikan yang harganya terjangkau dan mudah ditemukan di Indonesia adalah ikan kembung. Meski harganya murah, kandungan nutrisinya tidak kalah dengan ikan salmon. Karena itu, ikan kembung disukai oleh banyak orang, Ma.

Dalam setiap 85 gram ikan kembung mengandung:

  • Kalori: 223

  • Protein: 20 gram

  • Lemak: 15 gram

  • Lemak jenuh: 4 gram

  • Lemak tak jenuh tunggal: 6 gram

  • Lemak tak jenuh ganda: 4 gram

  • Riboflavin

  • Niacin

  • Vitamin B6

  • Vitamin B12

  • Magnesium

  • Fosfor

  • Selenium

  • Kalium

Konsumsi ikan kembung dapat meningkatkan daya tahan tubuh, mendukung pertumbuhan tulang dan gigi, mencegah peradangan, serta menjaga kesehatan otot si Kecil.

4. Ikan kerapu

Ikan kerapu segar (freepik.com/sweemingyoung)

Seporsi ikan kerapu biasanya mengandung kalori, protein, selenium, omega-3, fosfor, vitamin B6, B5, B12. Kandungan nutrisi tersebut membuat makanan ini bermanfaat untuk kesehatan bagi si Kecil.

Konsumsi kerapu dapat meningkatkan daya tahan tubuh bayi, memperbaiki jaringan tubuh yang rusak, serta mendukung pertumbuhan tulang dan giginya.

Kaya manfaat, ikan kerapu bisa dijadikan pilihan untuk MPASI bayi juga.

5. Ikan lele

YouTube.com/Mona Rendra

Ikan lele digemari oleh banyak orang, mulai dari anak kecil hingga orang dewasa. Gizi yang terkandung dalam ikan lele antara lain adalah omega 3, vitamin A, C, B kompleks, lemak, kalsium, natrium, fosfor, seng, dan magnesium. Diketahui, setiap 3 ons lele mengandung 0,22 hingga 0,3 gram asam lemak omega-3.

Meski begitu, perlu diperhatikan bahwa untuk memperoleh gizi yang maksimal, ikan lele harus dimasak dengan cara yang sehat, yaitu tidak dimasak terlalu matang, tidak memakai banyak minyak, gula, dan garam. 

6. Ikan mas

Unsplash/Yuriy Vertikov

Ikan mas juga termasuk ikan lokal yang digemari oleh banyak orang. Ikan mas mengandung protein yang cukup tinggi, yaitu 16 gram dalam 100 gram ikan mas. Ikan mas juga mengandung lemak, kalsium, zat besi, dan lemak.

Selain kandungan gizi yang tinggi, ikan mas juga bisa dimasak dengan berbagai kreasi masakan. Namun, saat mengolah ikan mas sebagai MPASI bayi, tetaplah berhati-hati sebab ikan mas memiliki banyak duri.

7. Ikan mujair

Freepik/timolina

Ikan mujair diketahui memiliki kandungan gizi yang hampir sama dengan ikan tuna, yakni protein, lemak omega 3, fosfor, sodium, kalium, dan selenium.

Selain mengandung banyak gizi dan nutrisi, ikan mujair juga bisa Mama dapatkan dengan harga yang lebih murah. Disukai banyak orang, Mama bisa memberikan ikan mujair untuk bayi.

8. Ikan nila

Commons.wikimedia.org/W.A. Djatmiko

Siapa yang tidak suka ikan nila? Ikan nila termasuk ikan lokal yang harganya terjangkau, rasanya enak, dan kaya nutrisi. Karena itu, tidak heran jika ikan nila disukai oleh banyak orang.

Ikan nila merupakan sumber vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh. Karena di dalam ikan nila terdapat vitamin B3, vitamin B12, fosfor, selenium, dan kalium yang penting. Dalam 100 gram ikan nila mengandung 26 gram protein, 128 kalori, 3 gram lemak, dan 0 gram karbohidrat.

