Nama asli: Veda Ega Pratama
Nama panggilan: Ovedinha
Tempat dan tanggal lahir: Gunungkidul, Yogyakarta, 23 November 2008
Pendidikan terakhir: SMA Taman Madya IP (Ibu Pawiyatan) Yogyakarta.
Profesi : Pembalap motor
Akun Instagram: @veda_54
Profil Veda Ega Pratama, Pembalap Indonesia yang Taklukan Podium Dunia

Veda Ega Pratama, pembalap muda asal Gunungkidul, mencetak sejarah sebagai orang Indonesia pertama yang naik podium di ajang Moto3 Grand Prix Brasil.
Sejak kecil, Veda sudah akrab dengan dunia balap berkat sang ayah, Sudarmono, dan meniti karier profesional melalui Astra Honda Racing School sejak 2019.
Meski jadwal balap padat dan sering latihan di luar negeri, Veda tetap menyeimbangkan pendidikan SMA-nya dengan sistem kurikulum fleksibel serta pendampingan khusus.
Nama Veda Ega Pratama menjadi buah bibir di kalangan pencinta otomotif, baik di dalam negeri maupun internasional.
Anak laki-laki asal Gunungkidul ini berhasil membuktikan bahwa talenta pembalap Indonesia mampu bersaing, bahkan naik podium di ajang bergengsi kelas dunia.
Perjuangannya dari sirkuit lokal hingga menembus panggung Moto3 menjadi inspirasi bagi banyak anak muda yang bermimpi membawa nama Merah Putih ke kancah global.
Berikut Popmama.com rangkum profil dan perjalanan karier Veda Ega Pratama yang sangat inspiratif!
Table of Content
1. Biodata Veda Ega Pratama

2. Pendidikan Veda Ega Pratama

Meskipun jadwal balapnya sangat padat, Veda tetap berkomitmen untuk menyeimbangkan karier profesionalnya dengan kewajiban sebagai pelajar.
Perjalanan pendidikannya dimulai dari SD Negeri 1 Wonosari, berlanjut ke SMP Negeri 2 Wonosari, dan kini ia tercatat sebagai siswa di SMA Taman Madya IP (Ibu Pawiyatan) Yogyakarta.
Mengingat ia harus sering tinggal di Spanyol untuk menjalani sesi latihan intensif dan balapan di berbagai negara, Veda menggunakan sistem kurikulum fleksibel dengan pendampingan khusus.
3. Latar belakang keluarga Veda Ega Pratama

Darah balap mengalir deras di tubuh Veda berkat sang Papa, Sudarmono, yang merupakan legenda balap motor nasional. Veda sudah diperkenalkan dengan motor sejak usia 4 tahun dan mengawali kariernya di ajang Motocross kelas 65cc.
Pengalaman di lintasan tanah ini sangat krusial dalam melatih instingnya saat motor kehilangan traksi atau sliding, yang kini menjadi ciri khas gaya balapnya yang agresif namun terkontrol.
Sejak kecil, ambisinya sudah sangat jelas. Dalam sebuah wawancara bersama Deddy Corbuzier di acara Hitam Putih, dengan penuh keyakinan ia mengungkapkan impiannya.
“Menjadi pembalap MotoGP. Pembalap yang (kelas) dunia,” ucapnya.
Langkah nyatanya dimulai saat bergabung dengan Astra Honda Racing School (AHRS) pada 2019, di mana ia belajar teknik balap aspal secara profesional di bawah bimbingan pelatih internasional.
4. Deretan prestasi Veda Ega Pratama

Veda adalah sosok pemecah rekor. Di tingkat nasional, ia mendominasi ajang OnePrix kelas Rookie dan Novice di usia yang sangat belia.
Namun, namanya benar-benar meledak saat ia menjadi Juara Umum Asia Talent Cup 2023 dengan memecahkan rekor poin tertinggi sepanjang sejarah (256 poin) dan meraih 9 kemenangan dalam satu musim.
Tidak berhenti di sana, prestasinya semakin mendunia saat ia menjadi pembalap Indonesia pertama yang menang di Red Bull MotoGP Rookies Cup (Sirkuit Mugello, Italia) musim 2024/2025.
Puncaknya, di tahun 2026, Veda resmi naik kelas ke Kejuaraan Dunia Moto3 dan sukses mencetak sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang naik podium ke-3 di Grand Prix Brasil.
Semoga perjalanan Veda ini bisa memotivasi anak mama di rumah untuk terus mengejar minat dan bakatnya ya, Ma. Dukungan orangtua adalah kunci utama keberhasilan anak!


















