Comscore Tracker
TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

6 Gaya Hidup yang Bisa Menurunkan Stamina di Ranjang

Jangan sampai kebiasaan ini mengganggu hubungan Papa dan pasangan

29 November 2022

6 Gaya Hidup Bisa Menurunkan Stamina Ranjang
Freepik/Jcomp

Dalam hal performa seksual, stamina menjadi hal yang buruk. Mampu bertahan lebih lama di ranjang dapat meningkatkan kenikmatan seksual kamu dan pasangan. Stamina yang terjaga juga menjadikan pengalaman seks lebih memuaskan dan menyenangkan bagi Papa dan Mama.

Jika ingin meningkatkan stamina seksual dan bertahan lebih lama di atas ranjang, ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan, mulai dari mengubah kebiasaan dan gaya hidup yang berpengaruh pada fungsi ereksi dan stamina Papa.

Di bawah ini, Popmama.com telah merangkum 6 gaya hidup yang bisa menurunkan stamina di ranjang. Simak artikel berikut. 

1. Alkohol berlebihan

1. Alkohol berlebihan
Freepik/drobotdean

Terlepas dari kepercayaan umum bahwa minum alkohol memperlambat orgasme dan ejakulasi, penelitian menunjukkan bahwa alkohol lebih sering menjadi sumber masalah kinerja seksual, seperti "Whiskey dick", yakni bentuk disfungsi ereksi sementara yang bisa terjadi saat kamu mabuk akibat konsumsi alkohol.

Pada sebuah studi, pria dengan ketergantungan alkohol, memiliki satu atau lebih bentuk disfungsi seksual, dengan ejakulasi dini, dorongan seks rendah dan disfungsi ereksi yang paling umum. 

Untuk ereksi yang lebih andal dan stamina yang lebih baik, pastikan untuk membatasi konsumsi alkohol Papa hanya satu atau dua gelas sebelum berhubungan seks.

2. Jarang berolahraga

2. Jarang berolahraga
newsroom.ucla.edu

“Jantung yang sehat sama dengan seks yang sehat,” kata Jamin Brahmbhatt, M.D., ahli urologi di Orlando Health. 

Sebuah studi University of California menemukan bahwa pria yang olahraga teratur secara signifikan meningkatkan frekuensi berbagai aktivitas intim dan persentase orgasme yang memuaskan.

Dr. Tina M. Penhollow, seorang profesor di Department of Exercise Science and Health Promotion di Florida Atlantic University, setuju bahwa olahraga mempengaruhi kehidupan seks dengan membantu kinerja seksual. 

"Berpartisipasi dan mempertahankan aktivitas olahraga teratur yang meningkatkan detak jantung, pernapasan, dan aktivitas otot dapat meningkatkan kinerja seksual dan kepuasan seksual, yang pada akhirnya dapat mengarah pada kehidupan seks yang lebih baik," katanya.

Editors' Picks

3. Kebiasaan merokok

3. Kebiasaan merokok
Pexels/Irina Iriser

Selain memiliki risiko terkena kanker dan fungsi jantung, serta komplikasi penyakit lainnya, merokok dapat sangat merusak kinerja seksual.

Karena nikotin merupakan bahan kimia adiktif yang ditemukan dalam tembakau adalah vasokonstriktor yang dapat menyempitkan pembuluh darah dan membatasi aliran darah ke seluruh tubuh. 

Semakin lama seorang pria merokok dan semakin banyak jumlah rokok yang mereka hisap setiap hari, semakin besar kemungkinan mereka menunjukkan tanda-tanda disfungsi ereksi yang parah. 

Para peneliti juga menemukan bahwa banyak pria yang berhenti merokok menunjukkan peningkatan nyata dalam kesehatan ereksi dan fungsi seksual setelah satu tahun. 

4. Konsumsi gula dan lemak berlebih

4. Konsumsi gula lemak berlebih
Freepik/xb100

Mengonsumsi makanan tinggi lemak tidak sehat dan tambahan gula dapat memperburuk masalah ini. Sudah umum diketahui bahwa pria gemuk memiliki kadar testosteron yang lebih rendah.

Itu tidak berarti bahwa semua pria yang lebih gemuk memiliki testosteron rendah, tetapi berisiko lebih tinggi ketika angka pada timbangan Papa mulai melonjak. Gula juga menurunkan libido dengan mengurangi kadar testosteron.

Dalam sebuah studi tahun 2013 yang diterbitkan dalam Clinical Endocrinology, para peneliti mengukur kadar T pada pria berusia 19 hingga 74 tahun setelah mereka mengonsumsi 75 gram gula, dua kali lipat asupan harian yang direkomendasikan untuk pria.

Mereka melihat 25 persen penurunan kadar testosteron rata-rata setelah mereka menenggak makanan manis dalam dua jam.

5. Kurang tidur

5. Kurang tidur
Pexels

Kurang tidur dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, termasuk diabetes, obesitas, depresi, kecemasan, hipertensi (tekanan darah tinggi) dan penyakit kardiovaskular. 

Penelitian juga menemukan hubungan yang jelas antara kurang tidur dan beberapa masalah kinerja seksual, termasuk disfungsi ereksi.

Jika Papa sering tidur kurang dari tujuh jam per malam, cobalah ubah kebiasaan Papa untuk meningkatkan kualitas tidur dengan mengatur jadwal tidur. 

Tidak menjaga kadar kolestrol

Tidak menjaga kadar kolestrol
Freepik

Karena ereksi adalah tentang aliran darah yang sehat dan konsisten, kesehatan jantung yang baik sangat penting untuk menjaga stamina dan kinerja seksual yang optimal. 

Jika Papa khawatir tentang stamina di ranjang, Papa mungkin ingin memeriksa tekanan darah, profil lipoprotein (kolesterol) dan kadar glukosa darah untuk mengetahui apakah Papa menunjukkan tanda-tanda peringatan penyakit jantung, diabetes, atau kondisi lain yang dapat memengaruhi aliran darah dan fungsi kardiovaskular.

Itulah tadi 6 gaya hidup yang bisa menurunkan stamina di ranjang. Semoga bermanfaat ya, Pa!

Baca Juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk