Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ibu dan Bayi Meninggal Berpelukan Tertimbun Reruntuhan Gempa di NTT
Wikipedia( Gempa di NTT)
  • Tim evakuasi di Desa Liang Deruk, Manggarai Timur, menemukan seorang ibu dan bayinya meninggal tertimbun reruntuhan rumah akibat gempa 7,7 magnitudo; sang ibu memeluk bayinya.
  • Evakuasi berlangsung diiringi tangis warga. Selain ibu dan bayi tersebut, anak perempuan pertama korban juga meninggal dunia; posisi sang ibu diduga untuk melindungi bayinya.
  • Menurut BPBD NTT hingga 18 Agustus 2026, gempa Flores menewaskan 69 orang, melukai 331 orang, mengungsikan 34.689 warga, serta merusak 19.297 rumah dan fasilitas umum.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Dua hari sebelum perayaan kemerdekaan RI, kita dikejutkan dengan berita gempa yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Korban akibat gempa berjatuhan. Hingga kini, evakuasi bencana gempa bumi masih terus dilakukan. Termasuk di Kabupaten Manggarai, NTT.

Suasana duka mendalam menyelimuti lokasi evakuasi bencana gempa bumi di Kabupaten Manggarai. Sebuah video hasil evakuasi pun viral di media sosial. Video itu pun memancing simpati banyak orang.

Mengapa? Pasalnya, dalam video tersebut, tampak ibu dan bayinya meninggal berpelukan tertimbun reruntuhan akibat gempa 7,7 M di NTT.

Berita selengkapnya tentang ibu dan bayi meninggal berpelukan tertimbun reruntuhan gempa di NTT, bisa Mama baca pada ulasan Popmama.com berikut ini.

1. Ibu dan bayi meninggal berpelukan tertimbun reruntuhan gempa NTT

Wikipedia (Ilustrasi gempa bumi di NTT)

Suasana duka mendalam menyelimuti lokasi evakuasi bencana gempa bumi di Desa Liang Deruk, Kecamatan Lambaleda Timur, Kabupaten Manggarai Timur.

Saat evakuasi, tim menemukan jenazah ibu dan bayinya yang terperangkap di bawah puing reruntuhan bangunan rumah mereka.

Proses evakuasi berlangsung haru. Ibu muda itu ditemukan meninggal dunia dalam posisi memeluk erat bayinya. Si Kecil dipeluk oleh sang Ibu agar terlindung dari reruntuhan. Ibunya ditemukan dalam posisi telentang, sementara bayinya berada di atas dadanya. Salah satu tangannya masih merangkul erat buah hatinya.

Ironisnya, ibu dan bayi itu tidak tertolong. Dalam video itu, tampak seorang pria yang diduga merupakan suami korban membawa gergaji. Ia berencana untuk memotong kayu yang menahan jenazah istri dan bayinya itu.

2. Proses evakuasi diiringi isak tangis warga

Pexels/Hosny salah

Proses evakuasi berlangsung dalam suasana penuh kesedihan. Warga yang berada di sana selama proses evakuasi pun tak kuasa menahan tangis saat melihat posisi ibu dan bayinya.

Kepala SAR Maumere, Fathur Rahman, mengatakan posisi tersebut diduga merupakan upaya sang Ibu untuk melindungi bayinya saat bangunan rumah runtuh akibat guncangan gempa.

Namun bukan hanya ibu dan sang Bayi saja yang meninggal. Anak perempuan pertama korban pun meninggal dunia akibat gempa bumi itu.

3. Gempa bumi menewaskan 69 orang

Korban gempa Flores di Sikka berdiam di tenda BNPB. (Dok BNPB)

Gempa bumi yang mengguncang Flores, NTT, telah menewaskan 69 orang. Sebanyak 331 orang lainnya mengalami luka-luka, sementara 34.689 warga terpaksa mengungsi. Warga mengungsi untuk menghindari potensi gempa susulan serta dampak kerusakan bangunan.

Data ini diperoleh berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTT hingga Selasa (18/8/2026) pukul 09.00 Wita.

Korban meninggal dunia terbanyak di Kabupaten Manggarai yakni 26 jiwa, kemudian Manggarai Timur (25), Nagekeo (8), Sikka (4), serta Manggarai Barat, Ende, dan Ngada yang masing-masing 2 korban jiwa.

Selain itu, gempa bumi juga menyebabkan kerusakan di sejumlah wilayah. Menurut data BPBD NTT, sebanyak 19.297 rumah terdampak di Flores dan sekitarnya.

Kerusakan juga terjadi pada sejumlah fasilitas umum di NTT. Rinciannya, satuan pendidikan sebanyak 658 unit, pelayanan kesehatan 172 unit, rumah ibadah 172 unit, perkantoran 187 unit, dan fasilitas umum 89 unit.

Kerusakan tersebut terjadi di 8 kabupaten, yakni Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Ende, Sikka, Ngada, Nagekeo, dan Sumba Timur.

Itu berita tentang ibu dan bayi meninggal berpelukan tertimbun reruntuhan gempa di NTT. Kita doakan semoga para korban gempa bumi segera mendapatkan bantuan dan bisa melanjutkan hidupnya kembali, ya, Ma.

Curated For You

Editorial Team

Related Article