Media sosial memang memudahkan kita mencari rekomendasi skincare. Mulai dari review tekstur, before-after, sampai produk yang disebut “approved” oleh influencer favorit sering kali langsung membuat banyak orang tertarik membeli.
Namun di balik tren tersebut, dokter kulit menilai masyarakat masih sering mengabaikan edukasi berbasis ilmiah. Padahal, skincare yang cocok di satu orang belum tentu aman untuk kulit orang lain.
Melihat fenomena ini, ISISPHARMA bersama Regenesis Indonesia menghadirkan workshop “ISISPHARMA Dermfluencer Movement: Influence with Impact” di Jakarta pada Minggu (24/5/2026).
Acara ini menjadi gerakan baru yang mengajak dokter kulit lebih aktif memberikan edukasi digital yang kredibel lewat media sosial.
Berikut ini Popmama.com ulas pendapat mengenai pentingnya edukasi soal kesehatan kulit yang perlu didapatkan dari ahlinya.
