“Tahapan pengenalan cup dapat dimulai dari soft spout cup pada usia sekitar 6-9 bulan, dilanjutkan dengan straw cup pada 9-12 bulan, 360° cup pada 12-18 bulan, hingga mulai membiasakan open cup setelah usia 18 bulan,” ujar dr. Radhian.
Kapan Anak Mulai Belajar Minum Pakai Cup? Ini Tahapannya Kata Dokter

Anak dapat mulai dikenalkan cup pada usia 6-9 bulan, lalu bertahap ke straw cup usia 9-12 bulan, 360° cup 12-18 bulan, dan open cup setelah 18 bulan.
Belajar minum dari cup melatih makan mandiri, koordinasi tangan-mulut, serta otot mulut, lidah, dan rahang. Prosesnya perlu mengikuti kesiapan anak dengan pendampingan konsisten.
Kebutuhan air putih berubah menurut usia, 120 ml per hari pada usia 6-8 bulan, 240 ml pada usia 9-11 bulan, serta 240-960 ml pada usia 12-24 bulan.
Belajar minum menjadi salah satu tahap penting dalam tumbuh kembang anak. Bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan cairan, proses ini juga membantu anak belajar makan sendiri, melatih koordinasi tangan, serta mengembangkan kemampuan otot mulut, lidah, dan rahang.
Seiring bertambahnya usia, anak pun perlahan perlu belajar beralih dari botol dan mulai menggunakan cup. Namun, proses ini tidak perlu dilakukan terburu-buru. Jenis cup dapat diperkenalkan secara bertahap sesuai dengan usia, kemampuan, dan kesiapan anak.
Hal tersebut turut dibahas dalam acara the launch of Phanpy exclusively in Mothercare yang digelar di 25hours Hotel The Oddbird, Jakarta (14/8/2026). Dalam kesempatan tersebut, dr. Radhian Amandito, Sp.A, dokter spesialis anak RSPI - Pondok Indah, menjelaskan tahapan anak belajar minum dari cup.
Lalu, kapan anak belajar minum pakai cup dan bagaimana tahapannya? Berikut Popmama.com merangkum penjelasannya untuk Mama di bawah ini.
Table of Content
Anak Bisa Mulai Belajar Minum dari Cup sejak Usia 6 Bulan

Dok. Phanpy Mama dapat mulai mengenalkan cup ketika anak memasuki usia sekitar 6-9 bulan. Pada tahap awal, anak bisa diperkenalkan dengan soft spout cup sebelum nantinya beralih ke jenis cup lainnya.
Artinya, proses belajar minum tidak harus langsung membuat anak menggunakan open cup. Ada beberapa tahap yang bisa dilalui terlebih dahulu agar anak dapat beradaptasi dengan cara minum yang baru.
Mama juga tidak perlu khawatir jika kemampuan anak berkembang secara berbeda. Yang terpenting, proses pengenalan dilakukan secara perlahan dan mengikuti kesiapan si Kecil.
Pilih Jenis Cup Sesuai Tahap Perkembangan Anak

Popmama.com/Titin Sahra Melani Setelah terbiasa dengan soft spout cup pada usia 6-9 bulan, anak dapat mulai beralih ke straw cup pada usia 9-12 bulan. Selanjutnya, 360° cup dapat diperkenalkan ketika anak berusia 12-18 bulan, sebelum akhirnya mulai belajar menggunakan open cup setelah usia 18 bulan.
Setiap jenis cup memiliki cara penggunaan yang berbeda. Oleh karena itu, pemilihannya perlu disesuaikan dengan kemampuan anak, bukan sekadar berdasarkan usia.
Menurut dr. Radhian, belajar minum dari cup juga menjadi bagian dari proses anak mengembangkan berbagai keterampilan lainnya.
“Belajar minum dari gelas bukan hanya soal mengganti botol dengan cup. Proses ini juga menjadi bagian dari anak belajar makan sendiri, melatih koordinasi tangan, memperkuat otot mulut, lidah, dan rahang, sekaligus membangun kemandirian,” katanya.
Jadi, ketika Mama mengajak anak berlatih minum dari cup, ada lebih banyak kemampuan yang sedang ia pelajari. Mulai dari menggenggam cup, mengatur gerakan tangan, hingga belajar minum tanpa bantuan botol.
Proses Belajar Minum Juga Membantu Anak Lebih Mandiri

