Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Hijab Voal vs Hijab Pashmina untuk Aktivitas Harian
Popmama.com/Erica Santoso/AI
  • Hijab voal berbentuk segi empat dengan bahan katun tipis, mudah dipakai, tidak licin, dan cocok untuk aktivitas padat karena nyaman serta tetap rapi seharian.
  • Hijab pashmina berbentuk persegi panjang menawarkan fleksibilitas gaya yang modis dan modern, cocok bagi yang ingin tampil stylish dengan berbagai variasi pemakaian.
  • Voal unggul dalam kepraktisan tanpa banyak aksesori, sedangkan pashmina memerlukan inner dan jarum tambahan; keduanya perlu perawatan berbeda agar tetap awet dan bebas kusut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bagi kamu yang berhijab dan punya mobilitas tinggi, memilih jenis penutup kepala yang tepat untuk aktivitas sehari-hari sering kali jadi tantangan tersendiri. Apalagi cuaca seharian yang tidak menentu menuntut kita untuk tetap tampil rapi tanpa rasa gerah. Dari sekian banyak pilihan, hijab voal dan hijab pashmina selalu berhasil menduduki peringkat teratas sebagai hijab andalan.

Kedua jenis hijab ini memang punya tempat tersendiri di hati para pencinta modest fashion. Sifat bahannya yang cenderung ringan membuat keduanya sangat ramah untuk dipakai berjam-jam, baik saat kamu harus fokus bekerja di kantor maupun saat asyik hangout santai. Namun, karakteristik bentuk dan cara penataannya yang berbeda sering kali membuat pemula bingung harus berinvestasi pada jenis yang mana.

Memahami kelebihan masing-masing hijab ini akan membantu kamu menghemat waktu bersiap-siap di pagi hari. Sebab, pemilihan hijab yang pas tidak hanya menunjang penampilan luar, tapi juga memengaruhi tingkat kenyamanan dan rasa percaya diri kamu seharian. Kali ini Popmama.com bagikan perbandingan mendalam antara hijab voal dan pashmina agar kamu bisa menentukan pilihan terbaik!

1. Karakteristik hijab voal yang tegak di dahi

Popmama.com/Erica Santoso/AI

Hijab voal terkenal dengan potongannya yang berbentuk segi empat dan terbuat dari material katun tipis yang premium. Salah satu keunggulan utama yang membuat voal begitu dicintai adalah kemampuannya untuk tegak sempurna di bagian dahi. Karakter ini sangat membantu menyamarkan bentuk wajah dan memberikan kesan tampilan yang bersih serta rapi.

Bagi pemula, hijab voal adalah pilihan yang paling ramah dan minim drama. Serat kainnya yang tidak licin membuat hijab ini tidak mudah bergeser atau berantakan meskipun kamu aktif bergerak seharian. Kamu tidak perlu terus-menerus berkaca hanya untuk membetulkan posisi hijab.

Selain itu, bahan voal memiliki sirkulasi udara yang sangat baik karena menyerap keringat dengan optimal. Hijab ini sangat cocok diandalkan untuk aktivitas luar ruangan yang kasual, seperti saat harus belanja ke supermarket atau menemani aktivitas padat di bawah terik matahari.

2. Sisi fleksibel dan modis dari hijab pashmina

Popmama.com/Erica Santoso/AI

Berbeda dengan voal, pashmina hadir dengan potongan persegi panjang yang memberikan ruang kreativitas lebih luas dalam berhijab. Karakter bahannya cenderung lebih jatuh (flowy) dan lembut, tergantung pada jenis materialnya seperti ceruti, kaos, atau sifon. Pashmina sangat sukses memberikan kesan tampilan yang lebih modern, stylish, dan kekinian.

Kelebihan utama dari pashmina adalah fleksibilitasnya yang bisa dibentuk menjadi berbagai macam gaya (style). Kamu bisa mengkreasikannya mulai dari gaya syar'i yang menutup dada, gaya ikat belakang yang ringkas, hingga gaya menutup satu sisi yang elegan. Penggunaan pashmina secara instan bisa mengubah penampilan kasual biasa menjadi lebih modis.

Untuk kenyamanan aktivitas harian, pashmina berbahan kaos premium atau rayon saat ini sedang sangat populer. Bahannya yang elastis dan langsung menempel di kepala tanpa perlu banyak jarum pentul menjadikannya opsi terbaik untuk kamu yang suka kepraktisan berbalut gaya.

3. Kemudahan proses styling saat buru-buru

Popmama.com/Erica Santoso/AI

Waktu bersiap-siap di pagi hari sering kali terasa sangat singkat dan berharga. Di sinilah hijab voal segi empat menunjukkan kehebatannya karena hanya membutuhkan waktu kurang dari dua menit untuk dipakai. Cukup lipat menjadi segitiga, sematkan peniti di bawah dagu, ikat kedua ujungnya ke belakang, dan kamu pun siap berangkat.

Sementara itu, memakai pashmina memang membutuhkan sedikit latihan ekstra dan kreativitas agar hasilnya terlihat rapi serta proporsional. Kamu perlu mengatur panjang-pendek kedua sisi hijab dan memikirkan arah lilitan yang sesuai dengan bentuk wajah. Proses ini mungkin terasa sedikit intimidatif bagi yang baru mulai belajar berhijab.

