Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Adakah Cara Menyembuhkan GERD Secara Total? Begini Penjelasannya
Pexels/freestocks.org
  • GERD disebabkan oleh melemahnya otot sfingter esofagus bawah, sehingga sulit disembuhkan total, namun gejalanya bisa dikendalikan hingga mencapai fase remisi stabil.
  • Perubahan gaya hidup seperti menjaga berat badan, menghindari makanan pemicu, dan tidak rebahan setelah makan menjadi langkah utama untuk mengontrol gejala GERD.
  • Operasi seperti fundoplikasi atau sistem LINX menjadi opsi terakhir bagi penderita GERD kronis yang tidak membaik dengan obat maupun terapi gaya hidup.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Masalah asam lambung yang naik memang kerap membuat aktivitas menjadi terganggu dan mengurangi produktivitas.

Apalagi jika keluhan medis yang satu ini sangat sering kambuh, rasa tidak nyaman yang menjalar dari area perut hingga ke kerongkongan pasti membuatmu merasa lelah secara fisik maupun mental.

Karena terus-terusan berhadapan dengan masalah pencernaan yang seolah tak berujung ini, sebuah pertanyaan besar mungkin sering melintas di pikiran kamu "adakah cara menyembuhkan GERD secara total?"

Nah, untuk menjawab rasa penasaran kamu, berikut Popmama.com bahas adakah cara menyembuhkan GERD secara total? Yu, simak sampai habis!

Apakah Ada Cara Menyembuhkan GERD Secara Permanen?

Pexels/George Shervashidze

Mari kita mulai dengan menjawab rasa penasaran terbesarmu. Untuk bisa menjawabnya, kita perlu memahami bahwa penyakit asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) pada dasarnya adalah masalah struktural atau anatomis. 

Mengutip dari situs Dr. Chirag Thakkar, penyebab utama GERD adalah melemahnya otot sfingter esofagus bagian bawah (LES), yakni semacam katup pembatas antara kerongkongan dan lambung.

Jadi, mungkinkah disembuhkan 100 persen? Jawabannya cukup kompleks. Secara medis, obat-obatan tidak bisa memperbaiki katup yang kendur tersebut menjadi kuat kembali secara permanen. 

Namun, bagi banyak pasien, "sembuh" berarti mencapai fase remisi yang stabil. Artinya, meski kelainan anatomisnya mungkin masih ada, gejalanya bisa dihilangkan sepenuhnya sehingga kamu bisa hidup sehat, normal, dan bebas hambatan sehari-hari.

Bisakah Perubahan Gaya Hidup Menyembuhkan?

Pexels/Towfiqu barbhuiya

Kalau kondisinya tidak bisa diperbaiki secara instan, apakah sekadar memperbaiki kebiasaan sehari-hari bisa menjadi jalan keluarnya? 

Tentu saja. Mengutip dari Gastroenterology Consultants of San Antonio (Gastroconsa), modifikasi gaya hidup adalah fondasi pengobatan paling utama dan pertama yang wajib kamu lakukan.

Gaya hidup sehat mungkin tidak secara ajaib mengencangkan katup lambung dalam semalam, tetapi cara ini sangat ampuh mengendalikan dan mematikan gejalanya. 

Mulai dari menjaga berat badan ideal agar perut tidak tertekan oleh lemak, menghindari pantangan makanan (seperti hidangan ekstra pedas, berlemak tinggi, cokelat, dan kafein), hingga disiplin untuk tidak langsung rebahan setelah makan. 

Dengan membatasi pemicunya, cairan asam di lambungmu tidak akan punya alasan dan kesempatan untuk merembes naik ke kerongkongan.

Apakah Obat-Obatan Bisa Menyembuhkan?

Pexels/Etatics Inc.

Nah, jika gaya hidup sudah mulai diperbaiki pelan-pelan tapi perut masih terasa perih, biasanya kita akan langsung melirik obat-obatan dari dokter. 

