Jangan Asal Sebut, Ini Tanda Kamu Benar-Benar Butuh Healing

Jika terjadi hal-hal berikut, bisa jadi kamu butuh healing

13 Mei 2022

Jangan Asal Sebut, Ini Tanda Kamu Benar-Benar Butuh Healing
Pexels/Oleksandr Pidvalnyi

Meski dalam kondisi fisik yang sehat, tak menutup kemungkinan bahwa kondisi mental atau emosional kamu bisa dalam keadaan yang kurang baik.

Untuk mengatasinya, kamu bisa melakukan healing dengan hal-hal menyenangkan yang kamu sukai untuk membuat diri merasa lebih baik.

Tapi, kapan sih waktunya seseorang membutuhkan healing?

Dilansir dari laman Spiritualify, berikut Popmama.com berikan tanda-tanda bahwa kamu membutuhkan healing. 

1. Pikiran sedang dalam keadaan yang tidak jernih

1. Pikiran sedang dalam keadaan tidak jernih
Pexels/Andrea Piacquadio

Ketika kondisi mental dan emosional kamu dalam keadaan yang tidak baik, pasti sulit bagi pikiran kita untuk berpikir dengan benar.

Alih-alih memiliki pikiran yang jernih, tekanan justru akan datang lebih banyak di dalam diri. Hal tersebut nantinya malah dapat menciptakan kekacauan di dalam diri dan menyebabkan energi kita tidak mengalir dengan baik.

2. Melakukan kebiasaaan buruk agar merasa lebih baik

2. Melakukan kebiasaaan buruk agar merasa lebih baik
Pexels/Victoria Borodinova

Hal lain yang bisa menjadi tanda bahwa kamu membutuhkan healing adalah adanya kebiasan buruk yang terus dilakukan untuk merasa lebih baik. Seperti kecanduan akan sesuatu atau sesederhana banyak ngemil di malam hari sebelum tidur.

Dengan kebiasan-kebiasan buruk tersebut, nantinya akan menghasilkan output yang kurang sehat dan berbahaya bagi tubuh kita sendiri.

Editors' Picks

3. Lelah sepanjang waktu tanpa alasan yang jelas

3. Lelah sepanjang waktu tanpa alasan jelas
Pexels/Andrea Piacquadio

Jika kamu merasa terus kelelahan sepanjang waktu, apalagi tanpa alasan yang jelas, itu juga bisa menjadi tanda bahwa kamu butuh healing, loh.

Jangan sampai disepelekan, ya!

4. Tidak bisa bereaksi dengan benar terhadap hal di sekitar

4. Tidak bisa bereaksi benar terhadap hal sekitar
Pexels/Andrea Piacquadio

Bereaksi yang tidak benar seperti tidak begitu antusias dengan hal-hal positif atau terlalu hancur terhadap hal-hal negatif, bisa menjadi tanda kamu sedang tidak baik-baik saja. 

Tanda yang satu ini tidak boleh kamu abaikan terutama jika berlangsung dalam jangka waktu yang panjang. 

5. Sulit untuk fokus pada hal-hal positif dalam hidup

5. Sulit fokus hal-hal positif dalam hidup
Pexels/Yan Krukov

Saat sedang banyak masalah, biasanya pikiran kamu cenderung terus mengarah kepada hal-hal negatif. 

Meskipun tidak bisa membuat pikiran negatif sepenuhnya hilang, namun healing akan sedikit membantu untuk membuat segalanya menjadi jauh lebih baik dan pikiran kamu akan lebih positif kedepannya.

6. Selalu merasa segalanya tidak pada tempatnya

6. Selalu merasa segala tidak tempatnya
Pexels/Andrew Neel

Ketika tidak lagi merasa ada rumah di tubuh kita, atau ketika kamu tidak merasa tidak di tempat yang seharusnya, itu bisa menjadi hal yang menakutkan untuk beberapa alasan. 

Hal semacam ini harus diwaspadai karena bisa jadi tanda kalau kamu memang butuh healing. 

7. Merasa kehilangan kendali atas hidup sendiri

7. Merasa kehilangan kendali atas hidup sendiri
Pexels/Pixabay

Semakin banyak hal-hal negatif banyak terjadi di dalam hidup, semakin kamu merasa ini semua tidak bisa terkendali.

Dengan merilekskan pikiran dan memulihkan energi, kamu mungkin bisa memperoleh kembali perasaan untuk mengontrol hidup kamu. 

Pada akhirnya, kamu harus melepaskan hal-hal yang tidak dapat diubah. Karena jika tidak, penumpukan yang terjadi akan membawa dampak negatif di dalam diri. 

Itu dia tanda-tanda bahwa kamu membutuhkan healing. Sekecil apapun tanda yang terjadi, jangan pernah diselepekan, ya, agar nantinya tidak berubah menjadi sesuatu yang lebih buruk. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk