Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
7 Jenis Umbi Lokal Selain Kimpul dan Ube untuk MPASI Bayi
Ilustrasi bayi makan MPASI (Unsplash/Hui Sang)
  • Umbi lokal dapat menjadi bahan MPASI yang mudah didapat, terjangkau, kaya karbohidrat dan gizi, serta teksturnya bisa disesuaikan dengan kemampuan cerna bayi.
  • Pilihan umbi untuk MPASI meliputi kentang, ubi cilembu, ubi ungu, ubi jalar oranye, dan singkong, dengan kandungan seperti serat, vitamin, beta-karoten, serta antioksidan.
  • Gembili dan ganyong juga bisa diolah lembut untuk MPASI; gembili mengandung inulin dan senyawa bioaktif, sedangkan ganyong berpati halus serta ramah bagi lambung bayi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Ada banyak umbi lokal untuk makanan bayi selain kimpul dan ube. Ada kentang, ubi cilembu, ubi ungu, ubi oranye, singkong, gembili, dan ganyong. Umbi ini mudah dicari dan tidak mahal. Bisa dibuat lembut supaya bayi mudah makan. Umbi memberi tenaga, serat, vitamin, dan membantu perut bayi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Ragam umbi lokal membuka pilihan MPASI yang mudah dijangkau, terjangkau, dan dapat diolah mengikuti kemampuan makan bayi. Dari kentang hingga ganyong, variasi rasa, warna, tekstur, serta kandungan karbohidrat, serat, vitamin, dan antioksidan memberi ruang bagi orang tua untuk menghadirkan menu yang beragam bagi si Kecil.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Belakangan umbi-umbian sedang menjadi tren di dunia kuliner, mulai dari ube (uwi) hingga kimpul. Jenis umbi-umbian lokal di Indonesia sendiri ada banyak jenisnya dan cocok digunakan untuk olahan MPASI.

“Kandungan gizi dan serat pada kimpul kurang lebih sama dengan umbi-umbi lainnya seperti ubi dan kentang, mengandung vitamin dan mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, mangan, dan tembaga,” tutur Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Yohan Samudra, Sp.GK, AIFO-K.

Memanfaatkan umbi lokal untuk MPASI bukan hanya mudah didapat, tetapi harganya juga terjangkau, ditambah dengan kandungan gizinya yang tak kalah melimpah dengan umbi impor.

Umbi-umbian merupakan sumber karbohidrat yang cocok diolah sebagai MPASI karena teksturnya mudah disesuaikan dengan kemampuan mencerna bayi.

Simak daftar jenis umbi lokal selain kimpul dan ube untuk MPASI bayi yang telah Popmama.com rangkum berikut ini!

1. Kentang

ilustrasi kentang (pexels.com/Antara Verma)

Kentang merupakan salah satu bahan yang cukup populer untuk MPASI. Umbi satu ini juga mudah didapat dan bisa dikreasikan menjadi berbagai makanan yang dapat dicerna sesuai kemampuan si Kecil.

Mengutip dari Parenting First Cry, kentang merupakan salah satu makanan paling aman dan mudah didapat untuk diolah sebagai MPASI.  Umbi satu ini baik untuk kulit bayi, mencegah infeksi, menjaga kadar asam di dalam pencernaan, menambah energi, dan juga membantu perkembangan otak.

Kentang memiliki kandungan vitamin A, vitamin C, potasium, magnesium, fosfor, kalsium, natrium, zinc, asam folat, hingga zat besi. Kandungan karbohidrat pada kentang juga cukup tinggi, sehingga kerap digunakan sebagai pengganti nasi.

“Kentang, ubi jalar, ubi cilembu bisa dijadikan sumber karbohidrat untuk MPASI,” tambah Dokter Yohan yang berpraktik di RS Premier Bintaro kepada Popmama.com, Jumat (21/8/26).

2. Ubi cilembu

ilustrasi ubi cilembu yang sudah dibersihkan (freepik.com/rawpixel.com)

Umbi satu ini rasanya ideal untuk diolah sebagai MPASI si Kecil. Bukan hanya memiliki rasa manis alami, ubi cilembu juga memiliki tekstur yang lembut, cocok untuk bayi yang baru mengenal makanan.

“Ubi cilembu merupakan salah satu kultivar ubi jalar dengan kandungan gula yang lebih tinggi dibandingkan dengan kultivar lainnya,” kata dosen program studi Supervisor Jaminan Mutu Pangan, Sekolah Vokasi IPB University, Ai Imas Faidoh Fatimah, STP, MP, MSc, dikutip dari laman IPB University.

