Cincin Pertunangan Taylor Swift Langka, Jadi Tren Perhiasan 2026

- Taylor Swift menikah dengan Travis Kelce pada 3 Juli 2026, dan cincin pertunangannya langsung mencuri perhatian publik karena desainnya yang unik dan bernuansa vintage.
- Cincin tersebut menggunakan berlian Old Mine Cut delapan hingga sepuluh karat, dipadukan dengan emas kuning dan ukiran filigree, menonjolkan keindahan antik serta makna romantis di balik kisah cinta Taylor.
- Setelah diperlihatkan ke publik, tren perhiasan Old Mine Cut meningkat pesat sepanjang 2026 dengan lonjakan pencarian daring hingga 60 persen, menjadikannya simbol cinta klasik yang berkelanjutan.
Setelah Taylor Swift resmi menikah dengan Travis Kelce pada 3 Juli 2026 di Madison Square Garden, cincin pertunangan Taylor Swift justru kembali mencuri sorotan. Bahkan, cincin pertunangan Taylor dinilai memengaruhi tren perhiasan pengantin sepanjang 2026.
Cincin tersebut dibuat secara khusus oleh Kindred Lubeck dari Artifex Fine Jewelry dengan berlian Old Mine Cut berukuran sekitar delapan hingga sepuluh karat sebagai batu utama.
Dipadukan dengan emas kuning, bezel setting, serta detail ukiran filigree pada bagian band, cincin ini menghadirkan nuansa vintage yang elegan sekaligus romantis.
Simak informasi selengkapnya telah Popmama.com siapkan.
Table of Content
1. Berlian Old Mine Cut membuat cincin Taylor Swift menjadi daya tarik utama

Daya tarik utama cincin Taylor Swift terletak pada berlian Old Mine Cut yang digunakan sebagai batu utamanya. Potongan berlian antik ini kerap menjadi pilihan bagi mereka yang lebih menghargai karakter, sejarah, dan sentuhan nostalgia dibandingkan kesempurnaan bentuk.
Banyak orang menilai cincin tersebut juga menjadi representasi perjalanan cinta Taylor yang selama ini tertuang dalam karya-karyanya.
Berlian yang dipotong secara manual dengan bentuk yang tidak sepenuhnya simetris dianggap mencerminkan keindahan dalam ketidaksempurnaan, sesuatu yang sangat identik dengan kisah cintanya.
Tak heran jika kemudian Travis Kelce memilih berlian bergaya vintage sebagai simbol cintanya kepada Taylor Swift. Pilihan tersebut dinilai sejalan dengan cara sang penyanyi memandang kisah cinta sebagai sesuatu yang romantis dan abadi.
2. Apa itu berlian Old Mine Cut?

Old Mine Cut merupakan potongan berlian antik yang dibuat sebelum era 1930-an. Menurut Anna Whiting, General Manager Cushla Whiting, berlian ini dipotong secara manual oleh para pengrajin menggunakan teknik turun-temurun yang kini sudah tidak lagi digunakan.
Karakteristik Old Mine Cut adalah bentuk cushion memanjang, mahkota berlian yang tinggi, pavilion dalam, serta facet berukuran besar, sehingga menghasilkan kilauan lembut yang berbeda dari potongan berlian modern.
Meski tersedia dalam berbagai kisaran harga, menemukan berlian Old Mine Cut asli serupa dengan yang dikenakan Taylor Swift termasuk hal langka. Keunikan lain dari berlian ini terletak pada bentuknya yang sedikit tidak beraturan karena seluruh proses pemotongannya dilakukan dengan tangan.
Bagi sebagian orang, ketidaksempurnaan tersebut justru menjadi daya tarik karena menunjukkan sejarah panjang yang dimiliki setiap batu.
Banyak orang pun sepakat bahwa Travis Kelce berhasil memilih cincin yang sangat sesuai dengan karakter Taylor Swift. Terlebih, berlian tersebut merepresentasikan sosok Taylor Swift yang unik.
3. Old Mine Cut menjadi tren perhiasan pernikahan di tahun 2026

Sejak Taylor Swift memperlihatkan cincin pertunangannya kepada publik, seketika Old Mine Cut berhasil menjadi tren baru untuk perhiasan pernikahan, khususnya di tahun 2026.
Data pencarian Google juga menunjukkan bahwa pencarian mengenai Old Mine Cut meningkat sekitar 20 persen dalam setahun terakhir. Sementara itu, pencarian untuk variasi cushion elongated Old Mine Cut meningkat hingga 40 persen dan 60 persen.
Pengaruh Taylor Swift diyakini semakin mempercepat popularitas tersebut. Setelah sang penyanyi memilih Old Mine Cut sebagai cincin pertunangannya, banyak pasangan mulai melihat potongan berlian ini sebagai simbol cinta yang lebih bermakna dibandingkan sekadar kemewahan.
Selain faktor estetika, alasan keberlanjutan juga menjadi pertimbangan penting. Menggunakan berlian antik yang telah dipotong lebih dari 100 tahun lalu dianggap sebagai pilihan lebih ramah lingkungan dibandingkan membeli berlian baru.
Itu dia informasi mengenai cincin pertunangan Taylor Swift yang langka dan menjadi tren di tahun 2026. Bagaimana menurut pendapatmu?





