Meski begitu, saat ini sudah banyak sekali tutorial pashmina simpel di media sosial yang ramah pemula. Jadi, jika kamu punya waktu luang sekitar lima menit ekstra di pagi hari, mencoba styling pashmina bisa menjadi cara seru untuk menyegarkan penampilan harianmu.

4. Menyesuaikan dengan bentuk wajah

Popmama.com/Erica Santoso/AI

Pemilihan jenis hijab juga sangat memengaruhi bagaimana proporsi wajah kamu terlihat di kamera maupun secara langsung. Hijab voal dengan sifatnya yang kaku dan tegak sangat ideal untuk pemilik wajah bulat atau kotak. Garis tegas yang dibentuk oleh voal di area dahi secara visual akan memberikan ilusi wajah yang lebih tirus dan panjang.

Di sisi lain, pashmina yang cenderung membingkai wajah dengan lembut sangat cocok untuk pemilik wajah oval atau berstruktur tegas. Siluet kain pashmina yang jatuh dan menempel di pipi bisa melembutkan garis wajah dan memberikan kesan tampilan yang anggun serta feminin.

Namun, bukan berarti pemilik wajah bulat tidak bisa memakai pashmina, ya! Kuncinya adalah dengan memajukan sedikit bagian samping hijab untuk menutupi sebagian pipi, atau memilih pashmina berbahan kaos yang lebih mudah disesuaikan dengan bentuk kepala.

5. Kebutuhan aksesori dan penggunaan inner

Popmama.com/Erica Santoso/AI

Bicara soal kepraktisan, hijab voal kembali unggul karena sering kali bisa dipakai dengan nyaman tanpa bantuan ciput atau inner hijab. Bahannya yang kesat dan tidak menerawang membuat rambut tetap tersembunyi dengan aman hanya dengan modal satu atau dua buah jarum pentul saja.

Bagi pengguna pashmina, terutama yang berbahan ceruti atau sifon, penggunaan inner atau ciput ninja adalah hal yang wajib. Karena bahannya yang licin dan cenderung tipis, ciput berfungsi menjaga agar pashmina tidak melorot dan rambut tidak mengintip keluar selama kamu beraktivitas.

Selain ciput, pemakaian pashmina biasanya juga membutuhkan beberapa jarum pentul atau klip hijab tambahan untuk mengunci lilitan di atas kepala atau bahu. Jadi, pastikan kamu selalu siap sedia stok aksesori hijab ini di dalam tas kosmetikmu, ya!

6. Kecocokan dengan berbagai jenis outfit

Popmama.com/Erica Santoso/AI

Hijab voal sangat serasi dipadukan dengan gaya berpakaian yang kasual, simpel, dan minimalis. Memadukan voal dengan kaos bergaris, kemeja katun, atau outer denim akan menciptakan kesan penampilan anak muda yang rapi, segar, dan siap menghadapi hari yang sibuk.

Bagi kamu yang menyukai gaya berpakaian yang lebih feminin atau aesthetic, pashmina adalah pasangan yang sempurna. Pashmina sangat manis ketika disandingkan dengan tunik longgar, dress katun yang flowy, atau blouse beraksen lengan balon yang sedang tren.

Intinya, jika outfit harianmu bertema sporty atau kasual santai, pilihlah voal untuk mengimbanginya. Namun, jika kamu ingin memberikan sentuhan yang lebih modis dan sedikit rapi pada pakaian harianmu, pashmina tidak akan pernah salah.

7. Cara perawatan agar hijab bebas kusut

Popmama.com/Erica Santoso/AI

Merawat kedua jenis hijab ini membutuhkan trik tersendiri agar serat kainnya tidak cepat rusak dan warnanya tetap cerah. Untuk hijab voal, pastikan kamu berhati-hati saat menyetrika lipatan tengahnya agar tidak meninggalkan bekas garis yang kaku dan merusak efek tegak di dahi saat dipakai nanti.

Untuk pashmina, terutama yang berbahan kaos atau rajut, sebaiknya hindari mencuci dengan mesin cuci atau memerasnya terlalu kuat. Proses memeras yang kasar bisa membuat bahan pashmina menjadi melar dan kehilangan elastisitas aslinya, sehingga jadi sulit dibentuk kembali.

Simpan koleksi hijab voal dengan cara dilipat rapi di laci, sedangkan untuk pashmina, sebaiknya gunakan gantungan khusus hijab (hanger ring). Cara penyimpanan gantung ini akan menjaga pashmina yang panjang tetap halus, bebas kusut, dan siap langsung dipakai tanpa perlu disetrika ulang.

Jadi, apakah kamu tim hijab voal yang anti-ribet dan tegak paripurna, atau tim pashmina yang modis dan penuh gaya untuk menemani harimu? Apapun pilihannya, yuk mulai lebih percaya diri mengeksplorasi gaya berhijabmu sendiri karena kenyamanan sejati selalu berawal dari pilihan yang membuatmu merasa jadi diri sendiri!

Editorial Team

Related Article