Guru Ajaran Sesat, Onani untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri

Paksa siswa onani dan seks oral pada siswanya untuk tingkatkan kepercayaan diri

16 Juni 2021

Guru Ajaran Sesat, Onani Meningkatkan Kepercayaan Diri
Freepik/karlyukav

Tugas seorang guru adalah membimbing dan memberikan pembelajaran yang bermanfaat untuk siswanya. 

Namun seorang guru sekaligus ketua yayasan pendidikan SMP Islam terpadu di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat ini memberikan pembelajaran yang sesat.

Ajaran yang sesat tersebut dipergunakan agar tujuan jahatnya itu tercapai. Guru yang dikenal sebagai ustaz asal Padang Panjang ini mengatakan kepada para siswanya bahwa melakukan onani dan seks oral dapat meningkatkan kepercayaan diri. 

Untuk informasi selengkapnya, berikut Popmama.com telah merangkumnya. 

1. Mengajarkan ajaran yang sesat

1. Mengajarkan ajaran sesat
Pixabay

Guru yang diduga memiliki kelainan orentasi seksual ini mengajarkan sebuah ajaran sesat kepada para siswanya. Hal ini ia lakukan demi tercapai tujuan jahatnya.

Ia mengatakan bahwa melakukan onani dan seks oral itu dapat meningkatkan kepercayaan diri. 

Pastikan anak mama selalu menerima ajaran yang baik dan bermanfaat ya, Ma. Jika memiliki kejanggalan pada sebuah pengajaran, ada baiknya Mama langsung melaporkan kasus serupa pada pihak berwajib.

Editors' Picks

2. Melakukan pelecehan seksual

2. Melakukan pelecehan seksual
Freepik/cookie_studio

Dengan iming-iming bahwa onani dan seks oral itu dapat meningkatkan kepercayaan diri, menjadi sebuah kesempatan untuk melakukan pelecehan seksual. 

Pelaku meminta korban mengirimkan video yang menyorot alat kelamin, namun korban sempat menolak dan bertanya tujuan dari pengiriman video yang tidak benar itu sebenarnya apa dan dijawab untuk meningkatkan kepercayaan diri. 

Karena korban tidak kuasa saat disuruh datang ke asrama sekolah, tepatnya di kamar Wali Asrama, Kepala Yayasan ini memaksa korban melakukan onani dan seks oral. 

3. Melakukan pelecehan seksual tidak hanya sekali

3. Melakukan pelecehan seksual tidak ha sekali
Pexels/Flora

Pelecehan seksual itu terjadi tidak hanya sekali oleh korban. Berdasarkan laporan yang diterima, hal itu terjadi tiga kali, yaitu pada 26 Desember 2020, 6 dan 21 Januari 2021.

Ia juga mengaku tidak hanya melakukan terhadap satu murid, tetapi juga ada tiga murid lainnya.

4. Pelaku sudah ditangkap oleh pihak yang berwajib

4. Pelaku sudah ditangkap oleh pihak berwajib
Pixabay/4711018

Pihak yang berwajib menerima laporan pada 25 Mei 2021, tersangka sudah ditangkap pada Kamis,10 Juni 2021 dan ditahan Jumat, 11 Juni 2021 beserta barang bukti. 

Itu dia informasi mengenai guru yang mengajarkan ajaran sesat kepada siswanya. Mama harus lebih memperhatikan anak mama ya mengenai apa yang sudah dipelajari disekolahnya.

Selalu pastikan anak mama menerima pembelajaran yang benar-benar sesuai dan bermanfaat. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.