Bedong sudah lama menjadi bagian dari perawatan bayi baru lahir.
Bolehkah Bayi Baru Lahir Memakai Bedong Sepanjang Hari?

Bayi baru lahir tidak boleh dibedong sepanjang hari karena gerakan tangan dan kaki diperlukan untuk melatih otot serta kemampuan motorik.
Bedong terlalu lama atau ketat dapat memicu kepanasan, membuat bayi sulit terbangun untuk menyusu, serta mengganggu perkembangan sendi panggul.
Bedong aman memakai kain tipis, posisi telentang, ruang dua hingga tiga jari di dada, dan bagian pinggul serta kaki tetap leluasa bergerak.
Kain yang membungkus tubuh si Kecil tersebut dapat memberikan rasa hangat dan nyaman. Namun, tahukah Mama bahwa penggunaan bedong pada bayi tetap memiliki batasan?
Jika terlalu lama atau terlalu ketat, bedong justru bisa menimbulkan risiko bagi bayi, lho.
Lantas sebenarnya, bolehkah bayi baru lahir memakai bedong sepanjang hari? Simak penjelasannya dari Popmama.com berikut ini.
Table of Content
Bolehkah Bayi Baru Lahir Memakai Bedong Sepanjang Hari?

Magnific/azerbaijan_stockers Bolehkah bayi baru lahir memakai bedong sepanjang hari? Jawabannya adalah tidak, Ma.
Terlalu lama memakai bedong dapat membatasi gerakan tangan dan kaki yang penting untuk melatih otot serta kemampuan motorik si Kecil.
Selain itu, bedong yang digunakan terus-menerus bisa membuat bayi lebih mudah kepanasan, tidur terlalu pulas hingga melewatkan waktu menyusu.
Seperti yang dilansir dari Healthline, bayi yang dibedong terlalu lama dapat mengganggu perkembangan sendi panggul hingga menyebabkan dislokasi dan kerusakan tulang rawan.
Risiko Jika Bayi Dibedong Terlalu Lama

Pexels/Marcin Jozwiak Membedong bayi terlalu lama, terutama jika dilakukan dengan cara yang kurang tepat, bisa meningkatkan beberapa risiko.
Melansir dari WebMD, bedong yang terlalu ketat dapat membuat bayi kepanasan dan mengganggu perkembangan sendi pinggul karena kaki tidak leluasa bergerak.
Bayi yang dibedong juga berisiko lebih sulit terbangun saat tidur. Karena itu, pastikan bedong tidak terlalu ketat, gunakan dalam durasi terbatas, dan gunakan bahan yang ringan agar pinggul serta kaki bayi tetap leluasa bergerak.
Cara Membedong Bayi Baru Lahir yang Aman

Pexels/Kampus Production Kalau Mama masih ingin membedong si Kecil, jangan asal membungkus tubuhnya dengan kain, ya. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan supaya bayi tetap nyaman dan tidak merasa terlalu sesak.
Dilansir dari HealthyChildren.org, berikut adalah cara aman Membedong bayi baru lahir dengan aman dan benar:
Gunakan kain tipis. Hindari kain yang terlalu tebal karena bisa membuat bayi kepanasan.
Bentangkan kain dan lipat salah satu sudutnya. Letakkan bayi dalam posisi telentang dengan kepala berada di atas bagian sudut yang dilipat.
Luruskan lengan kiri bayi, lalu tarik sisi kiri kain melewati tubuhnya. Selipkan ujung kain di antara lengan kanan dan sisi tubuh bayi.
Turunkan lengan kanan bayi, kemudian tarik sisi kanan kain melewati tubuh dan selipkan di bawah sisi kiri tubuhnya.
Lipat bagian bawah kain dengan longgar dan selipkan di salah satu sisi tubuh bayi. Pastikan bagian kaki dan pinggul tetap bisa bergerak dengan leluasa.
Pastikan masih ada ruang sekitar dua hingga tiga jari di antara dada bayi dan kain agar si Kecil tetap bisa bernapas dan merasa nyaman.
Itulah penjelasan tentang bolehkah bayi baru lahir memakai bedong sepanjang hari. Membedong bayi masih diperbolehkan, tetapi perhatikan durasinya agar tidak terlalu lama sebab bayi tetap perlu ruang lega untuk berkembang.





















