Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Apa Itu Infak dan 7 Hal yang Perlu Anak Ketahui di Bulan Ramadan

Apa Itu Infak dan 7 Hal yang Perlu Anak Ketahui di Bulan Ramadan
Freepik/jcomp
Intinya Sih
  • Infak adalah ibadah berbagi yang sangat dianjurkan, terutama di bulan Ramadan.

  • Infak berbeda dari zakat dan sedekah, dilakukan sesuai kemampuan dengan niat ikhlas untuk membantu sesama.

  • Membiasakan infak sejak dini membantu membentuk anak yang dermawan dan peduli terhadap sesama.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bulan Ramadan adalah momen yang tepat untuk meningkatkan ibadah, termasuk dalam hal berbagi dengan sesama melalui infak. Infak adalah salah satu ibadah yang sangat dianjurkan, terutama di bulan penuh berkah ini.

Namun, masih banyak yang belum memahami dengan jelas tentang infak, termasuk perbedaannya dengan sedekah dan zakat. Pemahaman yang tepat tentang infak akan membantu Mama dalam menjalankan ibadah ini dengan lebih baik dan penuh keikhlasan.

Berikut Popmama.com rangkum 7 hal tentang infak yang perlu Mama ketahui di bulan Ramadan!

Table of Content

1. Pengertian infak dalam Islam

1. Pengertian infak dalam Islam

Uang
Freepik/jcomp

Infak berasal dari bahasa Arab "anfaqa" yang berarti mengeluarkan atau membelanjakan harta. Secara terminologi syariat, infak adalah mengeluarkan sebagian harta, penghasilan, atau pendapatan demi kepentingan yang telah diperintahkan dalam ajaran Islam.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat Bab I Pasal 1, infak adalah harta yang dikeluarkan oleh seseorang atau badan usaha di luar zakat untuk kemaslahatan umum. Definisi ini menegaskan bahwa infak berbeda dengan zakat, meskipun keduanya sama-sama tentang mengeluarkan harta.

Infak bisa diberikan kapan saja, tidak terikat waktu tertentu. Berbeda dengan zakat yang memiliki waktu khusus untuk dikeluarkan, infak bisa dilakukan setiap hari, setiap minggu, atau setiap kali seseorang memiliki kelebihan rezeki yang ingin dibagikan.

2. Perbedaan infak, sedekah, dan zakat

3 tumpuk uang
Freepik

Meskipun ketiga-tiganya sama-sama tentang memberikan harta, ada perbedaan mendasar yang perlu dipahami.

Zakat adalah ibadah yang bersifat wajib bagi Muslim yang memenuhi syarat. Zakat memiliki nisab (batas minimum harta) dan haul (masa kepemilikan satu tahun). Penerima zakat juga sudah ditentukan, yaitu hanya untuk 8 golongan tertentu yang disebutkan dalam Al-Quran. Zakat bersifat mengikat dan ada sanksi bagi yang tidak menunaikannya.

Infak bersifat sunnah atau tidak wajib. Tidak ada nisab atau batas minimum untuk berinfak, sehingga siapa pun bisa berinfak sesuai kemampuan. Infak bisa diberikan untuk siapa saja yang membutuhkan, tidak terbatas pada 8 golongan seperti zakat. Meskipun tidak wajib, infak sangat dianjurkan karena pahalanya yang besar.

Sedekah adalah istilah yang paling luas. Sedekah tidak hanya terbatas pada harta, tetapi juga bisa berupa tenaga, ilmu, bahkan senyuman. Sedekah bisa dilakukan dalam berbagai bentuk kebaikan, sementara infak lebih spesifik merujuk pada pemberian harta.

Meskipun berbeda, ketiga-tiganya sama-sama merupakan ibadah yang dianjurkan dalam Islam. Ketiga-tiganya sama-sama memiliki tujuan untuk membersihkan harta, melatih kepekaan sosial, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

3. Keutamaan infak di bulan Ramadan

Siluet unta
Freepik

Infak memiliki keutamaan untuk membersihkan harta dan jiwa. Dengan berinfak, seseorang tidak hanya membersihkan hartanya dari hak orang lain, tetapi juga membersihkan jiwanya dari sifat kikir dan cinta dunia yang berlebihan.

Infak juga merupakan sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah. Setiap kali Mama berinfak dengan ikhlas karena Allah, Mama sedang membangun hubungan spiritual yang lebih kuat dengan Sang Pencipta.

