Saat anak beranjak remaja, mereka mulai memiliki teman-teman dekat dan membangun lingkaran pergaulan sendiri. Pada fase ini, sangat normal jika remaja mengalami dinamika pertemanan yang cukup rumit dan penuh tantangan. Mereka sedang belajar memahami batasan, empati, serta cara menjaga hubungan dengan orang lain.
Sebagai orangtua, hal yang paling penting adalah membantu anak mengenali tanda jika pertemanan mereka tidak sehat. Selain itu, Mama juga bisa mengajarkan bagaimana menetapkan batasan yang sehat. Kemampuan berteman merupakan salah satu life skill penting yang dapat membantu anak membangun kepercayaan diri, kecerdasan emosional, serta ketangguhan.
Dilansir dari Instagram @kidsstopstress, ada beberapa tanda jika pertemanan remaja tidak sehat. Berikut 5 tanda yang Popmama.com rangkum.
