Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
7 Manfaat Susu Tinggi Kalsium untuk Tumbuh Kembang Anak
Magnific/cookie_studio
  • Susu tinggi kalsium membantu membangun kepadatan dan kekuatan tulang pada masa anak-anak hingga remaja, sekaligus mendukung pertumbuhan tinggi badan optimal dan menekan risiko osteoporosis saat dewasa.

  • Kalsium bersama vitamin D penting untuk mencegah rakitis, yang dapat membuat tulang lunak, rapuh, bengkok, serta menghambat pertumbuhan; kebutuhan harian berbeda menurut usia anak.

  • Selain tulang, kalsium mendukung kerja otot dan saraf, ritme jantung, pembekuan darah, pembentukan enamel gigi, pelepasan hormon, fungsi pembuluh darah, dan metabolisme tubuh anak.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tahukah Mama bahwa masa anak-anak hingga remaja adalah fase emas bagi tubuh untuk membangun tulang yang kuat?

Karena itulah mengapa pemenuhan nutrisi di periode pertumbuhan ini sangat krusial. Di antara berbagai jenis gizi, kalsium memegang peranan utama dalam membentuk fondasi tubuh anak.

Hal ini supaya anak mama bisa bergerak bebas dan tumbuh tinggi secara optimal.

​Lantas, apa saja manfaat susu tinggi kalsium untuk tumbuh kembang anak. Intip informasi yang sudah Popmama.com rangkum.

1. Memperkuat tulang

Pexels/cottonbro studio

Kalsium merupakan komponen utama pembentuk tulang yang berfungsi menjaga struktur tulang tetap kuat selama masa pertumbuhan.

Masa anak-anak hingga remaja adalah fase kesempatan kritis bagi tubuh untuk menyimpan cadangan kalsium dan membangun kepadatan massa tulang secara optimal.

Dengan membiasakan anak mengonsumsi makanan kaya kalsium setiap hari, hal ini baik untuk membentuk fondasi tulang yang kokoh.

Tidak hanya itu, asupan susu tinggi kalsium juga bekerja menekan risiko terjadinya penyakit pengeroposan atau osteoporosis saat anak mama menuju fase dewasa.

2. Mendukung pertumbuhan tinggi badan

Magnific/jcomp

Mama, ternyata ada perbedaan yang signifikan lho mengenai asupan kalsium pada anak yang terpenuhi dan tidak.

Menurut berbagai sumber, anak yang mendapatkan asupan kalsium yang cukup akan memiliki dukungan nutrisi yang lebih baik untuk pertumbuhan tulangnya secara optimal.

Sebaliknya, jika anak mama mengalami kekurangan nutrisi kalsium selama masa pertumbuhannya. Hal ini dapat menghambat perkembangan tulang dan malah berisiko membuat anak tidak mencapai potensi tinggi badan dewasanya secara maksimal.

Untuk menghindari hal itu, Mama perlu tahu kebutuhan harian kalsium pada anak.

Melansir dari berbagai sumber:

Untuk usia 1 – 3 Tahun, asupan kalsium sekitar 500 mg – 700 mg. Kalau dihitung dalam takaran susu sekitar kurang lebih 1,5 cangkir susu murni.

Sementara untuk usia 4 – 8 Tahun, membutuhkan 800 mg – 1.000 mg kalsium atau setara dengan ± 2 cangkir susu rendah atau bebas lemak.

Dan untuk usia 9 – 18 Tahun, membutuhkan 1.300 mg kalsium atau setara ± 3 cangkir susu rendah atau bebas lemak.

3. Mencegah penyakit Rakitis

Magnific/rawpixel.com

Asupan kalsium yang dipadukan dengan Vitamin D pada susu ternyata sangat penting untuk mencegah penyakit rakitis atau rickets.

Penyakit rakitis sendiri merupakan kondisi gangguan kesehatan pada bayi dan anak-anak yang menyebabkan tulang menjadi lunak dan rapuh.

Meskipun kasus rakitis paling sering terdiagnosis pada bayi dan balita, anak usia sekolah seperti 6 tahun tetap berisiko terkena rakitis,Ma.

Dengan catatan jika anak mama mengalami kekurangan kalsium dan Vitamin D dalam jangka panjang.

​Di usia 6 tahun, tulang anak belum menutup, sehingga tulang masih terus berkembang pesat.

Jika asupan kalsium dan Vitamin D kurang anak dapat mengalami pembengkokan pada tulang kaki, pertumbuhan tinggi badan yang terhambat, serta kondisi otot yang terasa lemah dan nyeri.

Untuk itu, Mama harus terus memantau kecukupan kalsium harian supaya memastikan tulang anak tumbuh lurus, kuat, dan berkembang dengan sempurna.

4. Mendukung fungsi otot & saraf

Magnific/pvproductions

Tidak hanya itu, Ma. Kandungan kalsium pada susu tinggi kalsium juga dibutuhkan saraf, Ma.

Hal ini supaya sistem saraf dapat bekerja menghantarkan pesan dari otak ke seluruh bagian tubuh dengan baik.

Selain itu, kalsium juga diperlukan agar otot-otot tubuh dapat melakukan proses kontraksi dan relaksasi secara optimal, sehingga mendukung berbagai aktivitas harian anak mama ketika bergerak, bermain, maupun berolahraga.

5. Menjaga kesehatan jantung dan pembekuan darah

Magnific/krakenimages.com

Selain berperan pada struktur tulang, kalsium juga dibutuhkan untuk memelihara fungsi organ vital seperti jantung, lho Ma!

Menurut berbagai sumber, kandungan mineral ini membantu otot-otot jantung berkontraksi dengan baik serta memelihara ritme detak jantung supaya tetap stabil dan normal.

Tidak hanya itu, kalsium jugamemegang peranan krusial dalam mekanisme pembekuan darah.

Seperti yang diketahui bahwa pembekuan darah sangat dibutuhkan tubuh untuk menghentikan pendarahan saat si Anak mengalami luka. Jika asupan kalsium ini terpenuhi luka anak akan cepat kering dan tidak terinfeksi.

6. Membentuk gigi yang kuat:

magnific

Mama, ternyata sebagian besar kalsium di dalam tubuh disimpan di area tulang dan gigi.

Maka tidak heran bila kandungan mineral dan kalsium memiliki peranan penting untuk pembentukan enamel pada gigi.

Enamel sendiri merupakan lapisan terluar pembungkus gigi yang membantu untuk menjaga gigi agar tidak mudah patah.

Tidak hanya itu kalsium juga turut menjaga struktur gigi anak tetap sehat, kokoh, dan tidak mudah berlubang selama masa perkembangannya.

7. Meningkatkan metabolisme anak

Magnific/8photo

Tak hanya berperan pada tulang dan gigi, kalsium juga mendukung berbagai fungsi biologis penting di dalam tubuh anak mama.

Mineral dalam kandungan kalsium dapat membantu pelepasan hormon, mengoptimalkan kerja pembuluh darah, hingga melancarkan berbagai proses metabolisme tubuh.

Hal ini tentunya sangat dibutuhkan anak ya, Ma untuk menunjang tumbuh kembangnya secara keseluruhan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article