Dilansir dari Becker ENT & Allergy, obat-obatan seperti penghambat asam (Proton Pump Inhibitors/PPI atau H2 Blockers) adalah pahlawan yang sangat efektif untuk memblokir produksi asam lambung secara masif.

Ketika produksi asam ditekan habis-habisan, lapisan kerongkonganmu yang tadinya meradang dan terluka karena zat asam akhirnya punya "waktu cuti" untuk sembuh. 

Namun, perlu dicatat bahwa obat-obatan ini sifatnya mengelola kondisi dan menyembuhkan luka iritasinya, bukan mengembalikan kekuatan otot katup lambungmu. 

Artinya, obat ini sangat krusial untuk membantumu merasa sehat kembali, namun penggunaannya tetap harus diimbangi dengan gaya hidup sehat agar GERD tidak langsung kumat saat obat dihentikan.

Pengobatan Herbal untuk GERD

Pexels/Nataliya Vaitkevich

Bagi kamu yang mungkin ingin mengurangi rutinitas konsumsi obat-obatan kimia, opsi pengobatan alami atau alternatif kerap menjadi incaran favorit. 

Banyak orang yang mengaku merasa jauh lebih nyaman setelah rutin mencoba pengobatan alternatif, seperti mengonsumsi seduhan air jahe hangat yang bisa meredakan mual, madu alami, atau ramuan licorice (akar manis).

Bahan-bahan herbal ini memang dikenal luas memiliki sifat antiinflamasi yang baik untuk menenangkan lapisan dinding lambung yang sedang sensitif. Namun, sayangnya, efektivitas herbal ini lebih bersifat meredakan keluhan sementara waktu. 

Sejauh ini, belum ada bukti dan penelitian medis kuat yang menyatakan bahwa bahan herbal bisa memperbaiki struktur katup lambung dan mengobati GERD secara permanen. Oleh karena itu, tetap diskusikan dengan dokter sebelum menjadikannya satu-satunya terapi andalanmu.

Bisakah Sembuh Dengan Melakukan Operasi?

Pexels/Jonas Kakaroto

Lalu, bagaimana jalan terakhirnya jika semua cara alami, modifikasi pola hidup, hingga konsumsi obat medis dosis tinggi sudah dicoba, namun asam lambung tetap saja membandel dan merusak kualitas hidup? Ini dia fakta medis yang menarik.

Mengutip informasi dari situs GL Surgical, prosedur bedah atau operasi adalah satu-satunya metode medis yang menawarkan solusi paling dekat dengan definisi "sembuh permanen" secara anatomis. 

Mengutip dari Geisinger, ada pula beberapa metode seperti berikut:

  • Fundoplikasi: Ini adalah prosedur bedah paling sering dipilih untuk mengobati GERD, di mana bagian atas lambung dibungkus mengelilingi ujung bawah kerongkongan.

  • Sistem Manajemen Refluks LINX: Sebuah perangkat kecil sebesar seperempat koin ditanam di sekeliling bagian bawah kerongkongan lewat operasi minim invasif; perangkat ini melonggar saat makanan masuk ke perut dan mengencang kembali untuk menahan asam.

  • Operasi bariatrik: Bila kelebihan berat badan memperparah GERD, prosedur bariatrik dapat menjadi solusi untuk mengatasi kedua masalah tersebut secara bersamaan.

  • Transoral incisionless fundoplication (TIF): Dengan bantuan endoskop dan alat khusus TIF, metode ini lebih sedikit menggores dibandingkan dengan fundoplikasi konvensional.

  • Prosedur Stretta: Teknik minim invasif ini memanfaatkan endoskop serta gelombang radiofrekuensi untuk memperbaiki lapisan penghalang pada bagian atas lambung.

Biasanya, dokter spesialis pencernaan baru akan merekomendasikan opsi operasi canggih ini untuk kasus GERD kronis yang sudah sangat parah dan tubuh pasien tidak lagi merespons terapi obat-obatan sama sekali.

Nah, itulah pembahasan mengenai adakah cara menyembuhkan GERD secara total? Semoga bermanfaat!

Editorial Team

Related Article