Memerankan karakter Ara dalam film Kado untuk Ibu menjadi pengalaman yang berkesan bagi Luisa Adreena. Aktris muda ini mengaku memiliki banyak kesamaan dengan karakter yang diperankannya, meski ada satu sifat Ara yang menurutnya jauh lebih menonjol.
Tak Takut Ular, Luisa Adreena Merasa Berkesan Syuting Kado untuk Ibu

Luisa Adreena merasa mirip dengan karakter Ara dalam film Kado untuk Ibu, tetapi menilai karakter Ara lebih berani menghadapi tantangan.
Untuk membangun chemistry yang natural dengan pemain cilik lain, Luisa mengajak mereka bermain sebelum syuting agar cepat akrab dan nyaman saat beradegan.
Luisa tidak takut berakting bersama ular dalam syuting karena menyukai hewan sejak kecil dan menganggap ular tersebut lucu serta menggemaskan.
Tak hanya itu, Luisa juga membagikan cerita di balik layar, mulai dari membangun chemistry dengan para pemain cilik hingga pengalamannya berakting bersama seekor ular.
Berikut Popmama.com telah merangkum keseruan Luisa Adreena dalam syuting film Kado untuk Ibu.
Yuk, disimak!
1. Luisa menceritakan kemiripan dirinya dengan karakter Ara dalam film Kado untuk Ibu

Luisa Adreena mengungkapkan bahwa dirinya memiliki banyak kesamaan dengan Ara, karakter utama yang ia perankan di Kado untuk Ibu. Keduanya sama-sama memiliki rasa sayang kepada keluarga dan kepribadian yang ceria.
"Sebelumnya tuh aku merasa mirip banget sama Ara cuman bedanya Ara tuh lebih pemberani. Ara tuh berani pergi sendiri buat cari kado untuk mamanya," ujar Luisa pada Rabu (29/7/2026) saat acara press screening film Kado untuk Ibu.
Luisa menilai Ara memiliki keberanian yang lebih besar dibandingkan dirinya. Sosok Ara berani menghadapi berbagai tantangan demi mewujudkan keinginannya, sehingga menjadi karakter yang menginspirasi sekaligus menyenangkan untuk diperankan.
2. Main bareng jadi rahasia bangun chemistry dengan para artis cilik lainnya

Agar hubungan para pemain terasa natural di layar, Luisa Adreena mengaku menghabiskan waktu untuk bermain bersama anak-anak sebelum proses syuting dimulai. Cara sederhana ini membuat mereka cepat akrab dan lebih nyaman saat menjalani adegan bersama.
"Kita tuh harus main dulu biar dapat chemistry. Aku takutnya kan orangnya nggak baik, jadi aku ajak dia main dulu biar kita semakin dekat dan kebangun chemistry antara kita," ujar Luisa.
Menurut Luisa, kedekatan yang terbangun sejak awal membuat interaksi antar karakter terasa lebih hangat dan realistis. Suasana syuting pun menjadi lebih menyenangkan karena semua pemain sudah saling mengenal dengan baik.
3. Syuting bareng ular, Luisa justru menganggapnya lucu

Salah satu pengalaman berkesan bagi Luisa Adreena selama menjalani proses syuting Kado untuk Ibu, yakni saat adegan bersama seekor ular. Berbeda dengan banyak orang yang merasa ngeri saat melihat reptil tersebut, Luisa justru mengaku tidak merasa takut sama sekali.
"Aku tuh awalnya udah nggak takut sama ular. Aku tuh suka banget sama hewan walaupun itu ular, aku tetap pegang karena lucu dan gemesin banget ularnya," ujar Luisa.
Menurutnya, rasa percaya diri itu muncul karena sejak kecil ia memang menyukai berbagai jenis hewan. Bahkan, Luisa menganggap ular sebagai hewan yang lucu sehingga bisa menjalani proses syuting dengan santai.
Pengalaman-pengalaman ini pun menjadi momen unik yang paling Luisa ingat selama terlibat dalam film Kado untuk Ibu.
Dari cerita Luisa Adreena, mana yang paling menarik perhatianmu? Proses membangun chemistry dengan para pemain cilik atau pengalamannya yang santai saat berakting bersama ular?




















