Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

5 Hal Menarik di Singapore Oceanarium, Ada POP MART CRYBABY!

5 Hal Menarik di Singapore Oceanarium, Ada POP MART CRYBABY!
Dok. Singapore Oceanarium/Resort World Sentosa
Intinya Sih
  • Singapore Oceanarium di Singapura memiliki 22 zona tematik, luas tiga kali pendahulunya, dan menampung lebih dari 100.000 hewan laut dengan instalasi interaktif serta teknologi digital.
  • Kolaborasi POP MART CRYBABY “Cry Me an Ocean” berlangsung hingga 30 Agustus 2026, menghadirkan 11 spot foto, karakter bertema laut, dan merchandise eksklusif.
  • Pengunjung dapat mengeksplorasi laut purba, mengikuti tur perawatan hiu, memakai AR di Shark Seas, serta membuat ikan digital di Art-quarium.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Singapore Oceanarium menjadi salah satu destinasi wisata keluarga terbaru di Singapura yang menawarkan pengalaman lebih dari sekadar melihat akuarium. Hadir dengan area yang tiga kali lebih besar dibandingkan pendahulunya, tempat ini memiliki 22 zona tematik dan menjadi rumah bagi lebih dari 100.000 hewan laut dari berbagai spesies. 

Pengunjung juga bisa menikmati beragam instalasi interaktif, teknologi digital, hingga kolaborasi spesial bersama POP MART CRYBABY yang hanya berlangsung dalam waktu terbatas.

Jika berencana liburan bersama keluarga ke Singapura, berikut Popmama.com rangkum beberapa hal menarik yang bisa Mama dan keluarga temukan di Singapore Oceanarium.

1. Berburu instalasi POP MART CRYBABY "Cry Me an Ocean"

Berburu instalasi POP MART CRYBABY "Cry Me an Ocean"
Popmama.com/Putri Syifa N

Bagi penggemar POP MART, Singapore Oceanarium menghadirkan kolaborasi spesial CRYBABY Cry Me an Ocean yang berlangsung hingga 30 Agustus 2026. Aktivasi ini menjadi yang pertama di dunia yang digelar di dalam oceanarium sungguhan, menghadirkan karakter CRYBABY dalam wujud berbagai hewan laut dengan pesan untuk lebih mencintai dan menjaga lautan.

Pengunjung dapat menemukan 11 spot foto yang tersebar di dalam dan luar area oceanarium. Ada balon raksasa setinggi lima meter berbentuk Pufferfish dan Anglerfish, hingga patung karakter Whale Shark, Shark, Jellyfish, Manta Ray, dan Whale yang ditempatkan berdampingan dengan habitat hewan laut aslinya. Jangan lupa mampir ke POP-Up Store di WEAVE untuk berburu merchandise eksklusif seri Cry Me an Ocean.

2. Menjelajahi dunia laut purba di Ancient Waters

Menjelajahi dunia laut purba di Ancient Waters
Popmama.com/Putri Syifa N

Zona Ancient Waters mengajak pengunjung menjelajah kehidupan laut jutaan tahun lalu. Di sini terdapat animatronik predator laut berukuran besar, fosil, hingga berbagai instalasi edukatif yang menjelaskan evolusi kehidupan di lautan.

Anak-anak dapat melihat replika Dunkleosteus, ikan predator berlapis baja, hingga Xiphactinus yang dibuat seolah hidup. Pengalaman ini membuat belajar sejarah laut terasa jauh lebih menyenangkan.

3. Ikut tur eksklusif di balik layar untuk melihat perawatan hiu

Ikut tur eksklusif di balik layar untuk melihat perawatan hiu
Popmama.com/Putri Syifa N

Kalau ingin pengalaman yang lebih mendalam, Mama dan anak yang lebih besar bisa mengikuti program Ocean in Focus: Apex Predators. Tur eksklusif berdurasi 60 menit ini mengajak pengunjung melihat langsung area di balik layar (behind the scenes) yang biasanya tidak dibuka untuk umum, sekaligus mempelajari cara tim Singapore Oceanarium merawat berbagai spesies hiu.

Selama tur, peserta akan diajak mengunjungi area staf yang menghadap habitat Shark Seas, menyentuh spesimen asli seperti gigi hiu, melihat perlengkapan chainmail yang digunakan penyelam saat bekerja dengan hiu, hingga menyaksikan proses persiapan dan pemberian makan hiu oleh para ahli. 

Tur ini dibatasi maksimal 12 peserta per sesi, tersedia setiap hari pukul 09.30 dan 13.30 (kecuali Rabu hanya pukul 13.30), dengan biaya S$39 per orang di luar tiket masuk. Sebagai kenang-kenangan, setiap peserta juga akan mendapatkan gantungan kunci boneka Dunkleosteus secara gratis.

4. Berjalan di bawah hiu sambil mencoba teknologi AR

Berjalan di bawah hiu sambil mencoba teknologi AR
Popmama.com/Putri Syifa N

Zona Shark Seas menawarkan pengalaman berjalan di bawah terowongan kaca dengan hiu-hiu besar berenang tepat di atas kepala pengunjung.

Pengalaman ini semakin menarik karena aplikasi resmi Singapore Oceanarium menghadirkan fitur Augmented Reality (AR) yang menampilkan informasi interaktif mengenai berbagai spesies hiu, termasuk cara berkembang biak dan perannya dalam menjaga ekosistem laut.

5. Membuat ikan digital sendiri di Art-quarium

Membuat ikan digital sendiri di Art-quarium
Dok. Singapore Oceanarium/Resort World Sentosa

Di zona Benthos, anak-anak bisa berkreasi melalui wahana interaktif Art-quarium. Mereka dapat mendesain ikan digital sendiri, memilih warna, bentuk, hingga memberi nama.

Setelah selesai, ikan tersebut akan muncul dan "berenang" bersama ikan digital lainnya di layar akuarium raksasa sehingga memberikan pengalaman bermain yang kreatif sekaligus edukatif.

Tiket Singapore Oceanarium Bisa Dipesan Online!

Tiket Singapore Oceanarium Bisa Dipesan Online!
Popmama.com/Putri Syifa N

Agar kunjungan lebih nyaman, Mama bisa menyiapkan tiket masuk sebelum hari keberangkatan. Dengan memesan secara online, proses masuk ke Singapore Oceanarium menjadi lebih praktis sekaligus membantu merencanakan jadwal liburan bersama keluarga, terutama saat musim liburan ketika jumlah pengunjung cenderung meningkat.

Salah satu pilihan yang bisa digunakan adalah melalui Traveloka, yang menyediakan pemesanan tiket Singapore Oceanarium secara online. Dengan begitu, kita bisa mengatur itinerary sejak sebelum berangkat dan memiliki lebih banyak waktu untuk menikmati berbagai zona serta aktivitas seru selama berada di dalam oceanarium.

Itulah beberapa aktivitas menarik yang bisa Mama dan keluarga temukan di Singapore Oceanarium. Mulai dari menjelajahi dunia bawah laut, mengikuti pengalaman edukatif, hingga menikmati kolaborasi spesial CRYBABY, semuanya bisa menjadi pilihan destinasi liburan yang menyenangkan sekaligus menambah wawasan anak tentang kehidupan laut.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More