Penelitian dari IPB University juga membuktikan ubi cilembu mengandung serat yang berperan sebagai prebiotik alami, beta-karoten, dan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Ubi cilembu direkomendasikan sebagai MPASI karena juga mengandung karbohidrat, vitamin dan antioksidan yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga kesehatan mata, hingga membantu melancarkan sistem pencernaan si Kecil.

3. Ubi ungu

ilustrasi ubi ungu (magnific.com/jcomp)

Warna ungu alami pada ubi ungu juga membuat umbi satu ini menarik untuk diolah sebagai MPASI. Bukan hanya tampilannya yang mengundang selera makan si Kecil, ubi ungu juga kaya akan nutrisi yang dibutuhkan bayi.

Ubi ungu memiliki kandungan karbohidrat, serat, vitamin C, dan antioksidan yang baik untuk pencernaan dan daya tahan tubuh bayi. Konsumsi ubi ungu juga dapat membantu mencegah sembelit karena kandungan serat yang tinggi.

Ubi ungu bisa dibuat menjadi puree halus, tekstur lumat, atau dipotong-potong menjadi finger food yang dipotong kecil-kecil. 

4. Ubi jalar oranye

ilustrasi ubi jalar (pexels.com/Ela Haney)

Ubi jalar ada banyak sekali macamnya, salah satunya ubi jalar oranye yang kaya manfaat untuk si Kecil. Ubi jalar oranye ini juga menarik diolah sebagai MPASi karena warna oranye yang alami. 

Ubi jalar berwarna oranye ini kaya akan beta-karoten, serat, dan vitamin yang membantu menjaga kesehatan mata, sumber energi, meningkatkan imun, dan juga menyehatkan jantung. 

Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Kemenkes Bandung mengungkapkan bahwa selain mudah ditemukan, ubi jalar memiliki kandungan karbohidrat dan kalori yang hampir sama dengan tepung terigu. 

5. Singkong

ilustrasi singkong (pexels.com/Daniel Dan)

Singkong merupakan salah satu umbi yang juga banyak dijual di pasar hingga supermarket. Umbi satu ini menjadi sumber karbohidrat alternatif yang dapat digunakan untuk MPASI bayi.

Singkong memiliki kandungan karbohidrat dan pati yang baik untuk pencernaan bayi, sehingga menjadi salah satu bahan yang banyak diolah dalam kreasi menu MPASI.

Kementerian Kesehatan juga mengategorikan singkong sebagai sumber makanan yang memenuhi kebutuhan zat gizi bayi, mengandung energi, dan dapat memenuhi kebutuhan karbohidrat bayi.

6. Gembili

Penampakan visual gembili Varietas "Sree Latha" dari Kerala pada pameran pertanian di Cherthala 2023 (commons.wikimedia.org/Vis M)

Pernah dengar gembili? Umbi satu ini sebenarnya sudah cukup sulit ditemui di pasar dan biasanya tumbuh di daerah pedesaan Jawa, Sunda, Ambon, dan Papua. 

Gembili merupakan umbi lokal yang bermanfaat sebagai sumber energi, melancarkan pencernaan, mengontrol gula darah. Sama seperti umbi lainnya, gembili juga dapat diolah hingga teksturnya lembut agar dapat dicerna dengan mudah oleh si Kecil. 

Penelitian dari Universitas Muhammadiyah Surakarta juga telah membuktikan pengolahan gembili juga dapat digunakan untuk olahan MPASI. Gembili juga memiliki kadar senyawa bioaktif dan inulin yang lebih tinggi dibandingkan umbi lainnya.

7. Ganyong

Ilustrasi umbi ganyong (ffarm.id)

Selain gembili, ganyong juga salah satu umbi lokal yang banyak tumbuh di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, dapat dibuat tepung yang kemudian diolah menjadi bubur, baik untuk MPASI maupun orang dewasa.

Penelitian dari Jurnal Gizi dan Pangan IPB University menyebut pati ganyong memiliki viskositas yang cukup rendah dan stabil, sehingga potensial dikembangkan sebagai makanan bayi, Penelitian tersebut membuat komposit pati ganyong dengan tepung kacang merah dapat menjadi alternatif bahan dasar MPASI.

Manfaat ganyong bagi kesehatan tubuh juga tidak jauh dari umbi lainnya. namun umbi ini memiliki pati yang sangat halus dan ramah bayi lambung. Hal ini yang membuat ganying sangat aman dikonsumsi bayi dan balita.

Itu dia penjelasan mengenai jenis umbi lokal selain kimpul untuk MPASI bayi. Beberapa jenis umbi lokal juga memiliki nama yang berbeda, namun khasiatnya tetap sama.

Ingin mencoba kreasi MPASi dengan umbi yang mana, Ma?

Curated For You

Editorial Team

Related Article