Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kenapa Bayi Tidak Mau Makan Pakai Sendok?
Pexels.com/Vanessa Loring
  • Bayi dapat mulai menolak sendok sekitar usia 8–10 bulan sebagai bagian normal perkembangan, saat mereka mengenali preferensi dan menunjukkan keinginan makan lebih mandiri.

  • Orangtua dapat memberi mangkuk dan sendok untuk latihan makan sendiri atau menyajikan finger food melalui metode BLW, meski prosesnya berpotensi membuat area makan berantakan.

  • Tidak ada usia pasti berhenti menyuapi; ASI atau susu formula tetap penting hingga 12 bulan, dan konsultasi dokter anak dianjurkan sebelum mengenalkan makanan tertentu.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Bayi pada masa MPASI dapat menolak makan menggunakan sendok dan menunjukkan keinginan untuk makan sendiri sebagai bagian dari proses belajar mengenal makanan.
  • Who?
    Bayi usia sekitar 8–10 bulan, meski sebagian dapat mengalaminya lebih awal, serta orangtua yang mendampingi proses makan bayi.
  • Where?
    Penolakan makan dengan sendok terjadi saat waktu makan bayi, termasuk ketika bayi berada di meja makan atau kursi bayi.
  • When?
    Umumnya saat bayi berusia sekitar 8–10 bulan pada masa pemberian makanan pendamping ASI, dengan waktu perkembangan yang dapat berbeda pada setiap bayi.
  • Why?
    Bayi mulai menyadari keinginan dan preferensinya, ingin menunjukkan kemandirian, serta belajar menentukan pilihan dan mengontrol cara makannya sendiri.
  • How?
    Orangtua dapat memberi mangkuk dan sendok untuk bayi, menawarkan finger food sesuai usia, atau mencoba baby-led weaning. Konsultasi dokter anak dianjurkan sebelum memperkenalkan makanan tertentu bila ada kekhawatiran alergi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bayi umur sekitar 8 sampai 10 bulan kadang tidak mau makan pakai sendok. Ia mulai ingin mencoba sendiri. Ini bisa jadi hal biasa saat ia belajar makan. Ayah dan Ibu bisa memberi mangkuk, sendok, atau makanan yang mudah dipegang. Makan mungkin berantakan. Susu ibu atau susu formula tetap penting sampai umur 12 bulan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Memasuki usia MPASI, bayi mulai mengalami berbagai perubahan dalam proses tumbuh kembangnya, termasuk saat belajar mengenal makanan.

Pada tahap ini, si Kecil mungkin mulai menunjukkan keinginan untuk melakukan sesuatu dengan caranya sendiri, termasuk ketika waktu makan tiba.

Perubahan perilaku tersebut terkadang membuat orangtua merasa bingung, terutama jika bayi mulai memberikan respons berbeda saat disuapi.

Ternyata kondisi ini dapat menjadi bagian dari perjalanan bayi dalam mengenal kemampuan dan preferensinya sendiri lho.

Melansir Whole Some Baby Food, Popmama.com sudah menulis kenapa bayi tidak mau makan pakai sendok yang wajib Mama ketahui. Simak selengkapnya di bawah ini!

1. Ini alasan bayi tidak mau makan pakai sendok

Pexels.com/Vanessa Loring

Bayi biasanya mulai menolak makan menggunakan sendok pada usia sekitar 8–10 bulan, meski beberapa bayi dapat mengalaminya lebih awal.

Pada rentang usia ini, bayi mulai semakin menyadari keinginan dan preferensinya sendiri. Menolak disuapi dengan sendok menjadi salah satu cara bayi menunjukkan kemandiriannya. 

Perilaku ini termasuk bagian dari perkembangan normal karena si Kecil mulai belajar menentukan pilihan dan mengontrol cara makannya sendiri.

2. Kapan bayi mulai menolak disuapi dengan sendok?

Pexels.com/MART PRODUCTION

Bayi biasanya mulai menolak makan menggunakan sendok pada usia sekitar 8–10 bulan, meski beberapa bayi dapat mengalaminya lebih awal.

Pada rentang usia ini, bayi mulai semakin menyadari keinginan dan preferensinya sendiri. Menolak disuapi dengan sendok menjadi salah satu cara bayi menunjukkan kemandiriannya. 

Perilaku ini termasuk bagian dari perkembangan normal karena si Kecil mulai belajar menentukan pilihan dan mengontrol cara makannya sendiri.

3. Apa yang harus dilakukan jika bayi menolak disuapi dengan sendok?

Magnific.com/cookie_studio

Ketika bayi mulai menolak makan dengan sendok, orangtua tidak perlu langsung khawatir. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah memberikan kesempatan kepada bayi untuk mencoba makan sendiri.

Orangtua dapat menyiapkan makanan seperti biasa, lalu memberikan mangkuk dan sendok agar bayi belajar menyuapi dirinya sendiri.

Metode baby-led weaning (BLW) juga bisa dicoba dengan menyajikan makanan dalam bentuk finger food yang mudah digenggam oleh bayi.

Proses belajar makan mandiri ini mungkin akan membuat suasana menjadi lebih berantakan. Makanan bisa saja berceceran di meja makan, kursi bayi, bahkan mengenai tangan, rambut, atau pakaian si Kecil.

Namun, hal tersebut merupakan bagian dari proses bayi mengenal makanan dan membangun rasa percaya dirinya. Dengan memberikan ruang untuk bereksplorasi, bayi dapat menikmati pengalaman makan sekaligus belajar menjadi lebih mandiri.

4. Kapan sebaiknya berhenti menyuapi bayi dengan sendok?

Magnific.com/valeria_aksakova

Tidak ada usia pasti kapan bayi harus berhenti disuapi menggunakan sendok. Setiap bayi memiliki tahap perkembangan yang berbeda, sehingga waktu untuk mulai makan mandiri juga tidak selalu sama.

Jika bayi sudah menunjukkan tanda siap, orangtua dapat mulai memberikan lebih banyak kesempatan untuk makan sendiri. Salah satu caranya dengan menawarkan makanan yang sesuai usia dalam bentuk yang mudah digenggam atau finger food.

Metode baby-led weaning (BLW) juga dapat menjadi pilihan, yaitu memberikan makanan dengan tekstur yang aman agar bayi bisa mengeksplorasi dan makan sesuai kemampuannya.

Orangtua tidak perlu terlalu fokus pada jumlah makanan yang berhasil dimakan bayi. Selama diberikan variasi makanan bergizi sepanjang hari, kebutuhan nutrisinya tetap dapat terpenuhi. 

Namun, ASI dan/atau susu formula masih menjadi sumber nutrisi penting hingga bayi berusia 12 bulan.

Itu dia beberapa hal yang perlu diketahui saat bayi mulai menolak makan menggunakan sendok.

Sebelum memperkenalkan makanan padat atau jenis makanan tertentu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter anak, terutama jika ada kekhawatiran terkait risiko alergi.

Curated For You

Editorial Team

Related Article