Kandungan vitamin dan mineral pada ikan nila dapat memberikan beberapa manfaat kesehatan, antara lain:

  • meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar bayi tidak mudah sakit

  • mendukung perkembangan otak

  • menangkal radikal bebas

  • mendukung perkembangan tulang

  • menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah

9. Ikan patin

Commons.wikimedia.org/Xufanc)

Ikan lokal yang termasuk dalam superfood adalah ikan patin. Dalam setiap 100 gram  ikan patin, terkandung 17 gram protein dan 6,5 gram lemak. Selain itu, kandungan kalium, fosfor, dan kalsium pada ikan ini juga cukup banyak.

Aneka mineral tersebut berperan penting dalam menjaga fungsi otot dan saraf serta mendukung kekuatan dan pertumbuhan tulang si Kecil, Ma.

Kaya manfaat, Mama juga bisa memberikan ikan patin untuk si Kecil sebagai variasi menu, ya.

10. Ikan sarden

Commons.wikimedia.org/margherita_bg

Selanjutnya adalah ikan sarden. Mama mungkin lebih sering menemukan ikan sarden yang dijual di dalam kaleng.

Dibandingkan ikan lele, ikan sarden mengandung protein yang lebih banyak, yaitu hampir sekitar 20 gram. Namun, kandungan lemak di dalam ikan ini lebih rendah, yaitu 1,8 gram. Ikan sarden tinggi vitamin A, yang tidak hanya dibutuhkan untuk menjaga kesehatan mata si Kecil, tetapi juga daya tahan tubuhnya.

11. Ikan teri

Pexels/Vũ Bụi

Banyak orang yang belum mengetahui bahwa ikan teri juga bisa menjadi MPASI. Kandungan ikan teri yang kaya nutrisi dan bergizi memiliki banyak manfaat untuk tubuh si Kecil. 

Selain itu, ikan teri termasuk jenis yang tinggi akan kandungan omega 3 dibandingkan makanan laut lainnya. Perlu diketahui bahwa kandungan omega 3 dapat memberikan manfaat untuk si Kecil, seperti meningkatkan kecerdasan, meningkatkan sistem imunitas tubuh hingga mampu menyeimbangkan koordinasi antara tangan dan matanya.

Jika rutin dikonsumsi, kesehatan jantung, hati, sendi dan tulang bayi bisa terjaga. 

12. Ikan tuna

Pexels/David Dibert

Ikan tuna mengandung protein, kalium, vitamin B, dan selenium yang penting untuk membantu fungsi kognitif otak, membantu sistem kekebalan tubuh, dan metabolisme hormon tiroid.

Tak hanya itu, ikan tuna juga mengandung omega 3 yang cukup tinggi, yakni 1,2 gram omega 3 dalam 100 gram ikan tuna serta mengandung 147 kalori dalam setiap 113 gram ikan tuna.

Untuk mendapatkan nutrisi yang optimal, berikanlah ikan tuna segar pada si Kecil, bukan tuna kaleng, ya, Ma!

13. Ikan tongkol

Freepik

Ikan tongkol juga dapat diolah menjadi MPASI. Ikan tongkol adalah ikan yang sangat mudah sekali ditemukan di pasaran. Namun, nilai gizinya juga tidak kalah dengan ikan-ikan lainnya, justru ikan tersebut dikenal karena nilai gizinya yang berlimpah.

Ikan tongkol kaya akan protein, vitamin A, vitamin C, zat besi, dan kalsium. Pastinya juga mengandung asam lemak omega-3 yang baik untuk perkembangan otak bayi. 

14. Ikan wader

Pexels/juliane

Ikan wader merupakan sumber protein yang dapat membantu pertumbuhan otot dan meningkatkan imunitas pada anak. Ikan bertubuh kecil ini juga kaya akan fosfor sehingga baik bagi kesehatan tulang dan gigi. 

Selain itu, mengonsumsi ikan wader mengandung omega-3 yang berperan dalam perkembangan otak dan kecerdasan, mencegah penyakit kardiovaskular, serta menormalkan kandungan kolesterol pada tubuh. 

Itu daftar ikan lokal yang bisa jadi superfood untuk bayi. Apa ikan kesukaan si Kecil dan keluarga di rumah?

Editorial Team

Related Article