Dok. Phanpy Tidak hanya melatih kemampuan motorik, belajar minum dari cup juga dapat menjadi salah satu langkah kecil untuk membangun kemandirian anak.
Saat memegang cup sendiri, anak belajar mengoordinasikan gerakan tangan dan mulut. Ia juga mulai memahami bagaimana cara minum dengan perlengkapan yang berbeda dari sebelumnya.
Proses tersebut tentu membutuhkan latihan. Oleh karena itu, Mama dapat memberikan kesempatan kepada anak untuk mencoba sambil tetap mendampinginya.
“Tidak kalah penting adalah pemantauan serta latihan yang dilakukan secara konsisten agar proses belajar minum berlangsung aman dan optimal,” jelas dr. Radhian.
Dengan pendampingan yang konsisten, anak dapat berlatih sesuai kemampuannya tanpa perlu merasa terburu-buru untuk mencapai tahap tertentu.
Kebutuhan Air Anak Juga Berubah Sesuai Usianya

Popmama.com/Titin Sahra Melani Seiring anak belajar menggunakan cup, kebutuhan cairannya pun ikut berkembang. Oleh karena itu, Mama tidak hanya perlu memperhatikan cara anak minum, tetapi juga jumlah dan jenis cairan yang diberikan.
Pada usia 6-8 bulan, air putih dapat mulai diperkenalkan hingga sekitar 120 ml per hari. Kemudian, pada usia 9-11 bulan, jumlahnya dapat meningkat hingga sekitar 240 ml per hari.
Memasuki usia 12-24 bulan, kebutuhan air dapat berkembang menjadi sekitar 240-960 ml per hari. Jumlah tersebut tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anak serta arahan dari tenaga kesehatan.
“Karena itu, selain memperhatikan jumlah cairan yang dikonsumsi, orangtua juga perlu memperhatikan jenis cairan, cara minum, dan perlengkapan yang digunakan sesuai tahapan usia anak,” ungkap dr. Radhian.
Dengan begitu, perjalanan belajar minum anak bukan hanya soal seberapa banyak ia minum, tetapi juga bagaimana ia belajar minum dengan cara yang sesuai dengan tahap perkembangannya.
Phanpy Hadir Menemani Perjalanan Minum Anak

Popmama.com/Titin Sahra Melani Melihat kebutuhan anak yang terus berkembang di setiap tahap, perlengkapan minum pun perlu ikut menyesuaikan. Hal inilah yang menjadi salah satu fokus kehadiran Phanpy, rangkaian produk feeding dan drinking essentials yang tersedia secara eksklusif di Mothercare. Produk-produknya dirancang untuk menemani anak sejak mulai belajar minum hingga semakin mandiri.
Pada tahap awal, Phanpy menghadirkan anti-colic bottle. Seiring kemampuan anak berkembang, pilihan perlengkapan minumnya pun semakin beragam. Ada jelly twisting straw cup dengan desain anti-bocor dan pegangan ergonomis, serta multipurpose sippy straw cup yang dapat digunakan sebagai regular cup, straw cup, maupun food container.
Selain perlengkapan minum, Phanpy juga menyediakan berbagai produk pendukung untuk memudahkan kebutuhan sehari-hari. Mulai dari portable baby feeding bowl set hingga portable milk bottle.
Nah, itulah penjelasan mengenai kapan anak mulai belajar minum pakai cup dan tahapannya menurut dokter. Semoga informasi ini membantu Mama dan Papa!





















