Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

Ibu Melahirkan di Tenda Pengungsian Darurat saat Gempa di Sigi

Ibu Melahirkan di Tenda Pengungsian Darurat saat Gempa di Sigi
Magnific.com/KamranAydinov
Intinya Sih
  • Arciana, warga Sigi, melahirkan di tenda pengungsian darurat saat gempa bermagnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu dan sekitarnya.

  • Dalam kondisi minim fasilitas medis dan penerangan terbatas, proses persalinan berlangsung menegangkan.

  • Bayi ketiga Arciana lahir sehat dan diberi nama Efker, yang berarti 'gempa', sebagai simbol perjuangan dan harapan di tengah bencana.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Bencana alam tidak hanya menyisakan kerusakan infrastruktur dan duka mendalam, tetapi juga sering kali memunculkan kisah-kisah perjuangan hidup yang luar biasa di tengah keterbatasan. 

Salah satu potret ketangguhan seorang Ibu tergambar jelas dari perjuangan Arciana, seorang warga Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. 

Di tengah guncangan gempa bermagnitudo (M) 6,7 yang melanda wilayah Palu dan sekitarnya, ia harus bertaruh nyawa melahirkan buah hatinya di dalam sebuah tenda pengungsian darurat yang sangat minim fasilitas.

Seperti apa berita selengkapnya? Berikut ini Popmama.com bagikan informasi mengenai Ibu melahirkan di tenda pengungsian darurat saat gempa Sigi. 

Table of Content

1. Menghadapi kontraksi di tengah suasana gempa

1. Menghadapi kontraksi di tengah suasana gempa

Ibu Melahirkan di Tenda Pengungsian Darurat saat Gempa di Sigi (3).jpg
Magnific.com/freepik

Ketika gempa tektonik kuat mengguncang wilayah Sigi dan Palu, kepanikan luar biasa melanda seluruh warga, termasuk Arciana yang saat itu tengah hamil besar. 

Rumah yang retak dan ancaman gempa susulan, memaksa dirinya dan keluarga untuk segera menyelamatkan diri ke posko pengungsian terdekat.

Di tengah situasi psikologis yang terguncang dan suasana malam yang mencekam, Arciana mendadak mulai merasakan kontraksi hebat penanda bayinya siap lahir. 

Akses jalan yang rusak dan kondisi rumah sakit yang belum stabil saat bencana, membuat evakuasi ke fasilitas medis berstandar menjadi hal yang sangat sulit dilakukan malam itu.

2. Proses persalinan yang menegangkan di dalam tenda darurat

Ibu Melahirkan di Tenda Pengungsian Darurat saat Gempa di Sigi.jpg
Dok. Istimewa

Tanpa adanya ranjang bersalin yang nyaman maupun peralatan medis yang higienis, sebuah tenda terpal darurat diubah menjadi ruang persalinan dadakan.

Beralaskan tikar seadanya dan diterangi cahaya lampu darurat yang minim, proses persalinan Arciana berlangsung sangat menegangkan.

Beruntung, di tengah situasi darurat tersebut, ia didampingi orangtua dan seorang dukun yang dipercaya warga bisa menangani persalinan di desa.

"Jam 11 gempa, pas jam 8 malam sudah melahirkan. Sudah tidak bisa lagi dibawa ke rumah sakit karena jauh. Waktu saya melahirkan itu masih gempa. Waktu melahirkan ada orang tua kami yang bantu. Ada juga seperti dukun di sini," ujar Arciana kepada awak media pada Kamis (18/6/2026).

3. Anak ketiga Arciana diberi nama Efker

Ibu Melahirkan di Tenda Pengungsian Darurat saat Gempa di Sigi (1).jpg
Magnific.com/prostooleh

Setelah melewati perjuangan hidup dan mati yang luar biasa, rasa tegang di posko pengungsian tersebut akhirnya pecah menjadi tangis haru. 

Arciana berhasil melahirkan bayinya dengan selamat dan sehat tanpa kurang suatu apa pun.

Anak ketiga Arciana kemudian diberi nama Efker. Menurut pengakuannya, nama Efker dipilih karena memiliki makna mendalam yang sangat erat kaitannya dengan peristiwa gempa bumi yang mengiringi momen kelahirannya. 

“Nama bayi saya Efker. Efker artinya gempa. Ini adalah anak saya yang ketiga,” tambahnya. 

Itulah informasi mengenai Ibu melahirkan di tenda pengungsian darurat saat gempa Sigi. 

Kehadiran bayi mungil di tengah kepungan tenda pengungsian ini, seolah menjadi simbol harapan baru dan kekuatan bagi para pengungsi lainnya yang sedang bertahan hidup di masa tanggap darurat bencana.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Onic Metheany
EditorOnic Metheany

Related Articles

See More