Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Alvira Nur Azizah, Mahasiswa Termuda Unair Usia 14 Tahun
Dok. Universitas Airlangga
  • Alvira Nur Azizah, remaja 14 tahun 7 bulan, resmi menjadi mahasiswa termuda Universitas Airlangga di program studi S1 Farmasi pada tahun akademik ini.
  • Ia diterima melalui jalur SNBP berkat nilai rapor konsisten dan prestasi unggul, sekaligus membuktikan lulusan SMK mampu menembus universitas negeri bergengsi.
  • Kedisiplinan waktu belajar dan metode pengulangan materi harian menjadi kunci keberhasilan Alvira dalam menjaga prestasi akademiknya sejak kecil hingga kini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kisah inspiratif datang dari dunia pendidikan tinggi tanah air di mana seorang remaja perempuan bernama Alvira Nur Azizah berhasil mencatatkan namanya sebagai mahasiswa baru termuda di Universitas Airlangga (Unair) pada tahun akademik ini. 

Di usianya yang baru menginjak 14 tahun 7 bulan atau setara dengan usia rata-rata anak yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) ia justru sudah resmi menyandang status sebagai mahasiswa program studi S1 Farmasi. 

Berikut Popmama.com rangkum perjalanan akademik Alvira Nur Azizah yang berhasil menjadi mahasiswa termuda!

1. Alvira tembus prodi Farmasi lewat SNBP

Dok. Universitas Airlangga

Keberhasilan Alvira masuk ke Universitas Airlangga melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) merupakan sebuah pencapaian yang sangat prestisius mengingat tingkat keketatan prodi S1 Farmasi yang sangat tinggi setiap tahunnya. 

Keputusan Alvira untuk memilih jurusan Farmasi didasari oleh keinginan kuat untuk melanjutkan serta mendalami disiplin ilmu yang sebelumnya telah ia pelajari selama menempuh pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Farmasi. 

Pencapaian ini sekaligus mematahkan stigma bahwa jalur SMK memiliki keterbatasan untuk menembus universitas negeri ternama karena Alvira membuktikan bahwa nilai rapor yang konsisten dan prestasi akademik yang unggul mampu membawanya ke jenjang sarjana. 

2. Sempat diragukan pihak sekolah

Dok. Universitas Airlangga

Sejak masa awal pendidikannya Alvira memang sudah menunjukkan tanda-tanda kecerdasan yang melampaui teman sebaya hingga membuat para gurunya di Taman Kanak-Kanak memutuskan untuk meluluskannya karena dianggap sudah sangat memahami materi pelajaran. 

Saat mendaftar di Madrasah Ibtidaiyah (MI) pihak sekolah pun sempat terkejut melihat usianya yang sangat muda dan bahkan mempertimbangkan agar Alvira mengulang di kelas empat atau lima nantinya. 

Namun seiring berjalannya waktu Alvira justru mampu mengikuti seluruh ritme pembelajaran dengan sangat baik sehingga rencana untuk mengulang kelas tersebut tidak pernah dilaksanakan hingga ia lulus dengan hasil memuaskan. 

3. Waktu belajar Alvira

Freepik/yanalya

Rahasia utama di balik kecerdasan luar biasa Alvira terletak pada manajemen waktu yang sangat disiplin serta metode pengulangan materi yang ia terapkan secara mandiri setiap harinya di rumah. 

Alvira memiliki kebiasaan untuk langsung belajar setelah beristirahat sejenak dari pulang sekolah. Ia kemudian melanjutkan kegiatan belajar yang biasanya dimulai setelah waktu Maghrib hingga pukul delapan malam secara konsisten. 

Selain waktu belajar utama tersebut Alvira juga memanfaatkan waktu sesaat sebelum tidur dan sesudah bangun tidur sebagai waktu terbaik untuk menghafalkan serta mengulang kembali materi pelajaran yang telah ia terima di sekolah. 

Kisah Alvira Nur Azizah memberikan pesan mendalam bahwa semua bahwa usia bukanlah penghalang untuk meraih prestasi tertinggi selama ada kemauan keras dan kedisiplinan yang dijaga dengan baik.

Dukungan penuh dari keluarga serta kepercayaan terhadap kemampuan anak adalah fondasi utama yang memungkinkan potensi luar biasa anak dapat bersinar di waktu yang tepat.

Sudahkah Mama mulai mengenali dan mendukung gaya belajar unik yang dimiliki anak agar ia selalu semangat dalam mengejar cita-citanya hari ini?

Editorial Team