Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Cara Rachel Vennya Mendidik Anak-anaknya, Tegas tapi Tak Kasar

Cara Rachel Vennya Mendidik Anak-anaknya, Tegas tapi Tak Kasar
Instagram.com/rachelvennya
Intinya Sih
5W1H
  • Rachel Vennya memilih pola asuh yang seimbang, tidak keras seperti masa kecilnya namun juga tidak terlalu lembek, agar anak-anaknya tumbuh dengan rasa aman dan disiplin.
  • Ia menegaskan ketegasan tanpa kekerasan, menggunakan nada suara dan tatapan untuk menunjukkan keseriusan, serta memberi konsekuensi terukur seperti pembatasan gadget.
  • Rachel berusaha menjadi ibu sekaligus sahabat bagi Xabiru dan Chava, sambil terus belajar melalui proses trial and error untuk menjadi pribadi dan orangtua yang lebih baik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Setiap orangtua tentu punya cara masing-masing dalam mendidik anak. Begitu juga dengan Rachel Vennya yang baru-baru ini membagikan pandangannya soal parenting melalui Instagram Story-nya.

Rachel secara jujur mengakui dirinya tumbuh dengan pola asuh yang keras. Pengalaman masa kecil itulah yang kemudian membuatnya ingin memutus rantai pola asuh tersebut dan mencari jalan tengah dalam membesarkan kedua anaknya, Xabiru dan Chava.

Berikut Popmama.com rangkum cara Rachel Vennya mendidik anak-anaknya.

1. Tidak ingin mengulang pola asuh keras masa kecil

rachel vennya dan anak-anaknya
Instagram.com/rachelvennya

Rachel mengaku dirinya dibesarkan dengan didikan yang cukup keras. Ia menyebut pengalaman seperti dipukul hingga dijewer merupakan hal yang biasa ia rasakan saat kecil. Dampaknya, ia tumbuh menjadi pribadi yang emosional dan merasa sulit mengelola emosi.

“Aku dulu dididik keras banget, dipukul, dijewer itu biasa. Jadi emosional banget pas gede,” tulisnya di unggahan.

Karena itulah, Rachel bertekad tidak ingin mengulang pola tersebut kepada anak-anaknya. Ia menyadari bahwa cara mendidik yang terlalu keras bisa meninggalkan rasa tidak aman pada anak. 

Namun, di sisi lain ia juga tak ingin membesarkan anak dengan pola yang terlalu memanjakan.

2. Memilih berada “di tengah”: Tidak lembek, tapi tidak kasar

rachel vennya dan anak-anaknya
Instagram.com/rachelvennya

Menurut Rachel, gaya parenting-nya bukan tipe yang sangat lembut, tetapi juga bukan tipe keras atau “VOC”. Ia menyebut dirinya berada di posisi tengah, tidak lembek, namun juga tidak kasar.

“Aku tuh nggak yang lembek banget, tapi juga nggak yang keras banget kayak VOC,” ungkapnya.

Ia ingin anak-anaknya tahu mana yang benar dan salah tanpa harus melalui kekerasan. Rachel menekankan bahwa sebagai ibu, ia selalu berusaha memberikan yang terbaik meskipun hasilnya belum tentu selalu sempurna.

3. Jarang marah, tapi tegas saat dibutuhkan

rachel vennya dan anak-anaknya
Instagram.com/rachelvennya

Rachel mengungkapkan bahwa ia jarang marah. Namun ketika ia benar-benar marah, anak-anaknya langsung menyadari keseriusan tersebut. Ia mengatakan bahwa ketegasan lebih terlihat dari penekanan suara dan tatapannya, bukan dari tindakan fisik.

“Aku jarang marah, tapi kalau aku marah mereka langsung tahu,” tulis Rachel Vennya.

Ia juga menegaskan tidak pernah memukul anak-anaknya. Jika ada kesalahan besar, ia memberikan konsekuensi seperti pembatasan gadget atau aktivitas tertentu.

“Aku nggak pernah mukul anak,” jelasnya.

Baginya, hukuman tetap ada, tetapi dalam bentuk yang lebih terukur dan tanpa kekerasan.

4. Tetap menjadi ibu sekaligus sahabat

rachel vennya dan anak-anaknya
Instagram.com/rachelvennya

Meski menekankan disiplin, Rachel juga berusaha menjadi tempat aman bagi anak-anaknya. Ia menyebut kadang tetap bisa menjadi sahabat untuk mereka dan mendengarkan cerita-cerita kecil sehari-hari.

Menurutnya, rasa hormat anak kepada orangtua bisa dibangun tanpa rasa takut berlebihan. Ia ingin anak-anaknya tetap nyaman berbagi, namun tetap memahami batasan dan aturan yang ada di rumah.

5. Menerima bahwa menjadi ibu adalah proses belajar

rachel vennya dan anak-anaknya
Instagram.com/rachelvennya

Rachel juga mengakui dirinya bukan ibu yang 100 persen sempurna. Ia menyebut banyak trial and error dalam proses membesarkan anak. Namun kehadiran Xabiru dan Chava justru memberinya tujuan hidup dan membuatnya terus belajar menjadi pribadi yang lebih baik.

Ia bahkan mengatakan bahwa kedua anaknya mendorongnya untuk berubah, mulai dari belajar memasak hingga menjaga pola hidup lebih sehat. Bagi Rachel, menjadi ibu memang tidak mudah, tetapi sangat berarti.

“Aku nggak 100% ibu yang sempurna, tapi aku selalu berusaha,” ujar Rachel.

Itulah cara Rachel Vennya mendidik anak-anaknya. Setiap orangtua tentu punya pendekatan berbeda, namun yang terpenting adalah terus belajar dan berusaha memberikan pola asuh terbaik untuk si Kecil.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Novy Agrina
EditorNovy Agrina
Follow Us

Latest in Big Kid

See More