Allah SWT berfirman dalam Al-Quran tentang keutamaan infak:

مَثَلُ الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ اَنْۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِيْ كُلِّ سُنْۢبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللّٰهُ يُضٰعِفُ لِمَنْ يَّشَاۤءُ ۗوَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ

Matsalul ladziina yunfiquuna amwaalahum fii sabiilil laahi kamatsali habbatin ambatat sab'a sanaabila fii kulli sumbulatin mi-atu habbah, wallaahu yudaa'ifu limay yasyaa-u, wallaahu waasi'un 'aliim.

Artinya: "Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 261)

Ayat ini menjelaskan bahwa infak yang diberikan di jalan Allah akan dibalas dengan pahala yang berlipat ganda. Satu kebaikan bisa menjadi 700 kali lipat, bahkan lebih, tergantung pada keikhlasan dan keberkahan yang Allah berikan.

4. Orang yang berhak menerima infak

Pengemis
Freepik/jcomp

Infak bisa diberikan kepada berbagai pihak yang membutuhkan. Berikut adalah orang-orang yang berhak menerima infak:

  • Fakir dan miskin adalah golongan utama yang berhak menerima infak. Mereka yang kekurangan dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, dan tempat tinggal sangat membutuhkan bantuan dari infak umat Muslim.

  • Kerabat yang membutuhkan juga berhak menerima infak. Memberikan infak kepada kerabat memiliki nilai lebih karena sekaligus menyambung silaturahmi.

  • Anak yatim adalah golongan yang sangat diperhatikan dalam Islam. Memberikan infak untuk pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan hidup anak yatim adalah amal yang sangat mulia.

  • Disalurkan untuk pembangunan atau pemeliharaan masjid dan mushola. Fasilitas ibadah ini sangat penting bagi masyarakat Muslim, dan infak untuk pembangunannya termasuk amal jariyah yang pahalanya terus mengalir.

  • Pendidikan adalah bidang lain yang sangat layak menerima infak. Memberikan beasiswa untuk anak-anak yang tidak mampu namun berprestasi adalah bentuk infak yang sangat bermanfaat untuk masa depan mereka.

  • Bidang kesehatan juga bisa menjadi sasaran infak. Membantu biaya pengobatan orang sakit yang tidak mampu, atau menyumbang untuk pembangunan fasilitas kesehatan adalah bentuk infak yang sangat dibutuhkan.

  • Korban bencana alam juga sangat membutuhkan infak. Bantuan cepat dalam bentuk makanan, obat-obatan, tempat tinggal sementara, dan kebutuhan darurat lainnya sangat membantu meringankan beban mereka.

5. Cara mengajarkan anak berinfak sejak dini

Anak menabung
Freepik/jcomp

Mengajarkan anak untuk berinfak sejak dini adalah investasi penting untuk membentuk karakter mereka. Berikut adalah cara yang bisa Mama lakukan untuk mengajarkan anak berinfak:

  • Mulai dengan nominal kecil sesuai kemampuan anak. Tidak perlu jumlah yang besar, yang penting adalah membangun kebiasaan dan pemahaman tentang pentingnya berbagi. Bahkan infak Rp1.000 atau Rp5.000 dari uang jajan anak sudah sangat berharga dalam mendidik mereka.

  • Ajak anak ikut saat Mama memberikan infak. Bawa anak ke panti asuhan, atau ajak mereka saat menyerahkan infak kepada fakir miskin. Pengalaman langsung ini akan memberikan kesan yang mendalam dan membuat anak memahami dampak nyata dari infak.

  • Jelaskan manfaat infak dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami anak. Ceritakan bahwa dengan berinfa, mereka membantu orang lain yang membutuhkan, dan Allah akan membalas kebaikan mereka dengan pahala dan rezeki yang lebih banyak.

  • Sediakan kotak infak di rumah. Kotak khusus untuk infak akan membuat anak lebih termotivasi untuk menyisihkan sebagian uang jajannya. Mama bisa menghias kotak tersebut bersama anak agar lebih menarik.

  • Beri contoh nyata dengan rutin berinfak. Anak adalah peniru ulung. Jika mereka melihat Mama dan Papa rutin berinfak, mereka akan meniru kebiasaan baik tersebut tanpa perlu banyak instruksi.

  • Ceritakan kisah-kisah inspiratif tentang berbagi. Kisah sahabat Nabi yang dermawan atau kisah-kisah nyata dari orang-orang yang diberkahi karena kebiasaan berinfak bisa menjadi motivasi bagi anak.

Anak yang terbiasa berinfak akan tumbuh menjadi pribadi yang dermawan, peduli sesama, dan tidak egois.

