Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Bolehkah Zakat Fitrah Orangtua Dibayar Oleh Anak?

Bolehkah Zakat Fitrah Orangtua Dibayar Oleh Anak?
Freepik/Jcomp
Intinya Sih
  • Zakat fitrah wajib bagi setiap Muslim yang mampu, dibayarkan pada bulan Ramadan sebelum salat Idulfitri sebagai penyempurna ibadah puasa.
  • Besaran zakat fitrah setara 2,5 kg beras atau nilai uang sesuai harga beras di wilayah masing-masing, seperti Rp45 ribu per jiwa di DKI Jakarta.
  • Anak boleh membayar zakat fitrah untuk orangtua jika menanggung nafkah mereka, dan hukumnya sah selama orangtua rida serta kondisi ekonomi memungkinkan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Zakat fitrah adalah penyempurna puasa di bulan Ramadan. Biasanya, dibayar oleh orangtua untuk anak. Lalu bagaimana dengan kebalikannya? 

Zakat fitrah adalah zakat yang diwajibkan atas setiap jiwa baik lelaki dan perempuan Muslim yang dilakukan pada bulan Ramadan pada Idulfitri, demikian ditengok dari Baznas.go.id. 

Biasanya, yang membayar zakat fitrah adalah orangtua untuk anak-anaknya. Bagaimana jika anak membayar zakat fitrah untuk orangtuanya? Mari cek bersama Popmama.com.

Table of Content

1.  Hukum zakat fitrah

1.  Hukum zakat fitrah

Freepik.com/master1305
Freepik.com/master1305

Dalam Islam, ada beberapa zakat yang wajib dikeluarkan oleh setiap orang, salah satunya adalah zakat fitrah. Kewajiban ini tidak untuk semua orang, hanya mereka yang memiliki harta. 

Seperti hadis Ibnu Umar ra: 

"Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah satu sha kurma atau satu  sha gandum atas umat Muslim; baik hamba sahaya maupun merdeka, laki-laki maupun perempuan, kecil maupun besar. Beliau memerintahkannya dilaksanakan sebelum orang-orang keluar untuk salat." (HR Bukhari Muslim)

2. Waktu dan besaran jumlah zakat fitrah

Pexels/Monstera
Pexels/Monstera

Besaran zakat fitrah, seperti dikatakan dalam hadis adalah sebanyak 1 sha atau setara dengan 2,5 kg atau 3,5 liter per jiwa. Ini tidak selalu beras, namun makanan pokok yang dimakan di daerah tersebut. 

Masih dari Baznas.go.id, para ulama seperti Shaikh Yusuf Qardawi memperbolehkan zakat dibayar dalam bentuk nominal uang yang setara nilainya.

Nilai uang akan setara dengan nilai beras yang biasa dikonsumsi oleh orang tersebut. 

Sedangkan menurut Baznas, zakat fitrah akan menyesuaikan harga beras di wilayah tersebut.

Contohnya, zakat fitrah di wilayah DKI Jakarta adalah Rp 45 ribu per jiwa, seperti ditetapkan dalam SK Ketua BAZNAS No.10 Tahun 2022. 

Waktu terbaiknya seperti disebutkan juga di dalam hadis, yaitu sebelum orang-orang berangkat salat. Seringnya, penyaluran zakat fitrah ditutup saat malam takbiran. 

3. Mereka yang wajib membayar zakat

Freepik/stockboy
Freepik/stockboy

Dari penjelasan di atas, maka zakat fitrah hukumnya wajib bagi mereka yang Muslim, dewasa (baligh), dan berakal.

Kemudian, wajib juga bagi mereka yang punya harta berlebih untuk diri dan keluarga pada keluarga di malam Idulfitri tersebut. 

Ia tak hanya wajib menunaikan zakat untuk dirinya saja, namun juga bagi orang-orang yang ditanggungnya.

Jika memiliki anak dan istri, maka ia juga harus membayarkannya untuk mereka. 

4. Bagaimana dengan membayar zakat untuk orangtua?

Freepik/rawpixel.com
Freepik/rawpixel.com

Dari Rumaysho.com, disebutkan bahwa mereka yang wajib membayar zakat juga wajib menunaikan zakat fitrah untuk orang yang ditanggung nafkah karena hubungan pernikahan atau ada hubungan kerabat. 

Dengan kata lain, seorang laki-laki dewasa yang mampu wajib membayarkan zakat untuk istrinya, kedua orangtuanya, dan anak-anak yang ia nafkahinya. 

Untuk orangtua, jadi wajib hukumnya jika dalam keseharian mereka berdua ditanggung nafkahnya oleh sang anak.

Lalu, kalau sang orangtua sedang mengalami masalah ekonomi, maka membayarkan zakat fitrah untuk mereka akan jadi sebuah tindakan yang terpuji. 

Menurut para ulama, membayarkan zakat fitrah orangtua adalah sah hukumnya asal pihak orangtuanya sudah merasa rida.

Semoga penjelasannya menjawab pertanyaan ya, Ma.

 

FAQ Seputar Zakat

Ada 8 golongan penerima zakat, siapa saja?

Berdasarkan QS. At-Taubah ayat 60, delapan golongan (asnaf) yang berhak menerima zakat adalah fakir, miskin, amil, mualaf, riqab (budak), gharimin (orang berhutang), fisabilillah, dan ibnu sabil. Mereka adalah kelompok yang membutuhkan bantuan ekonomi atau dukungan dalam menegakkan syiar Islam, guna mewujudkan keadilan sosial.

Bagaimana cara membayar zakat dalam Islam?

Anda membayar 2,5% dari kekayaan yang Anda miliki selama satu tahun lunar, dengan syarat kekayaan tersebut melebihi nisab . Untuk diwajibkan membayar zakat, seseorang harus memiliki setidaknya nisab selama satu tahun lunar. Pada akhir tahun tersebut, mereka membayar 2,5% dari kekayaan yang memenuhi syarat.

Apa perbedaan zakat, infak, dan sedekah?

Zakat, infak, dan sedekah adalah ibadah harta dalam Islam dengan perbedaan utama pada hukum dan ketentuannya. Zakat hukumnya wajib (rukun Islam) dengan nisab/waktu tertentu, infak adalah pengeluaran harta sukarela (sunnah), sedangkan sedekah memiliki cakupan paling luas, mencakup materi maupun non-materi (senyum, ilmu, doa).

Share
Topics
Editorial Team
Onic Metheany
Erick akbar
Onic Metheany
EditorOnic Metheany
Follow Us

Latest in Life

See More