Urutan memotong kuku. Mulailah dari jari telunjuk tangan kanan hingga kelingking, lalu pindah ke tangan kiri.
Waktu sunnah. Memotong kuku di hari Jumat sangat disunnahkan. Jika kebetulan hari Jumat jatuh saat kita berpuasa, maka kita mendapatkan dua keutamaan sekaligus: menjalankan sunah kebersihan dan menjalankan kewajiban puasa.
Kebersihan. Pastikan potongan kuku dikumpulkan dan dibuang di tempat yang layak agar tidak berceceran dan tetap menjaga keasrian lingkungan.
Apa Boleh Potong Kuku saat Puasa? Ini Penjelasannya!

Memotong kuku saat berpuasa diperbolehkan dan tidak membatalkan puasa,
Tindakan ini justru dianjurkan sebagai bagian dari menjaga kebersihan fitrah
Waktu terbaik memotong kuku adalah hari Jumat, Kamis, atau Senin
Bulan Ramadan adalah momen di mana setiap Muslim berusaha menjaga kesucian diri, baik secara lahir maupun batin.
Namun, sering kali muncul keraguan terkait aktivitas harian yang dianggap sepele, salah satunya adalah memotong kuku.
Banyak yang bertanya-tanya, apakah aktivitas ini dapat membatalkan puasa atau mengurangi pahalanya.
Mengingat kebersihan adalah sebagian dari iman, penting bagi kita untuk memahami batasan-batasannya berdasarkan syariat agar ibadah puasa kita tetap terjaga dengan sempurna.
Lantas, apa boleh potong kuku saat puasa? Yuk, cari tahu selengkapnya bareng Popmama.com.
1. Hukum memotong kuku saat puasa menurut syariat

Secara ringkas, jawaban atas pertanyaan apa boleh potong kuku saat puasa adalah boleh dan tidak membatalkan puasa.
Memotong kuku tidak termasuk dalam hal-hal yang membatalkan puasa seperti makan, minum, atau hubungan suami istri.
Para ulama sepakat bahwa memotong kuku, mencukur rambut ketiak, atau memendekkan kumis saat berpuasa adalah hal yang diperbolehkan. Aktivitas ini dikategorikan sebagai tindakan menjaga kebersihan fitrah manusia.
Hal ini tidak memasukkan benda apapun ke dalam lubang tubuh, sehingga secara teknis tidak ada hubungannya dengan keabsahan puasa seseorang.
2. Memotong kuku sebagai bagian dari menjaga fitrah

Islam sangat menekankan kebersihan melalui konsep khamsun minal fitrah (lima perkara fitrah), di mana memotong kuku adalah salah satunya.
Justru, membiarkan kuku panjang dan kotor saat Ramadan dianggap kurang baik karena dapat menjadi sarang kuman dan menghalangi air wudu sampai ke bawah kuku secara sempurna.
Meskipun sedang berpuasa, seorang Muslim tetap dianjurkan untuk tampil rapi dan bersih. Jadi, Mama atau Papa tidak perlu khawatir jika ingin merapikan kuku di siang hari saat Ramadan.
Menjaga kuku tetap pendek dan bersih justru membantu kita menjalankan ibadah salat dengan lebih nyaman dan khusyuk.
3. Adab memotong kuku

Meskipun diperbolehkan kapan saja, ada beberapa adab yang bisa Mama dan Papa terapkan agar aktivitas ini menjadi nilai pahala tambahan:
4. Hari yang disunnahkan untuk memotong kuku

Tak hanya sekadar boleh, Islam bahkan mengatur waktu terbaik bagi seorang Muslim untuk merapikan kukunya demi meraih kemuliaan sunnah Nabi.
Dikutip dari laman resmi Nahdlatul Ulama, hari-hari yang baik untuk memotong kuku yakni pada Hari Jumat sebelum berangkat shalat Jumat, dan Hari Kamis dan Hari Senin.
وَيُسَنُّ غَسْلُ رُءُوسِ الْأَصَابِعِ بَعْدَ قَصِّ الْأَظْفَارِ لِمَا قِيلَ إنَّ الْحَكَّ بِهِ قَبْلَ الْغُسْلِ يُورِثُ الْبَرَصَ وَالْأَوْلَى فِي قَصِّهَا أَنْ يَكُونَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَوْ الْخَمِيسِ أَوْ الِاثْنَيْنِ
"Yang utama memotong kuku dilakukan pada hari Jumat, Kamis atau Senin," (Sulaiman Al-Jamal, Hasyiyatul Jamal, Beirut-Dar al-Fikr, juz III, halaman 361).
Namun meski demikian, bukan berarti kita tidak diperbolehkan untuk memotong kuku di hari-hari lain. Demikian menurut Buya Yahya dalam video kajian dalam kanal YouTube Al-Bahjah TV.
5. Bagaimana jika tidak sengaja berdarah saat memotong kuku?

Salah satu kekhawatiran lainnya adalah jika kulit di sekitar kuku tidak sengaja terpotong hingga berdarah.
Perlu diketahui bahwa, keluarnya darah secara tidak sengaja (bukan karena luka besar yang disengaja seperti donor darah atau bekam yang masih diperdebatkan) tidak membatalkan puasa.
Mama dan Papa cukup membersihkan luka tersebut, menghentikan perdarahannya, dan melanjutkan puasa seperti biasa.
Nah sekarang, rasa ragu mengenai apa boleh potong kuku saat puasa sudah terjawab.
Memotong kuku adalah aktivitas yang murni berkaitan dengan kebersihan fisik dan sama sekali tidak mengganggu sah atau tidaknya puasa yang dijalani.
Dengan menjaga kebersihan diri, kita justru menunjukkan bahwa puasa bukan menjadi alasan untuk menjadi tidak terawat, melainkan motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih bersih dan sehat.
Selamat berpuasa!


