6. Nominal infak yang ideal

Anak memegang uang
Freepik/jcomp

Infak disesuaikan dengan kemampuan dan keikhlasan masing-masing. Mama yang memiliki penghasilan besar tentu bisa berinfak lebih banyak, sementara yang penghasilannya terbatas bisa berinfak sesuai kemampuan. Allah tidak membebani seseorang melebihi kesanggupannya.

Hadits shahih dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu menyebutkan:

مَا مِنْ يَومٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيْهِ إِلاَّ مَلَكَانِ يَنْزِلاَنِ، فَيَقُوْلُ أَحَدُهُمَا: اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا، وَيَقُوْلُ اْلآخَرُ: اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا

Maa min yaumin yushbihul 'ibaadu fiihi illaa malaakaani yanzilaan, fa yaquulu ahaduhumaa: Allaahumma a'thi munfiqan khalafaa, wa yaquulul aakharu: Allaahumma a'thi mumsikan talafaa.

Artinya: "Tidak ada satu hari pun ketika pagi tiba kecuali turun dua malaikat, salah satunya berdoa: 'Ya Allah, berikanlah ganti kepada orang yang berinfak,' dan yang satunya lagi berdoa: 'Ya Allah, berikanlah kebinasaan kepada orang yang menahan hartanya (kikir).'" (HR. Bukhari)

Hadits ini memberikan kabar gembira bagi orang yang gemar berinfak. Setiap hari, malaikat mendoakan agar Allah mengganti harta yang diinfakkan. Ini adalah jaminan langsung dari Allah melalui doa para malaikat.

Jangan sampai berinfak membuat diri sendiri kesulitan. Islam mengajarkan keseimbangan. Jika berinfak sampai membuat keluarga kekurangan atau tidak bisa memenuhi kebutuhan dasar, maka itu bukan cara yang tepat. Dahulukan kebutuhan keluarga, baru sisanya untuk infak.

7. Platform dan cara menyalurkan infak

Wanita memegang ponsel dan kartu debit
Freepik/benzoix

Di era digital saat ini, menyalurkan infak menjadi jauh lebih mudah dan praktis. Mama tidak perlu lagi khawatir kesulitan menemukan penyalur infak yang terpercaya karena sudah banyak platform yang tersedia.

  • Lembaga amil zakat resmi seperti Baznas, Rumah Zakat, Dompet Dhuafa, dan lainnya adalah pilihan yang sangat terpercaya. Lembaga-lembaga ini memiliki program yang jelas dan transparan dalam pengelolaan dana infak.

  • Platform digital seperti Kitabisa, aplikasi Baznas Mobile, dan berbagai platform Islam lainnya juga memudahkan dalam menyalurkan infak. Mama bisa berinfak kapan saja dan dari mana saja hanya dengan beberapa klik di ponsel.

  • Langsung ke masjid atau mushola tetap efektif. Memberikan infak langsung ke kotak infak di masjid atau kepada pengurus masjid adalah cara yang mudah dan cepat.

  • Menyalurkan melalui yayasan sosial terpercaya juga bisa menjadi pilihan. Banyak yayasan yang fokus pada bidang tertentu seperti pendidikan, kesehatan, atau bantuan untuk anak yatim.

Yang paling penting adalah memastikan lembaga tersebut terpercaya dan transparan. Cek legalitas lembaga, lihat track record mereka, dan pastikan ada laporan pertanggungjawaban yang jelas tentang penggunaan dana.

Intinya, Ma, infak bukan hanya tentang memberikan harta, tetapi juga tentang membersihkan jiwa, melatih kepekaan sosial, dan mendekatkan diri kepada Allah. Sudahkah Mama rutin ajarkan anak berinfak di bulan Ramadan ini?

FAQ Seputar Infak

Apa itu infak?

Kata infak berasal dari bahasa Arab anfaqa yang bermakna mengeluarkan atau membelanjakan harta. Secara istilah, infak adalah tindakan memberikan sebagian harta dan menjadi bagian penting dalam keseharian seorang Muslim.

Apa definisi infak menurut UU?

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat Bab I Pasal 1, infak diartikan sebagai harta yang dikeluarkan individu atau badan usaha di luar kewajiban zakat untuk kepentingan umum.

Apa dalil Al-Qur’an tentang infak?

Salah satu ayat yang membahas sedekah terdapat dalam Al-Qur'an surat Surah Ali Imran ayat 133-134. Artinya: “Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa. Yaitu orang-orang yang menginfakkan (hartanya) baik di waktu senang atau di waktu susah, dan orang-orang yang menahan kemarahannya dan memaafkan kesalahan orang. Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan”

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Erick akbar
Novy Agrina
Erick akbar
EditorErick akbar
Follow Us

Latest in Big Kid

See More